Senin, September 30, 2019

USB OTG SanDisk Penyelamat Thesisku



"Eh, bentar deh. Fotoin dari arah sana juga dong, Pah." Cekrek.

"Sebelah sana bagus tuh latarnya." Cekrek.

"Yaaaah, memori penuh." Kemudian sibuk pilah-pilih file yang mau dihapus. Tapi masih kurang juga karena banyak file yang belum di-backup. Hiks.


Cerita di atas nyata adanya, Gaees. Aku pribadi pernah merasakannya langsung. Sering malah. Sebelnya itu kalo pas ada kerjaan buat report gitu. Belum selesai acara alias masih banyak yang harus didokumentasikan, eeeeh memori udah ga cukup. Zonk!!!



Sebesar Apa Memori HP-mu?


Kalau sudah ngobrol soal memori Hp biasa nyambung-nyambung ke ukuran RAM nih. Ya wajar aja kan ya, ukuran RAM besar yang tersedia di Hp biasanya diikiti dengan ketersediaan kapasitas penyimpanan internal yang besar juga. Seringnya kita sebut dengan memori.

Dulu, aku beli Hp dengan memori 16Gb. Didukung juga dengan slot micro SD memori tambahan sampai dengan 128Gb. Begitu klaimnya. Did it work?

Sayangnya nggak.



Mahal-mahal aku beli kartu memori tambahan ukuran maksimal itu, ternyata malah bikin lola alias loading lambat.

Maklum sih, aku belum terlalu paham kalau spesifikasi RAM 2Gb/16Gb dengan kalim seperti itu jelas bikin lola. Mungkin iya bisa sampe segede itu masukin memori tambahan, tapi RAM 2Gb jelas saaangaaaat GA NGANGKAT performanya.

Ibarat kata nih ya, gerobak muat idealnya 16 karung tapi bisa dimaksimalkan sampai 128karung. Cumaaaa jalannya jadi lama. Berat, Gaeeees.

Singkat cerita, aku akhirnya ada rejeki. Pak suami niat mau nambahin uang buat ganti Hp. Eaaaaa... Dapet sponsor nih ceritanya.

Hp 2/16Gb punyaku tadi dijual. Nah, uangnya ditambahin ama sponsor kesayanganku buat upgrade ke spesifikasi yang lebih mumpuni. Gitu sih niatnya.

Rejeki mah jangan ditolak yaaa....
Aku pun beli Hp baru dengan spesifikasi memori 4/64Gb. Yang artinya adalah aku punya memori 4Gb sebagai otak kerja Hp (biar ga terlalu lola) dan memori penyimpanan data sebanyak 64Gb. Sooo much bigger than before! 4x lipat dari yang sebelumnya.

Pe-De dong aku punya kapasitas penyimpanan sebesar itu. Udah merasa aman - ga bakal cepat kepenuhan memori. Itu yang ada di benakku saat itu.

Waktu berjalan. Lagi-lagi ternyata semua tak seindah bayanganmu, Esmeralda!

Memori 64Gb kok cepat sekali habisnya??? Aku panik. Sedang meliput dalam bentuk video eh dapat notifikasi memori penuh lagi.

(((Lagi))))

Sehingga aku sampai pada sebuah kenyataan bahwa sebesar apapun memori Hp-mu, kamu tetap perlu rajin backup! Biar lega tuh memori. Bukannya malah keasyikan numpukin file aja dong!

Eits, ga usah baper ya kakak. Ini penulis bukannya lagi rusuh marah-marah. Tapi lagi mengingatkan dirinya sendiri. Karena kan file-nya #DibuangSayang. Huhuhu.


Hapusin dong!


"Makanya itu folder Whatsapp rajin dibersihin. Hapusin dong foto-foto yang udah dikirim!"

"Rajin-rajin hapusin itu file sampah pake aplikasi cleaner gitu. Mayan bikin memori lega itu."

"Hapus dong file raw-nya kalo udah selesai dipublish!"


Hapus. Hapus. Hapus.

Galeri dengan cerita yang sama :D


Phew! Ini pengalamanku banget. Pak suami tuh ya sering banget ngomelin aku karena karena memori penuh. Apalagi pas dia lagi kumintai tolong buat foto atau ngerekam. Tiba-tiba ada notif memori tidak cukup. Habis deh dengerin omelannya tentang hapusin file terkirim dan dan file status WhatsApp (WA)

Simply karena aku emang aktif sekali di WA. Sering buat status panjang kali lebar kali tinggi. Belum lagi share video aktivitas anak. Beeeeeh... Itu yang suka makan memori emang. Hampir tiap hari aku selalu videoin. Alasannya karena kami jauh sama keluarga. Nah, kalo nyetatus bisa liat semua mereka dah. Males mamak nih kalo harus kirim ke kontak satu per satu. Makan kuota pula nanti. Udah makan memori, eh makan kuota lagi. Rugi deh. Ups.

Maaf jiwa ke-mamak-mamak-an ini jadi keluar yaa... LOL

Ga cuma rajin nyetatus, aku juga rajin liat status WA orang. Jadilah semua terdonlot toh? Maka dari itu, Pak Suami ribut nyuruh hapus-hapus terus.

Ya, kadang inget aku tuh. Tapi banyakan lupanya. Plus malesnya. Hadeeeh.


Solusi Terbaik


Aku udah coba meningkatkan spesifikasi Hp dan masih belum memuaskan nih ceritanya. Hingga akhirnya aku kenal sama USB OTG SanDisk.

Kenalnya itu pas teman sekamarku jaman kuliah itu pake USB OTG SanDisk. Pertamanya aku ga tau kalo itu namanya OTG dan ga tau kalo itu tuh bisa langsung dicolokin ke Hp.

Yang bikin aku kepo waktu itu adalah bentuknya yang imut. Kecil dan desainnya sederhana tapi cakep. Itu alasan yang bikin aku nanya-nanya ke Kak Iis, temanku.

Pas Kak Iis menjelaskan fungsinya sebagai USB OTG, aku langsung pengen punya juga. Kebetulan waktu itu aku lagi nyusun thesis. Baik mau pindahin data hasil download ke laptop atau sebaliknya. Aku suka mindahin data dari laptop dan asyik ketik-ketik dari Hp. Simpan file di USB OTG SanDisk lewat Hp trus langsung print di warnet.



Ga cuma memudahkanku untuk proses penulisan di laptop maupun Hp, USB OTG SanDisk ini jadi tempat backup data selama penyusunan thesis itu.

Pernah ada satu kali bimbingan, aku kehilangan file di laptopku. Aku udah keringat dingin karena langsung berhadapan dengan pembimbing. Rasanya ekor mata bapak pembimbingku menampakan kecurigaan. Aku parno takut dianggap ga mengerjakan PR revisi. Intinya sih, aku ga mau mengecewakan beliau. Trus aku mau cepat kelar juga. Hahaha.

Untunglah aku  selalu bawa USB OTG-ku. Alhamdulillah semua file urusan thesis-ku ada di sana. Lega deh jadinya.

Pesanku ya, Teman-teman: Selalu simpan file pentingmu di tempat lain. Ingat untuk selalu backup yaaaa...



Yang Keren dari SanDisk


Tau ga sih?
Ada studi terbaru dari Western Digital tentang kebiasaan para pengguna Hp di Indonesia ini dengan sistem manajemen data/file yang dimilikinya. Survey yang dilakukan oleh Western Digital ini berlangsung pada tanggal 27 Februari - 11 Maret 2019. Masih fresh banget!

Hasil survey-nya menunjukan bahwa 97% responden mengandalkan gawai alias gadget-nya dalam keseharian, dan ddan gawai tersebut rata-rata dipenuhi dengan foto (98%) juga video (79%).

Hmmm...
Sama seperti cerita pengalaman yang kusebutkan tadi kan? Memori Hp penuuuuh oleh foto dan video. Hahaha.

Untuk lebih jelasnya bisa lihat dari infografis berikut ya.



Melalui tulisan ini, aku mau berterima kasih dulu sama SanDisk. Karena memang aku berhutang budi loooh pada produk keren USB OTG SanDisk ini. Sejak jaman sekolah bahkan hingga sekarang.

Ketika hobi menulisku ini ternyata perlu dukungan teknologi backup data, ada USB OTG SanDisk yang siap sedia.

I love you, SanDisk! 



Sebelum memori Hp penuh, aku udah duluan pindahkan langsung pakai OTG ini. Semua jadi lebih praktis dan efisien. Mode dual-nya itu sangaaat membantu.

Kerennya, kita bisa langsung pakai ke Hp dan juga ke PC/Laptop. Dual Drive istilahnya. Tinggal slide langsung deh bisa pakai. Belinya langsung aja ke official #SandiskAPAC ga perlu ribet.

Ada tersedia banyak pilihan kapasitas. Trus bisa pilih sesuai tipe konektor Hp kamu. Sudah tersedia loh untuk konektor tipe-C. Wajib punya banget ini pokoknya. Karena jelas kita butuh drive tambahan yang praktis untuk menyelamatkan data kesayangan.

Backup jangan lupa loh yaaa...

Kamis, September 05, 2019

Hokben, Hoka-Hoka Bento di Palembang Icon


Siapa yang ga kenal Hokben? Iya. Itu loooh Hoka-Hoka Bento. Sebuah restoran siap saji dengan menu ala Jepang. Rasanya sudah akrab sekali di lidah kita. Sayang, jajannya jarang-jarang bisa. Soalnya Hokben itu belum ada di Palembang. Wong Kito yang doyan makan Hokben mesti bela-belain nitip ke teman yang lagi di Jakarta biasanya.

Eitsss, tapi itu dulu. Udah berlalu kok. Sekarang Hokben sudah buka cabang di Palembang juga. Tepatnya di Lantai 2 Palembang Icon Mall.


Waktu aku bikin story tentang Grand Opening Hokben di Palembang Icon, ada banyak banget respon. Mulai dari respon positif yang bersyukur akhirnya bisa mlipir jajan Hokben, sampe respon yang merasa dirinya sempat Halu. Ahahaha.

"Halu gimana, Al?"

Well, ga cuma temenku sih, aku juga sempat nanyain langsung perihal Hokben dulu pernah ada ga sih di Palembang ini?


Entah kenapa rasanya kok dulu pernah ada. Akhirnya ke-halu-an itu ditepis langsung oleh Mbak Irma, salah satu bagian Hokben, setelah kutanyakan hari itu.

"Hokben baru masuk ya sekarang ini. Di Sumatera itu cuma ada dua. Pertama Lampung, kedua ya sekarang di Palembang."

Nah! Terjawab sudah, toh?

Ga heran sih kalo ada yang pake nama dagang dengan embel-embel serupa Hokben. Jelas karena mereka tau ada banyak banget yang suka Hokben. Dan berhubung di Palembang belum ada Hokben jadilah banyak bento-bento yang menawarkan sajian serupa tapi tak sama.

Sekarang sudah tenang hati ini. Hokben sudah di sini. Yeaaaay!!!


Milestone Hokben

Saat menghadiri Grand Opening Hokben di Palembang Icon, aku suka sekali bagian ini. Yaitu bagian Mbak Irma menceritakan sejarah Hokben. Ngeliatnya itu semacam menonton milestone anak yang akhirnya beranjak dewasa. Semuanya dipaparkan. Mulai dari store pertamanya, logonya, merk-nya, hingga filosofi icon yang dipakai pada setiap aksesorisnya. Komplit.

Hokben adalah nama panggilan untuk Hoka-Hoka Bento yang digaungkan oleh para pelanggan setianya. Kita jarang banget kan bilang: Pengen makan Hoka-Hoka Bento, deh!

Pasti bilangnya: Pengen makan Hokben, deh!

Entah siapa yang memulai, yang jelas singkatan Hokben lebih tenar daripada merk aslinya. Lagi pula, lebih mudah diucapkan dan enak aja dengernya. Alhasil, manajemen Hoka-Hoka Bento pun melakukan rebranding untuk merek dagangnya itu. Resmilah merek Hokben sejak tahun 2013 lalu.



Selain nama dan pelafalan yang mengikutinya berubah, logo dagang pun didesain ulang. Tentunya untuk membersamai kelahiran baru Hokben. Jadilah logo Taro dan Hanako dengan tampilan yang tak kalah imutnya dibanding logo lamanya.

Oya, Hokben ini sudah ada sejak 18 April 1985 loh. Masih dengan nama Hoka-Hoka Bento yang menjadi pelopor makanan bergaya Jepang di Indonesia, ia memiliki toko pertama di Jalan Kebun Kacang, Jakarta.


Tau ga sih? 

Hokben itu adalah merek asli Indonesia. Teruuuus, Hokben juga sudah memiliki sertifikat jaminan halal. Kemarin Mbak Irma nyampein ini dan aku amazed banget.


Kenapa? Karena sertifikat jaminan halal itu sangat ketat loh. Ga cuma soal sajian dari Hokben aja yang dinilai halal atau tidaknya, tapi juga merchant atau para supplier bahan baku untuk semua produk Hokben ini harus sudah bersertifikat halal.

Ini tuh bagus banget. Poin superrr great kalo kata aku.

Terus lagiiii, makanan di Hokben itu ga pake MSG kata Mbak Irma. So, aman buat anak-anak. Menu Hokben khusus anak juga sukses bikin aku mupeng karena ada mainannya. Jadi pengen beli buat Faraz kaaan. Hihihi.

Sugoii, Hokben!!!


Ekkado

Ada dua menu yang sudah dipatenkan namanya oleh Hokben. Yaitu Ekkado dan Tori no Teba. Ini adalah menu ciptaan Hokben sendiri loooh.

Jadi, buat pedagang lain harus ijin dulu nih kalo mau pake nama Ekkado ataupun Tori no Teba. Sudah ada hak patennya. Hati-hati looh. Jangan asal comot. Hehehe.


Banjir Merchandise

Hokben di Palembang Icon ini sudah dibuka untuk umum terhitung tanggal 30 Agustus 2019 kemarin. Yaitu saat Grand Launching-nya Hokben di Palembang.

Ga tanggung-tanggung, untuk mengobati kerinduan pecinta Hokben di sini, ada beragam merchandise yang disediakan.


Untuk 100 pembeli pertama ada hadiah payung, tote bag, pin, dan mug. Ga cuma itu, semua pembeli yang antre sampe mengular ke eskalator itu, dibagikan kupon potongan harga khusus juga loooh.

Aku dan teman-teman juga kebagian. Kupon potongannya itu bernilai lebih dari 100 ribu. Super lumayan bangeeet.


Bahan Baku Fresh


Menunya ga usah ditanya lah ya. Semua menu di cabang Hokben lengkap tersedia juga di cabang baru Palembang ini. Kecuali satu, Pudding.

Jadi, semua bahan makanan dan minumannya itu dikirim dari Jakarta. Nah, untuk bahan puding tuh belum memungkinkan untuk dikirim saat ini, kata Mbak Irma. Karena Hokben selalu menjamin kualitas produknya.

Sedangkan bahan baku puding ini punya life time yang singkat. Sangat berpeluang mengurangi freshness-nya. Maka dari itu, Hokben belum menyajikan menu tersebut di store Palembang saat ini.

Tapiiii, sedang diusahakan solusi untuk itu. Hokben berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk para pelanggan tercintanya. Semangat terus ya, Hokben!

Salut akutu sama komitmennya. Thumbs up!


Nah, teman-temanku yang di Palembang dan sekitarnya, sekarang udah ga susah lagi kan kalo mau jajan Hokben???

Alhamdulillah yaaa udah buka di Palembang Icon lantai 2.

Cussss!!! Mari kita makan bareng di sana.

Kalo mau ngadain ultah buat anak-anak juga bisa loh di sini. Store Hokben di Palembang Icon ini cukup luas. Tersedia 131 kursi.

Kalo mau order juga bisa banget. Segera akan diintegrasikan dengan layanan pesan antar para ojol katanya. Yang jelas bisa pesan juga langsung dari aplikasi mobile Hokben.

Selamat ber-Hokben ria!!!


COPYRIGHT © 2017 ALMA WAHDIE | THEME BY RUMAH ES