Minggu, Mei 05, 2019

Menghasilkan Pundi-Pundi Rupiah dari Blog


Selamat Ramadhan !!! Sebelum aku ceritakan tentang cara menghasilkan pundi-pundi rupiah dari blog, aku mau mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan bagi yang menjalankan.

Insyaallah ini hari pertama para umat muslim menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Selain fokus dan berlomba dalam beribadah serta melakukan hal baik lainnya, pekerjaan sehari-hari jangan sampai terbengkalai yaa...

Kan biasa nih, perubahan pola saat Ramadhan seringkali mempengaruhi ritme rutinitas juga. Hal ini ikut-ikutan jadi pemantik latihan sabar.

Baca:

9 HAL YANG MEMBUATMU MELATIH KESABARAN SAAT BULAN RAMADHAN


Nah, walaupun dalam keadaan berpuasa, aktivitas ngeblogku juga akan tetap berjalan seperti biasa. Seperti yang kubilang tadi, bahwa puasa bukan alasan walaupun ada ritme yang sedang beradaptasi. 

Artikel blogku kali ini akan membahas tentang tips blogging. Tepatnya adalah menjadikan hobi menulis (di blog) sebagai sumber penghasilan. Itulah yang kumaksud dengan menghasilkan pundi-pundi rupiah dari blog pada judul di atas.

Cung, siapa yang suka nulis? Atau mau mencoba menulis di blog mungkin?

Kamu semua bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah dari blog, kalau kamu mau tentunya. Sebelum kita bahas lebih jauh, aku akan bikin disclaimer dulu. 😉

Diclaimer: Hal-hal yang aku bagikan dalam artikel ini terkait tips blogging yang didasarkan pada pengalamanku. Aku bukan belum bisa disebut blogger profesional dan menghasilkan uang dalam jumlah yang WOW. Tapi semoga tips ini berkenaan dan bisa menjadi titik mulaimu


Katakanlah baru 3 tahun belakangan ini aku serius menekuni blog sebagai sumber penghasilan. Sebelumnya aku hanya menggunakannya sebagai media diary online. Alias tempatku menuliskan apa saja baik itu curhat belaka, cerita jalan-jalan, acara-acara yang sempat kuhadiri. Apapun.

Ternyata beberapa artikel sharingku itu mendatangkan trafik kunjungan yang tinggi pada blog ini. Dan hal itu berujung dengan sebuah email cinta berisi tawaran kerjasama dari sebuah brand ternama. Jadi, ada banyak sekali alasan menulis di blog/ ngeblog. Bisa sebagai media penyalur hobi, arsip tulisan akademis, tempat berlatih menulis juga, bahkan bisa menghasilkan pundi rupiah.

src: instagram.com/naqiyyahsyam

Beberapa blogger profesional yang kukenal di media sosial, karena jaringan blogger ada yang bisa mendapatkan uang dengan jumlah yang fantastis. Contohnya, para blogger tapis ini. Bisa menghasilkan hingga 50juta/bulan looh. Cuss baca di timeline IG Mbak Naqi @naqiyyahsyam kece kaaaan??? 😍

Aku juga alhamdulillah sudah merasakan penghasilan dari blog walaupun belom sampai 50juta/bulan sih. Semoga nanti sampai rejekinya juga. Aaamin.

Jadikan semangat yaaa...

Nominal yang lumayan banget dan cukup buat sesekali aku jajanin adik-adikku juga ini, membuatku ingin berbagi lebih jauh tentang cara membuat blog dengan mudah. Akhirnya, aku memulai kelas pemula dari grup WhatsApp. Alhamdulillah pesertanya ada sekitar 18 orang.

Selain dasar dan tutorial membuat hingga menerbitkan tulisan dari blog, aku juga memotivasi teman-teman di grup belajar itu tentang blog yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Nah, aku jabarkan poin-poin pentingnya melalui artikel ini.

Untuk menghasilkan pundi rupiah dari blog, berikut beberapa hal yang perlu kamu lakukan:

Merencanakan Blog



Saat merencakan sebuah blog yang akan kamu bangun dan kamu asuh, menurutku penting untuk merumuskan 3 hal ini. Yaitu tujuan, niche, lalu judul blogmu.

Kenapa?

Dari tujuan menulis di blog, kita bisa memetakan apa saja artikel yang akan kita terbitkan dalam blog itu. Kemudian judul blog memberikan semacam ringkasan atau hint tentang isi blog tadi.

Kalau aku, blogku kugunakan sebagai tempat berlatih menulis dan berbagi informasi positif. Sebagian besar akan berisi segala kegiatanku. Baik keseharian, hobi, maupun kegiatan yang kulakukan di luar agenda, misal liburan, hadir undangan acara, dll. Judul blogku adalah Love and Share! FYI, niche blog ini masuk dalam kategori Lifestyle.

Kalau kamu sukanya dandan dan mencoba membuat ulang bentuk riasan-riasan tertentu, lalu ingin menuliskannya di blogmu. Maka niche-nya masuk dalam kategori beauty. Judulnya bebas asal memberikan hint tentang tema besar isi artikel dalam blogmu. Contoh nih ya: Brush me up! Atau Dandan ala ... (namamu), dan lain sebagainya.

Setelah itu apa lagi?


Membuat Akun Blog



Ada banyak sekali platform penyedia blogging gratis. Misalnya yang google punya ada blogger (blogspot), ada juga WordPress, Kompasiana, Tumblr, dan banyak lagi. Coba dicari sendiri yaaa...

Sebagian besar blogger di Indonesia yang kutahu, menggunakan empat platform yang kusebut tadi. Nah, 2 yang paling laris adalah blogspot dan WordPress. Semua ada kelebiham dan kekurangannya masing-masing. Berhubung aku mainnya di blogspot dan menimbang hampir semua orang saat ini punya akun Gmail toh? Minimal untuk akun smartphone nih. Alhasil, kuputuskan tutorial blogspot yang akan kubagikan di grup WA tadi.


Menentukan Domain



Berikutnya adalah menentukan domain. Menurutku, setelah kamu selesai membuat sebuah akun blog di salah satu paltform yang kamu pilih, langsung saya berlangganan domain.

Domain apaan sih? Gampangnya, domain itu adalah alamat blogmu. Seperti blogku yang sedang kamu kunjungi ini. Domain alias alamatnya adalah www.almawahdie.id

Nah, kamu bisa bikin domain atau alamat blog sesukamu. Misalnya namamu.com asal jangan akuchayankkkamucellaallu.com yaaa... (wkwkwkw... Ketauan umur dari guyonnya)

Trus, kenapa harus segera bikin dan berlangganan domain?

Karena umur blog TLD (Top Level Domain) memberikan sumbangsih pada nilai DA (Domain Authority) atau umur kepemilikan domain itu.

Gunanya apa? Nah, untuk menghasilkan pundi-pundi uang, artinya kita mulai memonetisasi blog kita. Biasanya klien akan memberikan nilai dengan melihat faktor nilai DA itu. Walaupun ya tetap saja CONTENT IS THE KING! Isi blog alias artikel yang kita tulislah yang paling utama.

Jadi, segera tentukan domain blogmu dan belilah di layanan web hosting terbaik yang kamu percayakan.


***

Udah? Itu aja???

Untuk sementara dicukupkan dulu. Selanjutnya isi blogmu. Berlatih konsisten dengan memberikan jadwal khusus. Per minggu misalnya, atau bahkan per hari.

Ingat: CONTENT IS THE KING! 

Urusan template, navigasi, kecepatan akses, dan lainnya kita pelajari sambil berjalan.

Kalau kamu udah bikin blog, saatnya untuk menulis! Semangat yaaaa 💪💪💪

Jumat, Mei 03, 2019

9 Hal Yang Membuatmu Melatih Kesabaran Saat Bulan Ramadhan

9 Hal yang membuatmu melatih kesabaran saat bulan Ramadhan

Sebentar lagi bulan Ramadhan tiba dan semuanya sangat bergembira menyambut kedatangannya. Ada banyak hal positif yang bisa diambil saat menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. Selain itu beberapa kegiatan berbeda tentunya akan dijalani hingga menjadi rutinitas yang sayang untuk dilewatkan. 

Tapi tentu saja semuanya harus dilalui dengan rasa sabar dan kebahagiaan. Puasa sebagai jalan untuk menahan diri mengendalikan hawa nafsu bisa membuat kita jadi orang yang lebih baik setelah Ramadhan usai. Tak heran memang jika kita sering rindu dengan Ramadhan karena akan ada banyak hal-hal baik yang tak lagi dikerjakan.

Namun, melatih kesabaran bukanlah hal yang mudah. Justru kesulitan-kesulitan dalam melatih kesabaran inilah yang membuat penggembelengan selama bulan Ramadhan menjadi berkesan. Sehingga saat Lebaran nanti kita bisa jadi manusia yang lebih baik lagi dari sisi religius dan juga fisik.


Ini dia hal-hal sederhana yang melatih kesabaran saat puasa Ramadhan

Inti dari puasa tak hanya menahan lapar dan haus saja sejak subuh hingga maghrib. Lebih dari itu, ternyata dalam penerapannya ada banyak hal sepele yang justru mampu membatalkan puasa atau mengurangi nilai puasa kita. Coba kita perhatikan dulu hal-hal sepele di bawah ini yang mungkin sering sekali kamu temui saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.


1. Sahur dalam keadaan ngantuk


Mulai dari kegiatan makan sahur, biasanya kamu akan merasa kantuk yang luar biasa sehingga tidak terlalu selera makan. Karena ngantuk yang mendera ingin segera tidur lagi maka makan sahur pun seadanya. Padahal sudah ada pilihan makanan yang menggiurkan untuk disantap tapi rasa kantuk dan ingin kembali tidur begitu kuat. Hingga akhirnya saat puasa di siang hari telah tiba, kamu merasa menyesal karena sahur tadi pagi hanya makan sedikit dan berharap hal itu bisa diulang lagi.


2. Kesiangan karena kegiatan sahur


Berbeda dari poin sebelumnya, kamu justru sangat menikmati suasana sahur. Kamu bangun dengan penuh semangat dan menyiapkan sajian sahur dengan penuh kebahagiaan. Hingga waktu santap sahur dan shalat Subuh. Namun sayangnya setelah selesai Subuh kamu justru diserang ngantuk yang tak tertahankan hingga tertidur pulas. Tak disadari ternyata kamu bangun kesiangan dan telat menjalani aktifitas rutin. Dan ini terjadi hingga satu bulan ke depan selama bulan Ramadhan.


3. Orang lapar sering marah


Memang tak dipungkiri orang yang sedang lapar akan lebih mudah terpancing emosinya. Ini yang membuat puasa Ramadhan semakin terasa sulit. Tidak hanya dari diri sendiri, terkadang kamu juga akan menemui banyak orang di sekitarmu yang marah-marah karena alasan tak jelas. Bisa jadi ini karena efek lapar sementara waktu berbuka masih lama. Rasa lapar akan membuat orang merasa gelisah dan inilah sebenarnya inti dari puasa yaitu sabar menahan amarah. Atau jangan-jangan kamu yang sering marah-marah di ruang publik karena kelaparan.


4. Rasa lelah berlebihan


Jika biasanya kamu masih aktif dalam berkegiatan hingga waktu siang, kini saat berpuasa kamu malah jadi lemas. Tugas-tugas yang biasanya bisa dikerjakan dengan sangat ringan mendadak jadi sangat berat untuk diselesaikan karena tubuh sedang berpuasa. Ini juga yang membuat beberapa kantor dan sekolahan menganjurkan untuk pulang lebih awal dari jam aktif biasanya karena mereka tahu orang yang berpuasa biasanya tingkat produktifitasnya akan menurun tak sampai sore hari. Padahal lagi banyak tugas yang harus dikerjakan tapi entah kenapa badan terasa lemas dan malas untuk beraktifitas lebih.


5. Tempat makan mendadak ramai


Biasanya tak sulit menemukan tempat makan yang sepi dan santai. Tapi jika bulan Ramadhan tiba, jangan harap kamu bakal dapat kursi di restoran kesayanganmu saat menjelang berbuka. Semua orang sudah memesan tempat untuk bisa berbuka puasa di tempat yang tenang di waktu yang tepat. Kalau kamu terlambat sedikit saja maka bisa dipastikan tidak akan mendapat tempat. Padahal di hari-hari biasa, tak banyak orang yang makan malam di luar seperti halnya saat bulan Ramadhan tiba.


6. Pesan makan lebih lama dari biasanya


Tak hanya soal restoran yang penuh, tapi juga berdampak bagi pelayanan yang jadi lemot. Jika biasanya kamu pesan makanan dengan pelayanan yang cepat dan memuaskan, maka berbeda jika kamu berbuka puasa di restoran karena pelayanan akan sangat ramai dan lambat. Niatnya ingin buka puasa tepat waktu malah terkendala dengan sajian yang belum siap. Akhirnya tetap menunggu dan jadwal buka puasa pun bergeser lebih lama dari yang diperkirakan. Untungnya beberapa restoran tetap menyediakan air putih atau minuman gratis untuk orang-orang yang ingin berbuka puasa terlebih dahulu sebelum sajian utama yang dipesan siap dihidangkan.


7. Petasan dan anak ramai


Entah kenapa saat bulan Ramadhan tiba, produk petasan ramai dijual di tempat umum dan sasaran utamanya adalah anak-anak. Biasanya anak-anak yang hendak berangkat tarawih beramai-ramai akan membawa petasan dan beraktifitas berbeda dari biasanya. Bahkan setelah shalat tarawih biasanya banyak anak-anak yang masih nongkrong di sekitaran masjid atau ruang publik. Suara-suara petasan yang ramai pun jadi aktiftas tak terelakan selama bulan Ramadhan. 

Belum lagi suasana masjid yang sebelumya hening kini mendadak berubah ramai karena banyaknya anak-anak yang ikut shalat tarawih. Tidak jarang suasana khusyuk dalam beribadah menjadi terkendala karena ramainya suara anak-anak yang mendadak hadir di masjid. Padahal saat hari biasa, hampir tidak ada sosok anak-anak yang datang ke masjid untuk shalat berjamaah.


8. Janji buka bersama yang tidak jelas


Agenda buka puasa bersama sepertinya tak bisa dihindari jika kamu adalah orang yang memiliki pergaulan luas. Tapi tak jarang rencana buka bersama yang sudah dijadwalkan ternyata tak jelas hingga hari H dari yang disepakati di awal. Padahal kamu sudah mempersiapkan semuanya tapi yang datang hanya beberapa orang saja. Banyak yang membatalkan janji karena satu dan lain alasan. Alhasil kamu terjebak dengan agenda buka bersama yang tidak jelas.


9. Mau beli baju lebaran tapi THR belum cair


Pendapatan istimewa yang ditunggu saat Ramadhan adalah tunjangan hari raya yang diberikan dalam rangka hari Raya Idul Fitri. Biasanya uang tambahan ini akan digunakan untuk mempersiapkan Lebaran dan keperluan ibadah lainnya. Misalnya membeli baju lebaran atau kue Lebaran sebagai persiapan jika ada saudara dan rekan yang berkunjung ke rumah. Tapi terkadang cairnya THR ini tak pernah diduga sekalipun kapan tanggal pastinya. 

Sehingga kamu yang sudah berburu produk-produk impian di Ramadhan Sale pun harus memutar anggaran agar tetap bisa berbelanja dengan hemat tanpa harus risau keuangan jebol karena THR tak kunjung turun. Tak perlu khawatir karena iLotte memberikan penawaran Ramadhan Sale selama bulan Ramadhan untuk membuat kamu lebih fleksibel dalam mempersiapkan Lebaran dan membelanjakan THR dengan bijak.
COPYRIGHT © 2017 ALMA WAHDIE | THEME BY RUMAH ES