Tipe-Tipe Hacker Berdasarkan Aksinya



Apakah kamu tau tentang Hacker?
Akhir-akhir ini aku sering mendapatkan email pemberitahuan tentang ada orang lain mencoba masuk ke akun media sosialku.

Apakah mereka adalah hacker? Atau cuma orang iseng? 

Tadinya mau bilang 'mungkin orang SMS' alias susah melihat orang senang alias iri. Tapi siapalah aku? Artis juga bukan kok. Hahahhaa...

Kita pernah beberapa kali mendapatkan berita tentang para peretas atau seringnya disebut hacker ini. Entah apa maksud dan tujuannya. Yang pasti kita kategorikan pada tindakan kriminal. Karena kerjaannya 'masuk' tanpa ijin atau membajak. Bahkan tak jarang sampai 'mencuri'. Yaitu membuat pemilik tidak bisa mengakses akunnya sama sekali. 

Dasar hacker!
Yang kamu lakukan itu J-A-H-A-T.

Well, karena penasaran akhirnya akupun mencari tahu tentang hacker. Ternyata hacker itu ada beberapa pengelompokannya. Salah satunya tipe hacker berdasarkan aksinya. Mari kita simak bersama.


Ini Dia Tipe-Tipe Hacker Berdasarkan Aksinya


Para pengelola website harus serius dalam melindungi data dan keamanan websitenya. Sebab, sesederhana apapun konten dan agenda website, perlindungan data harus tetap maksimal agar terlindung dari seragan hacker. Lantas apakah yang disebut dengan hacker, siapakah mereka dan apa motifnya sehingga ingin jadi pengganggu di dunia digital? 

Pertanyaan ini akan coba dijawab sekaligus menguraikan tipe-tipe hacker berdasarkan aksinya. Ketika Anda seorang pengelola web, suguhan informasi ini diharapkan bisa menambah wawasan, sekaligus memberi masukan antisipasi agar websitenya terlindung dari serangan hacker. Untuk penjelasan lebih lanjut, mari simak uraian berikut ini: 


1. Apa Itu Hacker

Hacker adalah seseorang yang melakukan perilaku hacking. Sementara itu, hacking adalah aktivitas ilegal di dunia digital di mana terjadi upaya pencurian informasi dan pengerusakan sistem dengan cara memodifikasi fitur sistem. Hacking juga bisa dilakukan dengan mencari celah dari dinding keamanan yang sudah dibangun. 
Di era transaksi online saat ini, para hacker biasanya melakukan peretasan untuk mengakses data pribadi pengguna internet secara illegal. Sejumlah informasi yang rentan dicuri di antaranya data username dan password kartu kredit, data pribadi untuk mengakses email, website dan akun media sosial lainnya.
Baca Juga : cara buat Zoho mail


2. Ragam Motif Hacker

Setiap tindakan pasti memiliki tujuan. Begitu pula dengan hacker. Kebanyakan dari mereka melakukan peretasan untuk sekadar iseng, mencuri uang hingga ketenaran. Dampak perilaku hacker yang biasanya muncul yakni membuat eror sistem komputer, mengacaukan jaringan internet bahkan meruasknya secara permanen. 



3. Tipe-Tipe Hacker

Tahukah Anda bahwa tidak semua peretas itu jahat. Keahlian meretas juga rupanya bisa ditujukan untuk hal positif. Karena itulah, hacker bisa diklasifikasikan, setidaknya menjadi tiga jenis. Untuk penjelasan lebih lanjut, mari simak uraian berikut ini: 

a. White Hat Hacker

Keberadaan White Hat Hacker atau Peretas Topi Putih kurang terceritakan, bahkan sama sekali tidak populer karena yang mendominasi adalah cerita para hacker jahat yang tampak keren. Kelompok hacker yang satu ini memiliki kemampuan yang sama dengan ahacker pada umumnya, hanya saja mereka bekerja untuk hal-hal etis saja. 

Mereka biasanya bekerja membantu Anda atau siapa saja yang membutuhkan untuk melawan peretas jahat. Bentuk perlawanan di antaranya menghapus virus, Trojan, malware, dan gangguan lainnya yang bisa merusak sistem jaringan dan komputer. Mereka juga piawai mencari celah perbaikan pada keamanan pada sistem untuk tujuan memberi solusi atas aksi peretasan yang merusak. 

White hat hacker juga kerap dipekerjaan di sejumlah perusahan untuk menguji keamanan jaringan dan sistem komputer. Dengan keahliannya, ia diberi kepercayaan untuk mengakses hal privat seputar akses menuju jaringan tertentu, tapi tidak untuk mencuri data, melainkan untuk melaporkan segala temuan dan hasil yang membantu. Hacker ini juga harus bisa memastikan bahwa jaringan komputer perusahaan diproteksi secara maksimal sehingga tercegah dari peretas yang mengganggu. 


b. Black Hat Hacker

Black Hat Hacker merupakan kebalikan dari White Hat Hacker, di mana ia juga dikenal dengan sebutan cracker. Peretas jenis ini biasanya membutu perusahaan-perusahaan yang ceroboh atau lemah dari segi keamanan dan perlindungan datanya. Para peretas ini lantas menggerogoti jaringan dan sistem serta mencari celah keuntungan seperti mencuri uang atau menggunakan kartu kredit perusahaan. 

Sejumlah perusahaan sudah banyak yang kerepotan dalam menghadapi Black Hat Hackers, makanya mereka berlomba-lomba memproteksi diri dengan cara mempekerjakan ahli, hingga mempercayakan keamanan data perusahaan pada White Hat Hacker. Aksi cracker termasuk dalam tindak kriminal dan harus segera ditangkap agar mencegah maraknya peretasan yang merugikan.  


c. Grey Hat Hacker

Tipe peretas yang satu ini berada di posisi tengah, karena itulah istilah warnanya pun abu-abu. Mereka tidak seperti White Hat hacker yang diberi izin akses oleh seseorang atau perusahaan untuk tujuan positif. Tipe jenis ini juga tidak seperti Black Hat haters yang jelas-jelas menggunakan keahliannya untuk tindak kriminal. 

Lantas apa yang dilakukan Grey Hat Hacker? Mereka seperti seseorang yang tengah cari perhatian, pamer hingga uji kemampuan. Mereka mengakses data keamanan dan jaringan orang atau perusahaan tanpa izin, lalu melakukan keonaran untuk kepuasan sendiri. 

Grey Hat Hacker adalah yang paling banyak diburu media, meski pamornya tidak sepenting Black Hat Hacker. Setelah puas, mereka akan mempersilakan sang korban untuk memperbaiki semua yang telah mereka kacaukan. Tapi peretas jenis ini sama sekali tidak berniat mencuri data untuk uang maupun kartu kredit.    

Demikianlah informasi seputar tipe-tipe hacker dan bagaimana agar kita bisa piawai mengantisipasi perilaku hacker yang mengganggu. Pada intinya, Anda harus benar-benar peduli membangun sistem keamanan pada website atau data digital lainnya. Dengan begitu, tindak kriminal oleh hacker akan benar-benar tercegah dan semua orang akan berfokus pada membuat karya yang bermanfaat.

Tipe-Tipe Hacker Berdasarkan Aksinya