Rabu, April 24, 2019

Jangan Monetisasi Blog Sebelum Melakukan 4 Hal Ini


Tahukah kamu? Bagi sebagian orang, blogging bukanlah sekadar hobi. Blog bisa menjadi ladang uang yang menjamin rekening bank tetap terisi meskipun kita sedang santai bahkan liburan. Apalagi, modal ngeblog ternyata lebih murah jika dibandingkan dengan bisnis lainnya. Tidak heran jika orang berbondong - bondong membuat blog dan berlomba menikmati manisnya aliran uang dari bisnis berbasis hobi yang satu ini.

Beneran bisa menghasilkan loooh...

Nah, gimana caranya biar bisa menghasilkan uang melalui blog?  Jawabannya adalah dengan melakukan monetisasi. Tapi, monetisasi blog tidak bisa dilakukan segera setelah kamu memposting artikel pertama. Butuh ketekunan dan kreativitas untuk memulai dan meningkatkan performa blog hingga akhirnya bisa menghasilkan uang. Maka dari itu, jangan monetisasi blog sebelum kamu melakukan 4 hal ini.


1. Pilih niche blog yang diminati


Ada beberapa alasan penting mengapa memilih niche menjadi hal yang cukup penting dalam membangun sebuah blog. Salah satunya adalah sulitnya mengembangkan konten karena niche yang bukan sesuatu yang kita kuasai sepenuhnya. Sebelum hitung-hitungan masalah untung-rugi dari niche blog yang kamu tetapkan, mulailah dari apa yang  diminati dulu. Bisa juga dengan memulai dari alasan nge-blog itu sendiri.

Baca:

KENAPA MENULIS BLOG? AKU DAN BLOG, CERITA DALAM SEPENGGAL TULISAN


Untuk mengetahui apa yang sekiranya benar-benar kamu minati, kamu bisa mencoba menuliskan list rutinitas sehari-hari. Bisa mulai dari kegiatan apa yang paling ditunggu, apa yang membuat kamu tidak pernah bosan, apa hal yang muncul berulang kali sejak beberapa tahun yang lalu, hingga forum/komunitas apa yang selalu kamu ikuti. Dari situlah kamu bisa menetapkan niche apa yang sekiranya cocok untuk blog kamu itu.


2. Tentukan nama blog dan domain yang mewakili niche


Setelah memilih niche apa yang cocok untuk blogmu, langkah selanjutnya adalah menentukan domain yang merepresentasikan niche blog dan konten-konten yang ada di dalamnya. Kamu tidak perlu terburu-buru dalam menentukannya karena fungsi domain dalam nama blog termasuk krusial dan berperan penting untuk menyukseskan blogmu. Kamu bisa memanfaatkan Blog Name Generators sebagai tools yang membantu memudahkanmu dalam menentukannya.

Selain itu, ada baiknya apabila kamu menggunakan Top Level Domain (TLD) sebagai pilihan nama blog kamu. Dengan TLD, nama blog kamu akan lebih mudah diingat oleh para pengunjung. Blog pun akan terlihat lebih profesional daripada blog yang masih menggunakan subdomain. Pilihan harga domain yang murah untuk Top Level Domain seperti .com, .net, .org, dan yang lain pun bisa didapatkan di berbagai penyedia web-hosting.


3. Pilih template yang responsif


Berbagai informasi yang ada di internet saat ini bisa diakses dengan lebih mudah. Dulu sebelum adanya smartphone, akses internet hanya terbatas pada perangkat komputer saja. Hal ini juga mempengaruhi tren pengunjung blog yang mulai beralih lebih banyak ke perangkat seluler daripada komputer. Faktor ini pula yang menjadikan pemilihan template yang responsif sebagai salah satu hal yang krusial dan harus dipertimbangkan sejak awal pembuatan blog. Selain mempermudah waktu load siapapun yang mengakses blog kamu, template yang responsif juga mampu mempercepat Google untuk mengindex konten yang kamu publish.

Template yang responsif dapat dilhat melalui seberapa lama halaman blog kamu ter-load saat pengunjung melakukan klik untuk membukanya. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi responsivitas suatu template blog. Beberapa di antaranya adalah image, plugin, hingga desain web dari template tersebut. Semakin sederhana desainnya, semakin responsif template tersebut bekerja pada blogmu.

Untuk memastikan kembali apakah template yang kamu gunakan sudah termasuk template yang responsif, kamu bisa melihatnya dari seberapa lama halaman blog-mu ter-load. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi responsivitas suatu template, seperti besaran image, plugin, hingga desain web yang ada di dalamnya.


4. Buatlah konten yang berkualitas secara konsisten


Ketika kita mengunjungi satu blog secara rutin dari waktu ke waktu, kita tahu bahwa blog tersebut telah mengakomodir kebutuhan informasi yang kita perlukan. Maka dari itu, penting sekali untuk membuat konten yang berkualitas dan bermanfaat. Tujuannya agar para pengunjung blog tidak bosan dan terus kembali berkunjung ke blog kamu.

Membuat konten yang berkualitas dan menjamin pengunjung blog datang kembali bukanlah sesuatu yang mudah. Namun, hal ini tidak berarti susah untuk dilakukan. Manfaatkan Google Trends maupun AdWords Keyword Planner untuk menemukan kata kunci yang tepat. Dari situ, kamu bisa mengembangkan outline konten menjadi lebih relevan bagi pembaca. Makin baik lagi apabila kamu bisa membuat konten evergreen yang akan terus dicari melalui search engine seperti Google, agar pembaca baru juga lebih banyak berdatangan ke blog kamu.

Dari keempat hal tersebut, adakah yang sudah kamu lakukan untuk persiapan memonetisasi blog? Apabila kamu konsisten dalam mengelolanya, percayalah bahwa blog yang kamu miliki pasti akan menghasilkan dan menjadi fulltime blogger bukanlah isapan jempol belaka.

Happy blogging!

16 komentar:

  1. Aku masih galau niche :( gado2 mbk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sih, Ndi.
      Di sini malah gado2 banget karena bermula dari diary kemudian dapet rejeki. Jadilah dilanjutkan haha

      Hapus
  2. Wah, aku masih suka nulis asal. Belum siap memonetisasi blog. Hehe.

    BalasHapus
  3. Aku punya dua blog mba satunya konsisten satunya nggak 😂

    BalasHapus
  4. Aku punya dua blog mba satunya konsisten satunya nggak 😂

    BalasHapus
  5. Hihihi...fokus konten dulu ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Ra. Dan jujur sebenrenya aku mau berguru soal ini padamu. Adakah waktu luangmu untuk itu? *Mendadak formal haha

      Hapus
    2. Betul, Ra. Dan jujur sebenrenya aku mau berguru soal ini padamu. Adakah waktu luangmu untuk itu? *Mendadak formal haha

      Hapus
  6. Balasan
    1. Cusss. .. lanjutkan adinda. Ayunda mendukungmu haha

      Hapus
  7. blog ane masih gratisan kak...
    karena selama ini belum ada niatan untuk memonetasi kak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hijrah ke TLD ga bikin rugi looh. Yuk, cobain! :)

      Hapus
  8. trimakasih tips, siap di praktekan

    BalasHapus

Halo!
Terima kasih sudah membaca. Ayo tinggalkan jejaknya di kolom komentar yaaa...

COPYRIGHT © 2017 ALMA WAHDIE | THEME BY RUMAH ES