Kamis, September 05, 2019

Hokben, Hoka-Hoka Bento di Palembang Icon


Siapa yang ga kenal Hokben? Iya. Itu loooh Hoka-Hoka Bento. Sebuah restoran siap saji dengan menu ala Jepang. Rasanya sudah akrab sekali di lidah kita. Sayang, jajannya jarang-jarang bisa. Soalnya Hokben itu belum ada di Palembang. Wong Kito yang doyan makan Hokben mesti bela-belain nitip ke teman yang lagi di Jakarta biasanya.

Eitsss, tapi itu dulu. Udah berlalu kok. Sekarang Hokben sudah buka cabang di Palembang juga. Tepatnya di Lantai 2 Palembang Icon Mall.


Waktu aku bikin story tentang Grand Opening Hokben di Palembang Icon, ada banyak banget respon. Mulai dari respon positif yang bersyukur akhirnya bisa mlipir jajan Hokben, sampe respon yang merasa dirinya sempat Halu. Ahahaha.

"Halu gimana, Al?"

Well, ga cuma temenku sih, aku juga sempat nanyain langsung perihal Hokben dulu pernah ada ga sih di Palembang ini?


Entah kenapa rasanya kok dulu pernah ada. Akhirnya ke-halu-an itu ditepis langsung oleh Mbak Irma, salah satu bagian Hokben, setelah kutanyakan hari itu.

"Hokben baru masuk ya sekarang ini. Di Sumatera itu cuma ada dua. Pertama Lampung, kedua ya sekarang di Palembang."

Nah! Terjawab sudah, toh?

Ga heran sih kalo ada yang pake nama dagang dengan embel-embel serupa Hokben. Jelas karena mereka tau ada banyak banget yang suka Hokben. Dan berhubung di Palembang belum ada Hokben jadilah banyak bento-bento yang menawarkan sajian serupa tapi tak sama.

Sekarang sudah tenang hati ini. Hokben sudah di sini. Yeaaaay!!!


Milestone Hokben

Saat menghadiri Grand Opening Hokben di Palembang Icon, aku suka sekali bagian ini. Yaitu bagian Mbak Irma menceritakan sejarah Hokben. Ngeliatnya itu semacam menonton milestone anak yang akhirnya beranjak dewasa. Semuanya dipaparkan. Mulai dari store pertamanya, logonya, merk-nya, hingga filosofi icon yang dipakai pada setiap aksesorisnya. Komplit.

Hokben adalah nama panggilan untuk Hoka-Hoka Bento yang digaungkan oleh para pelanggan setianya. Kita jarang banget kan bilang: Pengen makan Hoka-Hoka Bento, deh!

Pasti bilangnya: Pengen makan Hokben, deh!

Entah siapa yang memulai, yang jelas singkatan Hokben lebih tenar daripada merk aslinya. Lagi pula, lebih mudah diucapkan dan enak aja dengernya. Alhasil, manajemen Hoka-Hoka Bento pun melakukan rebranding untuk merek dagangnya itu. Resmilah merek Hokben sejak tahun 2013 lalu.



Selain nama dan pelafalan yang mengikutinya berubah, logo dagang pun didesain ulang. Tentunya untuk membersamai kelahiran baru Hokben. Jadilah logo Taro dan Hanako dengan tampilan yang tak kalah imutnya dibanding logo lamanya.

Oya, Hokben ini sudah ada sejak 18 April 1985 loh. Masih dengan nama Hoka-Hoka Bento yang menjadi pelopor makanan bergaya Jepang di Indonesia, ia memiliki toko pertama di Jalan Kebun Kacang, Jakarta.


Tau ga sih? 

Hokben itu adalah merek asli Indonesia. Teruuuus, Hokben juga sudah memiliki sertifikat jaminan halal. Kemarin Mbak Irma nyampein ini dan aku amazed banget.


Kenapa? Karena sertifikat jaminan halal itu sangat ketat loh. Ga cuma soal sajian dari Hokben aja yang dinilai halal atau tidaknya, tapi juga merchant atau para supplier bahan baku untuk semua produk Hokben ini harus sudah bersertifikat halal.

Ini tuh bagus banget. Poin superrr great kalo kata aku.

Terus lagiiii, makanan di Hokben itu ga pake MSG kata Mbak Irma. So, aman buat anak-anak. Menu Hokben khusus anak juga sukses bikin aku mupeng karena ada mainannya. Jadi pengen beli buat Faraz kaaan. Hihihi.

Sugoii, Hokben!!!


Ekkado

Ada dua menu yang sudah dipatenkan namanya oleh Hokben. Yaitu Ekkado dan Tori no Teba. Ini adalah menu ciptaan Hokben sendiri loooh.

Jadi, buat pedagang lain harus ijin dulu nih kalo mau pake nama Ekkado ataupun Tori no Teba. Sudah ada hak patennya. Hati-hati looh. Jangan asal comot. Hehehe.


Banjir Merchandise

Hokben di Palembang Icon ini sudah dibuka untuk umum terhitung tanggal 30 Agustus 2019 kemarin. Yaitu saat Grand Launching-nya Hokben di Palembang.

Ga tanggung-tanggung, untuk mengobati kerinduan pecinta Hokben di sini, ada beragam merchandise yang disediakan.


Untuk 100 pembeli pertama ada hadiah payung, tote bag, pin, dan mug. Ga cuma itu, semua pembeli yang antre sampe mengular ke eskalator itu, dibagikan kupon potongan harga khusus juga loooh.

Aku dan teman-teman juga kebagian. Kupon potongannya itu bernilai lebih dari 100 ribu. Super lumayan bangeeet.


Bahan Baku Fresh


Menunya ga usah ditanya lah ya. Semua menu di cabang Hokben lengkap tersedia juga di cabang baru Palembang ini. Kecuali satu, Pudding.

Jadi, semua bahan makanan dan minumannya itu dikirim dari Jakarta. Nah, untuk bahan puding tuh belum memungkinkan untuk dikirim saat ini, kata Mbak Irma. Karena Hokben selalu menjamin kualitas produknya.

Sedangkan bahan baku puding ini punya life time yang singkat. Sangat berpeluang mengurangi freshness-nya. Maka dari itu, Hokben belum menyajikan menu tersebut di store Palembang saat ini.

Tapiiii, sedang diusahakan solusi untuk itu. Hokben berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk para pelanggan tercintanya. Semangat terus ya, Hokben!

Salut akutu sama komitmennya. Thumbs up!


Nah, teman-temanku yang di Palembang dan sekitarnya, sekarang udah ga susah lagi kan kalo mau jajan Hokben???

Alhamdulillah yaaa udah buka di Palembang Icon lantai 2.

Cussss!!! Mari kita makan bareng di sana.

Kalo mau ngadain ultah buat anak-anak juga bisa loh di sini. Store Hokben di Palembang Icon ini cukup luas. Tersedia 131 kursi.

Kalo mau order juga bisa banget. Segera akan diintegrasikan dengan layanan pesan antar para ojol katanya. Yang jelas bisa pesan juga langsung dari aplikasi mobile Hokben.

Selamat ber-Hokben ria!!!


Rabu, Agustus 28, 2019

3 Pertimbangan Dalam Membeli Mobil

3 Pertimbangan Dalam Membeli Mobil

Banyak orang bermimpi membeli mobil ekonomis seperti harga avanza. Karena mobil adalah kebutuhan sekunder yang akan memfasilitasi fasilitas transportasi dan meningkatkan derajat seseorang di mata sosial. Yah, banyak orang Indonesia membeli mobil hanya untuk pamer. Padahal, kebutuhan transportasi mereka telah dipenuhi oleh kehadiran sepeda motor yang memiliki harga jual lebih rendah. Karena alasan ini, banyak orang tidak ragu untuk membeli mobil secara kredit.

Pertimbangkan lebih banyak kapasitas keuangan sebelum memutuskan untuk membeli mobil baru secara kredit. Pertimbangkan penghasilan Anda setiap bulan, dan kumpulkan biaya setiap bulan, sehingga pembeli dapat merasa tenang ketika dibebani dengan hutang kredit. Apalagi biaya kredit mobil bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung jenis mobil yang dibeli. Bahkan untuk mobil premium, Toyota Fortuner, Pajero Sport dan lainnya dapat menembus puluhan juta rupiah.

Cara membeli mobil baru secara kredit adalah pilihan kedua setelah membeli mobil secara tunai atau tunai. Tetapi banyak orang merasa kesulitan untuk membeli mobil secara tunai, karena harga mobil sebenarnya sangat mahal. Seperti kita ketahui bersama, harga mobil termurah di Indonesia adalah 80 juta dan yang paling mahal adalah miliaran rupiah. Nah, inilah yang membuat sebagian besar orang Indonesia membeli mobil baru secara kredit, karena dengan hanya 20 juta hingga 30 juta, kita dapat membeli mobil baru seperti yang diinginkan.

Tidak hanya mobil baru, kita juga dapat membeli mobil bekas yang secara otomatis lebih murah. Tetapi itu membutuhkan akurasi dan kesabaran tinggi ketika membeli mobil bekas, karena tidak semua mobil memiliki kondisi sempurna. Tentu saja lebih baik membeli mobil baru, kita akan mendapatkan layanan purna jual yang lebih baik, dan teknologi terbaru yang tidak dimiliki oleh mobil bekas. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk membeli mobil, silakan lihat tips dan cara untuk membeli mobil baru dan bekas yang telah kami rangkum di bawah ini.


1. Pertimbangkan Biaya Angsuran Kredit


Jika tidak ada cukup uang untuk dibeli secara tunai, Anda dapat mempertimbangkan untuk membeli secara kredit. Seperti yang kami katakan di atas, teman saya harus mempertimbangkan biaya kredit setiap bulan. Jangan mendapatkan pasak yang lebih besar dari tiang, jadi teman saya akan kesulitan membayar bulanan. Biasanya dealer memberikan beberapa opsi keuangan yang menawarkan biaya kredit yang berbeda. Nah, lebih baik bagi Anda untuk menemukan yang termurah dan jangan lupa memiliki keuangan yang memiliki reputasi baik. Tentu saja teman saya tidak ingin dikejar oleh penagih utang karena dia sudah membayar cicilan.


2. Temukan Informasi Produk Sebelum Membeli


Cara pertama membeli mobil adalah, Anda harus terlebih dahulu memahami spesifikasi mobil yang Anda beli. Walaupun ada salesman yang menjelaskan spesifikasi dan fitur mobil ketika kita datang ke dialer, tetapi biasanya salesman masih dangkal, dan tidak tahu spesifikasi lengkap dari mesin, suspensi, dan fitur di sektor eksterior dan interior. Jadi lebih baik bagi Anda untuk menemukan informasi sebanyak mungkin tentang jenis mobil yang ingin Anda beli, sehingga Anda tidak akan menyesal ketika Anda membelinya.


3. Tentukan Anggaran (uang / biaya)


Dengan uang yang kita miliki, kita dapat membeli mobil sesuai impian. Tetapi bagi mereka yang memiliki anggaran terbatas, lebih baik bagi Anda untuk membeli mobil LCGC dengan harga di bawah 150 Juta. Selain itu, banyak mobil LCGC dilengkapi dengan fitur yang sangat lengkap, dan dilengkapi dengan mesin yang kuat. Tetapi semuanya kembali ke anggaran Anda dalam membeli mobil. Semakin banyak uang yang Anda miliki, tentu saja Anda dapat membawa mobil berkualitas tinggi. Sekarang yang terpenting jangan sampai melebihi anggaran untuk membeli mobil, karena masih banyak kebutuhan lain setelah membeli mobil.

Selasa, Agustus 27, 2019

Resep Pizza No Oven Paling Mudah


Assalamualaikum, Teman-teman.
Kali ini aku mau membagikan sebuah resep pizza no oven yang paling mudah. FYI, aku adalah penggemar roti-rotian. Termasuk lah pizza salah satunya. Nah, aku juga suka sekali bereksperimen di dapur. Beberapa resep pizza yang katanya gampang sudah sering kucoba. Tapi, resep ini yang benar-benar gampang menurutku.

Kalau kita ngomongin gampang atau nggak-nya Pizza, yang kita maksud adalah bikin roti (dough) itu ya. Kalau soal toping mah kan gampang. Tinggal tabur-tabur, oles-oles aja. He He He...


Bagi teman-teman yang bikin roti manual kaya aku alias modal tangan buat nguleninya, jangan sedih. Kamu ga sendiri. Ahahaahhaa...

Tadinya aku ngerasa males bikin rerotian karena kadang capek banget pas nguleni adonan biar kalis sempurna. Nah, semenjak tau salah satu teknik asyiknya, udah ga bermasalah lagi deh bikin roti gitu. Walupun yaaah, kalo pake mixer atau cooper khusus tentu lebih terbantu dan efisien juga dong.

Teknik asyik bikin adonan roti kalis yang aku pake akhir-akhir ini adalah dengan membanting adonan.  Iya. Dibanting. Lempar-lempar aja dari tinggi sampe jatuhnya ke baskom tempat nguleni tuh bunyi bakbuk kaya digebukin, Hahhahaa....

Paling banter 20 kali dibanting gitu udah halus alias kalis adonannya. Bagus kan kalo lagi kesel bikin roti aja. Energi jadi tersalurkan. Ahahhahaaa....

Oya, dari berbagai tutorial (((tutorial))) bikin Pizza yang pernah kutonton di YouTube, ada Pizza garing alias pizza crispy yang aku suka. Dari resepnya channel Hidupku Sebagai Debby. CMIIW.

Mbak Debby itu ngajarin untuk pake alas yang tipis dan dibolongin gitu pas manggang pizza-nya. Atau kalo manggangnya pake teflon, bikin adonannya tipis- tipis aja. Gitu.

So far, resepnya itu suka aku pake juga sih selama ini. Sampai aku nonton resep pizza di channel Puguh Kristanto Kitchen itu. Aku mulai pake resepnya Mas Puguh terus. Super gampang, bahannya sederhana, seadanya, dan ga ribet.

Langsung aja ini aku tuliskan resep Pizza No Oven Paling Gampang ala #PKK (Puguh Kristanto Kitchen) andalanku yaaaa....

Eh, iya nih aku mau kasih tau dulu kala no oven yang dimaksud kali ini juga bukan pake teflon ya. Melaikan pake rice cooker alias mejikom. Jadi super gampang banget tinggal set alarm. Angkat dan jadi deh!

Nah, ini dia Resep Pizza No Oven Paling Mudah




Bahan Roti: 
❥ Tepung Terigu 18 sdm
❥ 1/2 sdt Ragi Instan (Permifan)
❥ 1 sdm Gula Pasir
❥ 1 sdm Minyak Goreng
❥ 7-8 sdm Air
❥ Sejumput Garam

Bahan Isian/ Topping:
❥ Saus Tomat
❥ Saus Sambel
❥ Saus spagheti yang bolognaise
❥ Sayuran (aku pake buncis, pas adanya itu di kulkas)
❥ Paprika hijau, merah, kuning (jika ada. Aku sih ga ada. LOL)
❥ Bawang Bombay
❥ Sosis
❥ Nugget
❥ Keju (Aku pakenya Cheddar, Kalo ada Mozzarella boleh banget. Atau pake yang Quick Melt tp jangan kebanyakan soalnya too salty dan bikin asam)

Intinya, topping sesuka kamu. Sesuai selera. Seadanya apa. Gitu.

❥ margarin buat olesan panci teflon/ mejikom



Cara Membuat: 


Bikin roti dengan cara mencampur bahan-bahannya. Kemudian uleni sampe kalis. Bisa pakai cara asyik yang kubilang tadi tuh. Dibanting aja. Wk.

Perlu diperhatikan agar waktu memasukkan garam jangan didekatkan ragi ya. Biar raginya ga mati. Kalau air 7 sendok makan dirasa kurang, boleh tambah 1 sendok lagi.


Setelah adonan kalis diamkan 30 menit. Setelah itu kempeskan adonan dan langsung digepengin. Caranya adalah dengan digilas. Aku pake botol sirup. Ohohoohhoo.. Gilas tipis sesuai ukuran panci rice cooker atau mejikom kamu.

Lalu, bikin pinggirannya dengan menggulungkan sosis. Jangan lupa juga rotinya ditusuk-tusuk dengan ujung garpu biar ada rongga saat dimasak. Ga menggelembung gitu.

Barulah oleskan saus-saus yang ada. Berhubung aku bikin untuk sekalian makan sama Baby Faraz, jadinya ga pake saus sambel ya. Aku cuma pake saus Bolognaise itu aja. Bagusnya juga, dalam sausnya udah ada cincangan daging kan. Nyaaaaaam.... Mayan nambahin topping.

Kemudian, susun irisa dan topping lainnya. Aku pakai bawang bombay, buncis yang kupotong pendek, sosis yang kupotong bulat tipis, kemudian atasnya kutaburi parutan keju. Dan terakhir adalah mayonaise yang banyak. Simply karena aku suka rasa mayonaise-nya. Kalau di resep PKK sih ga ada ya. Ehehhee...

Setelah siap, olesi panci mejikom dengan m inyak atau mentega atau margarin. Masukkan pizza yang udah dibikin tadi. Dan terakhir adalah nyalakan mejikomnya. Tunggu 40 menit. Angkat dan sajikan.



Trik kalo mejikom kamu yang manual (ga ada mode masak lain yang pakai timer otomatisnya), kamu bisa ganjel cetekan (apa ya bahasa bakunya?) dengan lidi atau tusuk gigi. Intinya, pencetan untuk masaknya itu diganel biar stay di mode masak. Karena kan otomatis kalo enteng dia suka langsung naik. Kalau diganjel gitu, kita yang atur mau dimasak seberapa lama.

Jangan lupa atur alarm kamu di 40 menit yaaaa...
Pas alarm bunyi, baru deh kamu lepasin ganjelannya. Sekalian cabut aja listriknya.
Pizza kamu dah mateng, gaeeeees....


Selamat menikmati!
Faraz doyan loooh...


Berikut video singkat pas aku bikin Pizza ini:



Selamat mencoba yaaa...

Sabtu, Agustus 24, 2019

Tutorial Mudah DIY Rak Cantik dari Keranjang Buah

Tutorial diy rak baju

Assalamualaikum, Teman-teman.
Akhirnya aku bisa posting sebuah tutorial DIY  rak cantik nan elegan dari keranjang buah ini. Untuk kamu yang suka bikin-bikin sendiri alias model-model DIY (Do it Yourself), artikel ini akan sangat menyenangkan untuk jadi panduan praktekmu. Bisa juga buat kamu yang lagi cari ide recycle barang bekas, atau ide usaha misalnya? Bisa banget kalo mau jual rak beginian. Harganya murah meriah, hasilnya kokoh dan bagus. Ga kalah sama model rak ala IKEA. Wohohoohoho...

Sebelum aku jabarkan cara membuatnya, aku mau cerita dulu awal-mula akhirnya ada rak keranjang buah ini.

Disclaimer yaaaa:
Ini tuh bukan ide aku sepenuhnya. Melainkan recreate juga dari melihat karya sesorang yang dijual.


ALASAN DIBALIK KERANJANG



Bermula dari sebuah keinginan luhur untuk hidup minimalis. #eaaaaaaa...

Jadi, aku punya teman yang udah kayak kakak aku banget. Walaupun kami jarang bertemu, ga intens juga berinteraksi, tapi semua rasa itu selalu ada di hati. Sekalinya chat bisa haha-hihi sendiri, bisa manggut-manggut sendiri, bisa melow, bisa happy, pokoknya all out deh!

Intinya, keterbatasan waktu dan jarak itu bukan jadi alasan kedekatan. Kami dekat dengan cara kami sendiri. Tetap saling support dengan gaya kami sendiri. Misalnya ketika curhat tentang anak yang BB-nya seret, atau cuma ngomongin film yang lagi hype. Intinya hubungan kami tuh semacam quality over quantity. Ga sering tapi selalu bermakna. *tsaaaaaaah

Hingga suatu hari kita ngobrol sana-sini dan bahas topik minimalisme. Katanya ada sebuah buku yang membuat hidupnya more meaningful. Yang tadinya tiap pagi pusing liat rumah berantakan, akhirnya ga lagi.

Bener loh, Teman-teman.
Bagi Stay-at-home-Mom (SAHM) alias ibu yang bekerja di ranah domestik seperti kami ini, kerjaannya ya seputar rumah. Dari A sampai Z. Dan untuk tipe kami berdua ini memang yang agak "drama".

Kalo boleh kubilang, aku tuh agak perfeksionis. Tapi, belum nemu ritme yang pas untuk mengakomodir sifat itu. Ujung-ujungnya jadi penundaan tanpa akhir.

Singkatnya gini, aku mau bagus- mau rapi- tapi waktuku terasa kurang. Daripada ga maksimal akhirnya ga aku kerjain dulu ((((dulu)))). Soalnya aku ga mau kalo hasilnya ga oke. Atau aku kerjain demi ga bikin mataku sepet, tapi ga maksimal. Asal jadi. Dan itu malah bikin aku sebel sendiri.

Dengan ritme dari pagi ke pagi untuk semua pekerjaan yang seolah tak berjeda itu, wajar kalo SAHM kaya aku merasa jengah, letih, ujungnya rungsing dan ga happy deh.

Apalagi kalo pas ketemu hari yang aku maupun suami sama-sama minim energi positif. Bisa-bisa berabe deh!

Dia, Nok-ku itu bercerita bahwa paginya sudah ga sepet lagi. Katanya berkat praktek tentang kesederhanaan hidup ala Marie Kondo. Sampai di sini teman-teman pasti sudah angguk-angguk nih. Hehehe...

Siapa yang masih asing dengan nama Marie Kondo? Atau belum pernah dengar soal KonMari Method alias metode KonMari?

Kurasa 80% sudah ga asing lagi dengan itu. Aku juga udah sering liat hal-hal yang menyebut istilah KonMari itu berseliweran di timeline sosmedku.

Well, sekilas sih intinya susun-menyusun trus bikin rapi dan enak diliat. Dengan satu kunci utama: discarding. Alias pilah dulu sampe tersisa yang benar-benar kamu suka pake. Level sukanya ini penuh  perenungan pokoknya. Baiknya baca langsung buku Marie Kondo itu. Aku sampe pinjem buku Nok biar dapet feel-nya langsung sesuai sarannya. Dan bener deh. Langsung action!

Discarding hampir 80% baju. Akhirnya bikin happy trus juga bikin hidup lebih hidup. *Eeeeeeeh

Padahal belum discard perintilan lain kaya make up, perintilan dapur, dll. Nanti kita pilih hari yang pas untuk hal menyenangkan itu 💪💪💪


ASAL IDE 

Bermula pas aku susun baju-baju di lemari suami. Trus kan susah karena lemarinya bukan model drawer alias laci. Jadi emang ga pas sama konsep KonMari Method kan. Akhirnya aku pake kardus-kardus bekas.

Tapi, mataku ga suka liatnya. Jadi ga rapi malah. Eh, rapi sih tapi warnanya ga sinkron. Duh, apalah aku ini. Segitu aja sampe pusing.

Teringat lah aku sama keranjang buah di rumah ibuku. Beliau punya banyak keranjang buah pas beli untuk cuci-cuci daging pas acara masak-masak nikahanku.

Nah, sekarang keranjang itu dipake untuk tempat gelas-gelas yang ga dipake. Cantik tersusun rapi. Dipake juga buat susun buku. Bahannya kokoh dan elegan menurutku. Mungkin ini agak personal dan ada bias subjektif karena aku suka warna putih. Jadi, auto suka sama keranjang itu. Hahahaha...

Akhirnya aku telepon ibuku. Nanyain di mana dia dulu beli keranjang-keranjang itu. Ga lupa juga nanyain harganya. Dasar emang ya kalau child will always be child. Ibuku, dengan naluri keibuannya langsung nanyain buat apa aku butuh keranjangnya, butuh berapa banyak. Dan kemudian minggu depan ada banyak keranjang sudah nongkrong di dekat dapur.

Oh, Mom!
I love you! Tapi, aku akan tetap bayar dong. Kan judulnya beli ahhaha...

Walaupun sampe ini keranjang dah dibikin jadi rak, aku belum kasih uangnya. Soalnya aku bingung gimana ngasihnya. Ibuku itu biasanya suka ga mau. Huhuhu...

Nantilah kita pikirkan soal itu ya.

Kembali ke asal ide. Asalnya adalah dari keranjang yang dibeli ibu buat acara nikahan itu. Kemudian liat keranjangyang dibelikan dan dibawa ibu itu, yang udah nongkrong cantik di dapur itu. Karena selain beli keranjang yang satuan, ibu juga beli yang udah dirangkai jadi rak begitu. Dari sana aku kepikiran untuk buat juga.

Nah, jadi ini bukan ide murni kita ya. Singkatnya, ini adalah recreate atau ikut membuat ulang dengan model yang udah dicontohkan. Ngono gaees...


Cara Membuat Rak dari Keranjang Buah



Udah denger cerita-cerita dibalik rak keranjang buah ini kan? Saatnya kamu persiapkan alat dan bahan untuk membuat rak ini yuk!

Alat & Bahan:
👉 3 - 4 keranjang buah
👉 Pipa paralon pvc (sesuai ukuran lubang di sudut keranjang. Tiap keranjang beda ukuran. Baiknya diperiksa dan ukur dulu)
👉 Lem G
👉 Gergaji besi (buat potong pipa)
👉 Penutup pipa (untuk kaki rak)

Caranya:
Ukur tinggi jarak tiap keranjang sesuai keinginanmu. Aku maunya agak berjarak biar leluasa masukin baju di sana. Jadi, aku minta sekitar 25cm panjang kaki jarak tiap rak. Potong sesuai tingkat yang kamu inginkan. Mau bikin 2 tingkat atau 4 tingkat kayak punyaku? Berarti butuh 3 (tingkat)  x 4 (kaki). Yaitu 12 potong pipa ukuran 25cm.



Nah, untuk kaki bawahnya sesukamu juga. Aku mintanya ga terlalu tinggi. Cuma 10cm aja itu kira-kira. Kemudian pasang penutup pipa agar tegak rata dan enak dilihat juga.

Faraz and Friends berpose depan rak baru

Kalau sudah dipotong-potong pipanya sesuai keinginan, tinggal pasan dan dilem biar merekat kuat.

Udah gitu aja.
Jadi deh rak dari keranjang buahnya.

FYI, ini aku pake raknya buat baju loh yaaa...

Selamat mencoba!

Jumat, Juli 19, 2019

Bikin Parang Langsung ke Pandai Besi di Muara Enim

Pandai besi muara enim

Rumah mini yang kami tempati saat ini berlokasi di bantaran Sungai Lematang. Suasananya memanjakan mata bagiku. Hanya kadang tingginya rumput menghalangi. Pak suami biasanya dengans enang hati berolah raga sambil bersih-bersih halaman belakang. Sayangnya, perkakas kami belum lengkap.

Harap maklum lah yaaa...
Namanya juga baru tinggal di rumah sendiri. Segala apa belum ada. Ehehhee...
Dia berniat mau beli parang (bahasa Indonesianya apa ya?) ke pasar. Tapi setelah berbincang-bincang dengan tetangga kami, Pak Suami pun diajarinya untuk 'nempah' alias bikin minta tolong di pandai besi.

Bahan dasarnya bawa sendiri, yaitu berupa per mobil. Begitu tetanggaku itu mengajari. Beliau memang nampaknya paham soal itu. Alat yang selalu dipakainya saat berkerja tak lain dan tak bukan ya parang beserta pisau-pisau besi yang bagus.

Suamiku bilang, ada sebuah per tak terpakai di tempat kerjanya. Keesokan harinya akan dimintakan dan dibawa ke pandai besi.

Kuliat raut wajah suamiku senang sekali. Kutaksor dia sedang membayangkan parang hasil tempahan nanti.

Rabu, Juli 17, 2019

Borong Tahu Langsung ke Pabrik Tahu Muara Enim

Pabrik tahu muara enim

Siapa yang doyan makan tahu???
Aku adalah penggemar tahu dalam berbagai variannya. Tahu putih doyan banget. Tahu kuning (yang di-marinated pale kunyit) suka juga. Tahu goreng (yang buat tahu isi) juga doyan. Pokoknya tahu is my favorite!

Dasar emang rejeki sih. Dua tahun tinggal di kota Muara Enim ini akhirnya berkesempatan ke pabrik tahu langsung. Ceritanya sangat kebetulan.

Jadi, pas lagi jalan jajan baso di suatu malam (*eaaaa). Aku jumpa dengan adik kelasku jaman SD. Kebayang ga? Adik kelas pas SD loh yaaa...

Akunya emang kurang hapal kalo sekali lewat. Apalagi adikku itu rasanya udah manglingi banget deh. Kalo ga dia yang nyapain dan ngonfirmasiin duluan, mungkin aku akan nyelonong aja lewat.

Aku udah selesai makan baso dan jalan menuju meja kasir. Nah, Dek Ima ini baru pesan basonya. Duduknya dekat sekali dengam meja kasir itu.

Antar terdengar dan nggak, dia nanya ke aku: Mbak, mbak ini mbak uci kan?

Jarang banget ada yang tau nama panggilanku di rumah. Kalo ga teman SD, tetangga dekat rumah, dan keluarga rasanya hampir jarang sekali. Sejak SMP para guru memanggil nama depanku, Alma. Sejak itu nama uci hanya terdengar di rumah.

Akhirnya kami pun ngobrol dan bertukar nomor HP. Sejak saat itu komunikasi mulai terjalin kembali. Dek Ima ini sudah lama menetap di Muara Enim sini. Sudah 8 tahun katanya.

Wuiiih, dah tau dong seluk beluk daerah sini, batinku. Eaaalaah ternyata malah punya usaha produksi tahu dia.

Awalnya aku nggak ngeuh waktu dia bilang rumahnya di Muara lawai. Pesannya adalah sebut aja pabrik tahu. Kupikir rumahnya dekat pabrik tahu. Ternyata justru pabrik tahu itu adalah usaha keluarganya.

Aku baru tahu ketika suatu hari aku bikin status WhatsApp kepengen bikin tahu isi. Sementara tahu di pasar udah pada kosong. Ani, adiknya Ima membalas statusku itu: Sini mbak. Ada banyak tahunya.

Serius dong aku respon mau nitip beli. Aku masih belum tahu alias belum sadar kalo yang dimaksud ya di pabriknya itu. Hahaha...


Senin, Juli 15, 2019

Cara Sewa Hotel di Thailand

Sewa hotel di Thailand

Teman-teman yang suka travelling mana suaranya? Kalau kamu berencana untuk berkunjung ke Negeri Gajah Putih ini, siapkan juga rencana akomodasinya ya. Pertama-tama kamu coba cari tahu dulu cara sewa hotel di Thailand itu gimana. Nah, kali ini aku mau berbagi tentang cara sewa hotel di Thailand berdasarkan rekomendasi langsung dari temanku yang pernah tinggal dan kerja di sana.

Soalnya kan setiap tempat itu unik dengan kearifan lokal masing-masing. Baik itu kultur budayanya, cara berkomunikasinya, dan banyak lagi. Jangan sampai liburan seru yang direncanakan jadi gatot alias gagal total hanya karena kurang perencanaan tempat menginap selama di sana nanti.

---

Hal Yang Perlu Disiapkan

Perlu disiapkan urusan budgeting sebelum pergi berlibur kemana saja. Termasuk jika kita hendak ke Thailand ini.

Sesuaikan keuangan kita berdasarkan kurs terkini dari mata uang Thailand, yaitu THB (Thailand Bath). Saat ini 1 Bath senilai Rp453. Silakan disesuaikan deh.

Perlu juga dipikirkan tentang kendaraan mobilisasi selama di sana. Apakah akan menggunakan moda transportasi umum seperti kereta atau rental mobil.

FYI, bisa juga menggunakan layanan transportasi online selama di sana. Kalau pergi beramai-ramai bersama teman, bisa menggunakan opsi ini. Patungan aja kakaaaak.

---

Lokasi Hotel Asyik di Thailand

Berkunjung ke Thailand tentu sudah direncanakan untuk ke tempat-tempat wisata andalan di sana. Sebut saja kotanya yang ramai: Bangkok. Atau  arah selatannya Phuket dan Krabi. Juga spot pegunungannya di arah utara, Chiang Mai.

Dengan mengetahui lokasi yang akan dituju selama di Thailand, kita bisa memilih moda penginapan yang cocok.

Misalnya di Bangkok, akan banyak terdapat city hotel. Sementara di daerah Phuket dan/atau krabi ada banyak pula city hotel serta resort indah.

Di daerah Chiang Mai, lebih disarankan untuk menyewa villa sekalian. Lebih worth it! Kata temanku.

---

Cara Sewa Hotel di Thailand

Kalau sudah menentukan di lokasi mana di Thailand yang akan jadi spot menginap, biasanya aku akan cari-cari dulu hotelnya berdasarkan pilihan yang tertera pada daftar pilihan hotel di situs pencarian hotel. Aku pakainya Traveloka ya. Ini udah langganan banget pokoknya. Ga cuma bisa buat cari-cari dan booking hotel aja, tapi juga tersedia tiket perjalanan dengan moda pesawat, kereta api, bus, dan lainnya.



Pokoknya komplit banget pake Traveloka tuh. Pastiin kamu pasang versi paling baru dari aplikasi Traveloka ini yaaaa...

Nah, pake Traveloka bisa langsung ke website-nya atau dari aplikasi mobile-nya. Aku sih nyaraninnya buat langsung install aplikasinya aja. Kan udah pada pake Smartphone toh? Lagian kalo dari aplikasi harganya suka lebih miring. Banyak promonya! Hohoho.

Selain tawaran harga yang lebih menggoda, kita bisa gunakan fitur 'pay later' alias bayar belakangan. Nah ini pas banget untuk para traveller. Bikin kemana-mana ga pake ribet lagi.

Untuk sewa hotel di Thailand, kita bisa memanfaatkan banyak fitur dari Traveloka. Aku biasanya akan ketik nama lokasi yang dituju. Dari sana akan muncul banyak sekali pilihan yang bisa kita  lihat. Biar lebih gampang bisa diatur dari filter pencarian dan diurutkan sesuai dengan budget yang kita persiapkan.

Aku pribadi biasanya tak cuma membandingkan soal harga saja. Bakal aku kulik sampe dalem-dalamnya. Dilihat terlebih dahulu terkait fasilitas yang diperoleh dari hotel dengan rate yang telah tertera. Harus jeli juga nih. Karena beberapa menawarkan rate diluar menu sarapan.

Untuk perjalanan travel bersama keluarga, aku lebih sering memilih hotel yang sudah termasuk menu sarapannya untuk alasan kepraktisan saja. Tapi, kalo kamu suka kuliner dan ngerasa sarapan itu gampang, hal ini bisa dikesampingkan. Kulineran di pagi hari itu seru juga. Terutama jika lokasi hotelnya strategis dekat keramaian.

Proses sewa hotel di Thailand jadi lebih mudah, ga pake lama. Kalau sudah ketemu satu hotel yang sesuai dengan keinginan kita, tinggal lanjutkan mengisi data pemesan hingga proses konfirmasi pembayaran. Segampang itu.

Pembayaran pemesanan kita melalui Traveloka ini terbilang sangat midah dan banyak pilihan. Ada fitur bayar di hotel dan bayar nanti (Traveloka PayLater).

Tenaaaang. Walaupun ibarat kata kita diutangin sama Traveloka, ga usah khawatir dengan sistem penagihannya. Nagihnya ga pake otot kok. Sangat beretikalah ya pokoknya.

So, ga usah bingung kalo mau sewa hotel di Thailand. Udah langsung cuss buka aplikasinya aja ya...

Kamis, Juli 11, 2019

Main ke D'Poer Nenek Muara Enim

Tempat makan instagramable muara enim dapoer nenek


Lagi hits foto-foto bertebaran dengan latar belakang langit berpayung atau rangkaian bunga. Usut punya usut ternyata lagi ada tempat makan instagramable di Kota Muara Enim sini. Namanya Dapur Nenek. Sebuah tempat makan dengan pilihan duduk lesehan atuapun ala cafe/ kantin dengan beberapa tiitk foto yang cantik.

Tulisannya D'Poer Nenek.

Antara pengen ketawa karena inget gaya tulisan jaman FB masih kinyis-kinyis. Hahahha...
Coba tulis aja Dapoer gitu. Kan lebih normal tapi tetap eye-catching juga toh?

Entahlah. Mungkin cuma kau yang terganggu dengan gaya tulisannya itu. Sorry.

---

Lokasi Dapoer Nenek Muara Enim


Bermula di suatu sore saat suamiku lagi off kerja. Setelah beres-beres rumah, main sama anak, baca buku, makan-makan, kemudian aku nyeletuk:

"Pah, ke rumah nenek, Yok!"

Waktu itu aku belum terlalu tau nama benernya tuh dapur nenek. Ingetnya ada kata nenek aja pokoknya. Haaa.

Suamiku bingung. Karena tadi siang makcik dan pakcikku (nenek Faraz) habis main dari rumah kami. Dia bilang:

"Kan tadi sudah ketemu nenek?"


Sontak aja aku ketawa keras. Missed Communication.
Dia ga ngerti kalo aku bermaksud ngajak motoran- jjs (jalan-jalan sore) ke tempat makan yang lagi hits di Muara Enim. Setelah kujelaskan barulah ia mengerti dan ikut tertawa.

Aku ga tau sama sekali di mana lokasinya. Hanya berbekal "katanya" orang-orang di sosial media itu. Sempat aku cek di Instagram tapi hasil pencariannya terbatas. Setelah kusadari berikutnya adalah karena aku menggunakan kata kunci 'rumah nenek' yang jelas salah. Ahhahaha...

"Katanya dekat kliniknya dokter Bertha, Pah. Arah Islamic Center." Aku memberi komando.

Kami pun berangkat ke arah sana.

Psst... Jangan percaya dengan kata 'dekat klinik dokter Bertha' itu. Karena kenyataannya tak sedekat yang disebutkan. Masih jauh majuuuuuu lagi dari klinik itu. Untung lokasinya tepat di sisi jalan. Jadi mudah ditemukan.

---

First Impression


Saat sampai di lokasi yang dituju, aku langsung bilang WOWWWW...
Spot foto dan susunan tempat makan serta fasilitasnya oke nih. Blogger instinct pun keluar. Bukannya nyari daftar menu malah asyik pepotoan. Ups!

Tapi nampaknya para pengunjung lain tak masalah. Kurasa mereka juga sudah sibuk foto-foto pas sampai tadi. Memang tempat ini jual view dan suasana kuliat. Para karyawan pun tersenyum ramah melihat aktivitas foto-fotoku.

Setelah puas berkeliling, barulah aku menghampiri pojok kasir untuk mengambil lembaran daftar menu dan kertas nota untuk memesan. Kami memilih duduk di pondok-pondok lesehan biar lebih santai,

Pertama, aku pesan Tom Yum, Cap Cay, Tahu Goreng, dan Pempek Krispi untuk makanannya. Lalu pesan es teh manis (minuman sejuta umat) dan es cappucino kalo ga salah. Ahhahaa.. Sampe lupa dong.

Sayangnya, menu yang tersedia akhirnya cuma 2 minuman itu berikut Capcay, dan tahu gorengnya aja. Si Tom Yum dan Pempek krispinya abis. Daripada makan Capcay doang sekalian aja pesen nasi kata Pak Suami. Akhirnya pesen nasi deh ahahhaaa...

Gimana rasa makanannya? Menurutku sih B aja. Nothing special. Pilihan menunya juga rata-rata makanan berat. Menurutku, buat tempat yang notabenenya bakal rame didatangi karena spot foto cantik, mending D'poer Nenek ini menyediakan banyak pilihan menu cemilan.

Soalnya ga melulu orang datang untuk makanannya. Cuma suka nanggung kalo sampe trus ga pesen apa-apa kan ya? Sementara menu yang tersedia hampir 90% nasi. So, baiknya siapkan menu makan ringan ala-ala kafe nongkrong juga.

jadi bisa pesan berkali-kali sambil duduk nyantai nikmatin suasana.

Oya, di D'Poer Nenek ini ada fasilitas free karaoke juga. Udah asyik banget ini buat anak-anak ngumpul. Buat acara keluarga juga seru. Beneran coba manajemen D'Poer Nenek siapin menu nyantai yaaa...

Biar aku dateng lagi ehehhee...

---

Kesimpulan


Tempatnya OKE. Enak buat santai.
Makanannya kurang variatif menu cemilan/makanan ringan/jajannya
Bagus ada fasilitas karaoke
Spot foto cakep-cakep
Tempatnya bersih
Karyawannya ramah


Nah, yang di Muara Enim atau yang mau ke Muara Enim bisa lah mampir sini ya. Kalo mau seru reramean coba pesan paket nasi liwetan deh. Aku kemaren pengen pesen nasi tapi ya jam nanggung. Niatnya makan jajan aja. yang ringan-ringan gitu ehehhee...

Gimana? Tertarik mampir ke D'Poer Nenek???




Selasa, Juli 09, 2019

Berapa Biaya Renovasi Rumah?

rincian biaya renovasi rumah

Apakah kamu termasuk orang yang selalu mencatat pengeluaranmu?
Kalo aku sih iya.

Semua dicatat. Beli permen catat. Beli karet catat. Beli Kerupuk catat. Kirim uang catat.

Kok ya segitunya, Al? Iya. Karena aku lagi belajar mengatur ulang catatanku. Awalnya aku catat bagian penting-penting saja. Yang besar dan penting nampaknya. Urusan permen, karet gelang, dan pulsa tak terlalu dipikirkan.

Ternyata eh ternyata, justeru disanalah sering kejadian bocor halus.
Aku mulai makin peduli soal catatan ini setelah membaca paparan pengalaman teman blog-ku. Mbak Rinda.

Kalau kamu mau belajar banyak soal mengelola keuangan, bisa main ke IG-nya @rumahbarangtinggalan atau mampirlah baca tulisan-tulisannya yang aduhai sangaaaat detail sekali di sini.

Bismillah. Saat ini berbekal pengalaman beliau yang didokumentasikan melalui tulisan itu, aku pun belajar. Catat semua! Tujuannya untuk mengetahui pola keseharianku dan mengontrol pengeluaranku.

Sejauh ini self- healing sih.
Ketika honor-honor yang kudapat ikut kucatat sebagai pemasukan, kemudian aku bisa bebas menggunakannya bersama orang tuaku tanpa menunggu uang dari suami. Masyaallah rasanya senang!

Hingga akhirnya, rencana "bangun rumah" pun terlaksana.

Berbekal uang 10 juta, suami dan aku deg-degan takut kurang. Rencana awal hanya sampai pondasi saja. Nanti jika ada uang lagi baru dissihkan untuk melanjutkannya.

Bukannya ngoyo mau sok-sokan dibangun padahal duit hanya segitu, kami menganut sistem beguyur ala orang Sumsel ini. Alias bangun nyicil seadaanya - secukup uang yang ada dulu. Hehehe.

---

Kok, buru-buru langsung bangun tambahan 'ekor' rumah sih? Baru juga nempatin rumahnya 7 bulan kan ya? Soalnya rumah mini kami ini terletak di bantaran sungai. Yang kalau musim hujan bikin suamiku was-was ninggalin aku dan anak berdua di rumah. Takut air naik.

Memang sih agak jauh dengan sungai. Tapi karena bangunan developer ga cover nimbun juga, alhasil halaman rumah baik depan maupun belakang jadi tempat aliran air.

Pernah sekali pas hujan gede. Air naik sekitar 4 meter lagi ke rumah. Hiyyyy....

Setidaknya kalau di-DAM agak amanlah suasana hatinya pas ninggal anak istri kerja malam. Ditambah lagi dengan bangunan pondasi rumah yang membuat jarak makin jauh karena tinggi. Gitu.


Berapa Biaya Bangun Nambah atau Renovasi Rumahnya?


Harusnya besar sekali jika dikerjakan sampai selesai betul. Kalau kami sih mematok keadaan budget pribadi saja. Jadi, pembangunan dipastikan stop saat keuangan tidak memungkinkan lagi. Begitu saja patokannya.

Kami beri budget bangun DAM sungai san pondasi tambahan rumah dengan kisaran Rp15.000.000
Untuk biaya belanja bahan dan upah tukangnya sekaligus. Dalam prosesnya masih dibantu oleh ibu dan ayahku.

Kadang sengaja dia kasih uang: Ini untuk Faraz beli tanah timbunan, katanya. Tapi, suamiku bilang jangan dipakai dulu. Siapa tahu nanti ibu butuh unutk biaya sekolah kedua adikku yang masih kuliah. Pegang saja dulu anggap ibu nitip simpan.

Sehingga, sampai proses bangunan DAM dan pondasi rumah selesai, kupastikan angka yang kami keluarkan mendekati Rp18.000.000 ternyata. Hitungan kasar saja. Nanti aku coba tuliskan rinciannya ya. Akan ku-update lagi postingan ini. Aku mau cari dulu nota-nota belanjanya.

Minggu, Juli 07, 2019

Khawatir Anak Stunting? Ini yang Bisa Kamu Lakukan

yang dilakukan pada anak stunting


Kali ini aku mau bahas soal Stunting.
Buibu sepertinya sudah mulai akrab dengan istilah ini kan ya? Era milenial gini berbagai informasi nampaknya mudah didapatkan.

Contohnya aku nih.
Kenalan sama istilah 1000 Hari Pertama Kehidupan  yang dimulai sejak ibu mengandung janinnya. Ini aku taunya pas banget lagi hamil dulu. Sebenernya antara haus ilmu dan juga kena tsunami informasi akutu.

Baca sana- sini.

Follow akun ono-ini.

Sampe akhirnya pusing sendiri dan 'sedikit' panik. Mungkin kekhawatiran berlebih yang mendorong pada rasa panik itulah yang bikin aku sempat kena baby blues ringan kala itu. Phew!

What a tiring feeling inside!

Ingatkan aku biar bahasan di postingan ini ga melebar kemana-mana ya. Maklum, suka kebiasaan jadi ngomongin yang lain deh.

Oke. Mari kita fokus dulu soal stunting-nya.

Aku kan follow akun dokter Meta yang di Instagram itu tuh. Nah dari sana lah aku mulai kenal istilah stunting. Dan entah gimana juga, saat itu aku sering liat postingan kampanye cegah stunting itu. Baik di akun sosial media pemerintah maupun akun lainnya.

Kayak yang pas banget lah pokoknya lagi rame bahas stunting.

Terus, pas anakku umur 7 bulan gitu, aku ikut workshop yang diadakan oleh brand ternama. Workshopnya itu bagus banget. Ada ahli yang didatangkan langsung untuk itu. Ada dokter anak yang spesialisasinya tentang pencernaan. Ada juga bagian nutrisinya dan bonus kecenya ada psikolog cantik juga. Beliau punya misi untuk terapi para ibu biar happy.

In short, workshopnya saaaangat mengesankan.

Pada kesempatan itu, dibahas tentang pentingnya waspada soal stunting.

---

Stunting tuh apa sih?

Secara sederhana bisa dibilang sebagai keadaan gagal tumbuh. Jadi, indikator paling mudahnya adalah tinggi/panjang badan yangtidak sesuai dengan umurnya. Dimana hal itu berbanding lurus pula dengan bobot/ berat anak.

Saat dijelaskan begitu, aku mulai khawatir.

Lah, anakku gimana nih? Duh, naudzubillah semoga ga stunting yaaaa...

Aku mengkhawatirkan anakku berpotensi stunting karena pertumbuhannya melambat. Anakku itu lahir dengan berat dan panjang yang bagus. Menurut grafiknya malah masuk dalam kategori tinggi.
BB lahirnya 3,7kg dan PB lahirnya 50cm.

Progress pertumbuhannya menyenangkan karena selalu ada kenaikan. Anakku genduuuut. Tapi, hanya sampai umur 7 bulan. Semenjak genap 7 bulan berat badannya naik dikiiiiit banget.

Makanya ketika hadir mendengarkan penjelasan dokter di workshop itu, aku mulai deg-degan. Bahkan aku sempat konsultasi kembali dengan beliau setelah acara. Kemudian disarankannya untuk memberikan susu tambahan demi mengejar 'target' sebelum 1 tahun.

Rumusnya begini:

Berat badan bayi 1 tahun baiknya 3 kali berat lahirnya.

Artinya, pada umur 1 tahun nantinya anakku ideal berada pada angka 11.1kg. Nah, Bo dokter bilang, minimal banget dapet 10kg deh.

Maaaak, tau kan kalo naikin berat anak tuh PR banget? Ada yang senasip, Mak?

Anakku udah MPASI saat itu dan dia udah mulai picky karena observasi terus apa yang dikasihin mamanya. Kondisi saat itu berat anakku hampir 7 kilo. Pe-Er 3 kilo minimal untuk dicapai dalam 5 bulan terhidung sejak selesai workshop itu.

Ada sih rasa optimis. 5 bulan kan lama ya.
Tapi ternyata, sebulan bisa naek setengah kilo aja rasanya syukuuuuur banget.


Pada akhirnya, kami gagal mencapai berat minimal pertumbuhan normal yang ideal tadi. Pada usianya yang genap 1 tahun saat itu, anakku hanya berbobot 8.6kg saja. Sejak itu aku kasih dia susu pertumbuhan Nestle Lactogrow.

Masih jauh dari target minimal 10kg-nya. Dan akupun sedih.

Sayangnya, aku ga banyak gaul sama para emak lain waktu itu. Temanku anaknya sempat kurang BB-nya juga. Langsung konsultasi ke dokter dan mendapat saran booster dengan susu khusus yang memang diperuntukan sebelum 1 tahun. Namanya susu Infanutri kalo ga salah. Tapi pemberiannya harus dengan anjuran/ resepan dokter.

Katanya dalam seminggu bisa naik sekilo.

Ya ampuuuuuun....
Kenapa dulu ga pake susu yang itu akutu. Kenapa ga langsung konsul sejak 7 bulan dulu itu? Yah, memang penyesalan kan datangnya belakangan. Kalo didepan namanya pembukaan toh?
Krik. Krik. Krik.


---

17 Bulan BB Masih dibawah 10kg


Gimana ga makin panik kan ya?
Selama perjalanan dari umur 1 tahun itu, aku mulai kasih susu pertumbuhan ke anakku. Beberapa merk dicobakan. Katanya coba pakai Pediasure kalo buat nambah bobot. Ternyata kurang cocok. Fesesnya jadi keras. Susunya emang enak sih. Jadinya aku yang minum. Laaaaaaah......

Ganti susu lagi. Mari coba susu mahal yang katanya komplit nutrisinya. Kita pakai Bebelac Gold. Sempat habis sampai 6 kaleng lebih selama 2 bulan kurang. Berat badan tidak kunjung berubah.

Aku hampir menyerah.

Katanya ada yang lebih bagus lagi. Anak bayi yang ga bisa dapet ASI biasa pakai susu ini. Merk S26. Baiklah, kami belikan S26 Procal Gold untuknya. Habis beberapa kaleng besar juga karena rasanya enak dan nampaknya cocok karena tak ada masalah pada anakku.

Sampai umurnya 17 bulan, artinya 4 bulanan minum S26. Naik sih tapi ga banyak. Masih sangat kurang. Masih di bawah 10kg. Padahal target pencapaian sudah naik lagi. Dengan umur 17 bulan target dalam chart harusnya 13kg.

Duuuh...
Ini mah namanyangos-ngosan. Target sebelumnya blom sampe eh udah berubah patokan. Mama sedih. Papah khawatir juga. FYI, Papanya aku edukasi juga soal bahaya stunting karena kurang nutrisi itu. Jadi dia ikutan aware dan support program pencapaian BB ideal buat anaknya.


Kemudian, aku obrak-abrik lagi akun IG dokter Meta. Aku baca semua highlight-nya. Akhirnya mataku berbinar. Muncul lagi harapan ketika pada daftar dokter spesialis anak konsentrasi nutrisi ada juga di Palembang.

Ga pake lama langsung kucatat semua namanya. Kemudian perkepoan pun dimulai.

Setiap nama dokter yang dimaksud aku google. Aku cari dimana prakteknya, jadwalnya, rekam ilmiahnya, dan semuanya. Akhirnya kuputuskan untuk mencoba bikin janji kunjungan ke dr. Julius Anzar, Sp.A(K)

Salah satu jadwal prakteknya ada di RSMH Palembang. Aku segera telepon ke Klinik GRHA RSMH itu. Udah bikin janji dan siap berangkat ke Palembang.


---

Visit Dokter Julius Anzar


Seperti biasa, ketika sampai di klinik akan ditimbang berat badan terkini juga panjangnya. Update data BB malah 8.5kg (nangis akuuu). Panjang badannya 75.5cm

Ketika konsultasi dengan dr. Julius, aku dijelaskan panjang lebar tentang grafik pertumbuhan, Bahwa dengan data anakku itu, jelas dia kurang sekali bobotnya. Sementara untuk tinggi badannya berada tepat di ujung garis kuning. ASTAGA!!!

Kemudian dokter memberi rujukan untuk tes darah. Melihat anakku yang aktif dan informasi pola makan serta susu tambahan yang kuberikan, dokter curiga tentang tidak ada penyerapan nutrisi.

Dokter mau bilang kalo anakku makan banyak pun ga ada yang nyangkut jadi massa ototnya. Nah, biar terbukti alasannya itu dimintalah kami ke laboratorium untuk ambil sampel darah anak.

Singkatnya, di sore hari yang sama, hasil tes darah sudah keluar. Status anakku adalah defisiensi zat besi. Saaaaaangat kurang dari ambang batas seharusnya. Pak dokter pun meresepkan zat besi untuk dikonsumsi selama 1 bulan penuh. Aku juga diajarkan untuk 'patuh' pada waktu makan agar anakku terbiasa lapar dan menjadi lahap makannya nanti.

Well, aku ikuti anjuran beliau selama sebulan penuh.
Dan pada kunjungan bulan berikutnya, kembali ditimbang dan diukur oanjangnya lagi.

Ada kenaikan tapi kejar-kejaran dengan target seharusnya.
Berat badan anakku naik. Tapi targetnya juga naik. Dan anakku ga mencapai itu. Begitu pula dengan tingginya. Aku saaangat khawatir jika itu stuntung.

Masih ada waktu hingga usianya 2 tahun. Harus betul-betul dimaksimalkan ikhtiar ini. Bismillah.

Kunjungan kedua dalam usianya yang ke 18 bulan, berat anakku berada diangka 87.6kg dengan tinggi 76.5cm. Jelas ada perubahan kan? tapi ga banyak. Huhuhuhuuuu....
Masih jauh dari target. Hingga akhirnya dokter menyarankan susu booster yang kaaaayaaa nutrisi berikut kandungan zat besinya. Sambil tetap minum zat besi yang diresepkan sebelumnya, susu anakku pun diganti lagi.

Sudah sebulan ini dia minum susu Nutren Junior juga dari Nestle. Tertulis pada kemasannya: Pangan Olahan Keperluan Medis Khusus Untuk Dukungan Nutrisi Bagi Anak Beresiko Gagal Tumbuh, Gizi Kurang atau Gizi Buruk Usia 1-10 Tahun.

Bismillah masih sedang beikhtiar ini.
Semoga berat badan dan panjangnya naik secara signifikan dan bisa ngejar target sesuai umurnya. Doakan anakku lulus 2 tahun dalam 100 hari pertama kehidupannya tanpa dibayangi stunting ya...


---

Hal Yang Perlu Dilakukan


Segera Visit Dokter Spesialis Anak yang Fokusnya Bagian Nutrisi terdekat di kotamu jika kenaikan berat badan sangat lambat. Lebih baik jika sebelum 1 tahun agar lebih mudah penanganannya.

FYI, anak temanku yang sebelum setahun dulu kuran BB-nya itu udah konsul dokter. KEmudian diresepin Infanutri. Sampe sekarang BB-nya bagus sesuai grafik pertumbuha sebagaimana mestinya.


Jumat, Juli 05, 2019

Akhirnya Diwisuda Juga!

29 Juni 2019


Hari bersejarah yang dinantikan oleh keluarga suamiku akhirnya tiba.
Ini adalah hari wisudaan adek ipar bungsuku.

Suatu kebanggaan jelas terasa sekali hari itu. Sejak beberapa bulan terakhir, suamiku diberi kabar oleh adik satu-satunya itu bahwa wisudanya insyaallah akan berlangsung pada Bulan Juni. Suamiku mengucap amin yang panjang. Kurasakan harap-harap cemas dari nadanya.

Maklum, sebelumnya juga adikku ini pernah mengatakan akan wisuda namun terkendala satu dan lain hal. Genap pada tahun ketujuh masa belajarnya di kampus Islam Provinsi ini akhirnya kbar baik itu datang juga.

Suamiku sudah memberitahukan perihal hari wisuda adiknya itu. Aku pun turut bergembira. Seperti lega rasanya suami tercinta berhasil menunaikan niatnya menyekolahkan adiknya di perguruan tinggi itu. Kuingat sekali saat kutanya apakah ia mau melanjutkan sekolah kembali? Katanya biar adiknya saja yang kuliah. Dia perempuan, harus punya ilmu yang cukup mumpuni. Selain itu, biarlah ia jadi kebanggaan sarjana keluarga. Itu kata suamiku.

Kalau boleh jujur, aku agak sedikit takut jika suamiku kelak kecewa. Ah bukan, mungkin tepatnya jika kami nanti kecewa. Perihal kesuksesan sebagai sarjana itu bukan semata berhasil diwisudanya. Setidaknya itu pendapatku.



Apakah ada teman-teman pembaca yang sepakat soal ini?

Bagiku, kemampuan berfikir, kemampuan mengelola, kemampuan mengambil keputusan, dan skill penting hidup lain yang tertempa selama menempuh jalur pendidikan tinggi itulah yang menjadi tolok ukur suksesnya sarjana. Saat itu, aku sematkan doa-doa agar sarjana pertama dalam keluarganya ini bisa terampil mengarungi hidup pasca wisuda itu.

Mental yang kuat akan sangat diperlukan.

Dua kali aku diwisuda dan aku bisa bilang bahwa setelahnya lah yang menjadi perjalanan sebenarnya. Semoga dia bisa.


---

SEUTAS KISAH SEDIH


Mendekati minggu dimana hari wisuda akan berlangsung suamiku memikirkan rencana perjalanan kami. Karena memang kami tinggal jauh dari rumah keluarga. Setelah  mengurus ijin cuti dan meminta ijin pinjam kendaraan ayahku, kami pun menyampaikan plan  keberangkatan.

Kami tak bisa hadir pada hari Yudisiumnya. Lantaran terlalu banyak ijin cuti sementara pekerjaan menumpuk di site. Bisa dimaklumi jika Pak Boss menolak cuti yang kebanyakan.

Disepakati akhirnya Mak dan Bak lah yang akan menghadirinya. Lagipula prosesi penting itu memang baiknya orang tua yang diutamakan. Biarlah kami datang saat acara pindah kuncir saja.

Sayangnya, adik kami harus bersedh hati saat yudisiumnya. Kedua mertuaku tak bisa hadir. Tak ada kendaraan yang siap mengantar katanya. Padahal, sudah dari jauh hari sudah diatur janji pada saudara yang bersedia mengantar itu. Tak bisa dielakkan namanya juga minta tolong. Mungkin memang sedang berhalangan.

Sebenarnya sudah disampaikan sehari sebelumnya. Aku pun sudah mengatakan pada suamiku agar diusahakan Bak dan Mak untuk hadir. Sewakan mobil atau pesankan travel saja. Tapi, katanya mereka menolak. Terlanjur kecewa katanya.

Ah, sayang sekali.

Padahal Yudisium itu akan lebih khidmat. Kabarnya kedua orang tua ikut maju ke depan mendampingi anaknya yang akan diwisuda itu.

Ya sudahlah!
Sudah mau diusahakan tapi kurang kuat keinginannya. Kalau ikut prinsipku ya ga akan gitu. Hmmm... Antara kesal dan kasihan.


---


Selasa, Juli 02, 2019

Hangout Asik di Lucy In The Sky, Bar and Lounge Dengan Konsep Rooftop

sumber: Manual Jakarta


Ketika berada di ibu kota Jakarta, kita banyak menjumpai banyak pilihan bar and lounge yang mempunyai tempat asyik dengan makanan-makanan lezat yang dihidangkan. Akan tetapi, dari sekian banyak bar and lounge yang ada di Jakarta, Lucy In The Sky merupakan bar and lounge favorit para anak muda Jakarta untuk hangout atau nongkrong bersama dengan teman-teman mereka. Tidak hanya dikunjungi oleh para anak muda, orang dewasa pun banyak yang menghabiskan waktu disini.


Lucy In The Sky, Restoran Asyik Nan Hits dengan Konsep Bar and Lounge


Sebagai ibu kota dari Negara Indonesia, Jakarta tentunya memiliki beragam tempat yang menarik untuk dikunjungi dengan berbagai fasilitas dan pelayanan yang terbaik. Hal ini tak terkecuali pada tempat nongkrong yang terdapat disini. Banyak tempat nongkrong yang unik dan menarik dan bisa untuk Anda datangi untuk menghabiskan waktu bersama dengan teman-teman atau kerabat. Salah satu tempat nongkrong favorit di Jakarta yang memiliki konsep bar and lounge yaitu Lucy In The Sky.

Lucy In The Sky merupakan tempat makan yang memiliki kombinasi konsep yang menarik dari restoran dengan bar. Disini, Anda akan disuguhkan suasana yang indah dan nyaman serta dilengkapi dengan berbagai pilihan menu lezat yang bisa untuk Anda nikmati bersama dengan teman-teman Anda. Belum lengkap rasanya jika Anda sedang mengunjungi Jakarta jika belum mengunjungi tempat ini. Anda akan merasakan atmosfer yang berbeda ketika mengunjungi tempat makan ini.


Memandang Keindahan Langit di Lucy In The Sky


Bukan tanpa alasan bar and lounge ini dinamakan “Lucy In The Sky” karena disini Anda bisa menikmati pemandangan langit Jakarta yang indah dan terkesan megah lengkap dengan gemerlap lampu-lampu dan gedung-gedung yang akan menghipnotis mata Anda. Anda bisa menikmati makanan lezat disini sembari mengobrol dengan teman-teman terdekat sambil memandang indahnya langit kota Jakarta. Makanan disini dibanderol mulai dari Rp. 100.000 hingga Rp. 200.000 lebih.

Dengan latar langit biru pada siang hari, lembayung ketika sore hari, dan gelap gemerlap yang indah ketika malam hari, dijamin akan membuat Anda merasa nyaman ketika berada di Lucy In The Sky pada waktu kapanpun. Lucy In The Sky terletak diantara gedung-gedung dan bangunan tinggi di Jakarta, sehingga Anda bisa menyaksikan berbagai billboard dan berbagai bangunan megah lainnya yang ada disini. Dengan mengusung konsep rooftop, membuat tempat ini menjadi semakin indah dan nyaman untuk dijadikan tempat bersantai. Ketika malam hari, Anda akan disuguhkan dengan penampilan DJ dan bisa menari sambil menikmati keindahan langit malam Jakarta yang menawan bersama teman-teman.


Persiapan Untuk Mengunjungi Lucy In The Sky


Lucy In The Sky sudah menjadi bar and lounge populer yang ada di Jakarta. Dengan konsep tempat yang indah, mewah, dan nyaman serta berbagai menu makanan lezat yang bisa dipesan, membuat tempat ini selalu dipadati oleh para pengunjung karena saking populernya! Jika Anda ingin mengunjungi Lucy In The Sky, maka lebih baik rencanakan untuk berangkat lebih awal dari jam pertemuan dengan teman-teman yang sudah Anda rencanakan agar terhindar dari macetnya ibu kota.

Selain itu, jika Anda datang bersama teman-teman, kerabat, atau kolega dan tidak ingin antre atau masuk dalam waiting list ada baiknya untuk melakukan reservasi terlebih dahulu sekitar 1 hingga 2 hari sebelum Anda datang kesana. Hal ini untuk mengantisipasi tidak mendapatkan meja. Selain itu, ada beberapa peraturan lainnya yang mengharuskan pengunjung harus berusia 18+, tidak menggunakan sandal karet, dan lain-lain. Ulasan dan informasi lengkap lainnya dapat anda lihat di halaman Lucy In The Sky di Traveloka.


Lokasi Lucy In The Sky


Setelah melakukan beberapa persiapan untuk mengunjungi Lucy In The Sky, Anda kini sudah siap untuk menyambangi restoran dengan suasana tempat yang asik dan berbagai menu makanan lezat disini. Lucy In The Sky terletak di Fairground, SCBD Lot 14, Jalan Jenderal Sudirman, Kav. 52-53, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Lokasi yang mudah untuk diakses membuat Lucy In The Sky bisa dicapai baik itu dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum.

Jumat, Juni 28, 2019

7 Tips Cari Rumah Murah di Bandung



Mendapatkan rumah murah di kota besar bisa jadi harapan banyak orang. Tapi, apa bisa semudah itu?

Bisa dooong….

Misalnya buat kamu yang mencari rumah murah di Bandung.

Punya hunian terjangkau di kota yang jadi favorit banyak orang tentu membuat siapa pun akan tertarik ya?

Saat ini kamu bisa dengan mudah mengakses informasi seputar properti dengan memanfaatkan internet.

Bahkan kini sudah ada situs yang khusus menayangkan iklan properti sehingga memudahkanmu dalam pencarian…

Salah satu pilihan menarik yang bisa dicoba adalah dengan mengunjungi www.99.co/id, dimana kamu bisa mendapatkan informasi lengkap seputar properti, termasuk rumah murah di Bandung.

Ada berbagai daftar properti yang bisa kamu pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan. Di sana kamu bisa menemukan berbagai tipe rumah dengan berbagai harga.

Misalnya kalau kamu cari rumah murah di Bandung harga 200 juta, pilihannya masih banyak yang menarik lho…

Contohnya perumahan di Permata Sompok Asri kawasan Sukamukti.


Hunian murah dan berkualitas di Bandung Selatan ini tersedia dalam berbagai tipe mulai dari 21/30 seharga Rp 90 juta, tipe 40/60 seharga Rp 160 juta, hingga tipe 50/70 dengan harga 200 juta.

Hunian ini berada di lingkungan yang strategis, yakni 15 menit ke Tol Soroja dan dekat ke jalan raya.

Selain itu juga dekat ke sejumlah pusat pendidikan, serta pusat pemerintahan Kab.Bandung, dan juga pusat perbelanjaan baik minimarket, supermarket hingga pasar induk Rancamanyar

Dilengkapi dengan Sertifikat Hak Milik, rumah ini terdiri dari 3 kamar tidur, 1 kamar mandi, carport dengan daya listrik 1300W.

Ada pula hunian menarik lainnya di Grand Cendana Residence, kawasan Banjaran.

Rumah dengan luas bangunan 36 m2 dan luas tanah 72 m2 ini memiliki 2 kamar tidur, kamar mandi, dapur, carport dan didukung daya listrik 1300W.

Di perumahan ini juga ada fasilitas seperti ruang terbuka hijau, tempat ibadah, kolam retensi, ruko dan rumah multiguna, dilengkapi dengan keamanan 24 jam.

Dijual dengan harga sekitar Rp 225 juta, rumah ini berada di kawasan bebas banjir dengan suasana yang masih alami dan cuaca yang sejuk.

Belum lagi lokasinya juga dekat ke alun-alun, sekolah, rumah sakit / puskesmas, supermarket, dan juga ke terminal, hingga Gerbang Tol Moh Toha dan Tol Soroja.

Memiliki akses jalan memadai dan transportasi umum yang mudah, menariknya lagi dari hunian ini, kamu juga bisa dengan mudah menjangkau kawasan wisata seperti Kawah Putih, Situ Patenggang dan Kebun Teh Ranca Bali.

Ingin punya hunian lebih terjangkau lagi?
Bisa coba beberapa pilihan rumah murah di Bandung dibawah 100 juta berikut…

Ada rumah tipe 21/35 di kawasan Katapang yang dijual seharga Rp 95 juta saja dan sudah dilengkapi dokumen seperti Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Spesifikasi bangunannya sendiri antara lain pondasi batu kali, struktur beton bertulang, dinding bata merah yang diplester, diaci dan dicat.

Rumah ini dekat ke sekolah dan pondok pesantren, rumah sakit, pusat perbelanjaan modern dan tradisional, termasuk instansi pemerintah, juga Tol Soroja dan Tol Kopo dengan akses jalan utama kavling yang memiliki lebar 6 meter.

Untuk informasi lebih lengkap bisa langsung kunjungi situs 99.co Indonesia ya…

Membeli rumah murah di Bandung atau di kota besar lainnya, tak hanya bisa jadi hunian menarik, tapi juga bisa jadi peluang investasi lho…

Karena kota besar cenderung menjadi magnet bagi siapapun untuk datang, baik untuk sekedar berkunjung maupun untuk menetap.

Terlebih kota favorit seperti Bandung.

Potensi terbesar Bandung adalah karena lokasinya yang dekat dengan Jakarta dan kini infrastruktur serta akses kedua kota ini sudah semakin mudah, juga cepat.

Ditambah lagi harga properti yang cenderung naik setiap tahun, membuat potensi berinvestasi di bidang ini semakin baik.



Nah, kalau kamu tertarik untuk memulai investasi, ada beberapa tips yang perlu kamu coba:


1. Harga

Membeli rumah tentu perlu membuat perhitungan yang tepat.

Meski murah, tentu harus juga diperhitungkan hal-hal lainnya. Misal kondisi rumah, apakah diperlukan penambahan atau renovasi lainnya. Dan itu harus masuk dalam perhitungan.

Survei juga pasaran harga di sekitar kawasan tersebut, lalu bandingkan dengan hunian lain yang memiliki spesfikasi sama.

Kalau perlu, mintalah masukan dari ahli seperti agen properti.


2. Lokasi

Selain harga, lokasi juga menjadi faktor utama yang diperhatikan dalam membeli properti. Dimana semakin strategis, semakin banyak peminat dan semakin tinggi nilai jualnya.


3. Lingkungan

Karena akan ditempati dalam jangka waktu lama, maka selain akses yang mudah juga perlu diperhatikan faktor kenyamanan.

Mulai dari faktor kerbesihan, lingkungan yang tidak rawan banjir, dan lingkungan sosial yang baik, salah satunya aman dari tindak kejahatan.


4. Faktor penunjang

Meski bukan elemen utama, tapi dalam membeli rumah, ada beberapa hal yang jangan sampai luput. Misalnya mengecek kualitas air, sirkulasi udara, sanitasi dan sebagainya.


5. Potensi kawasan

Pemerintah suatu daerah biasanya punya perencanaan terkait pengembangan daerah, kamu bisa mencari tahu informasi mengenai ini agar bisa melihat potensi kawasan tersebut.

Membeli properti di daerah berkembang bisa sangat potensial karena ke depannya nilai properti bisa terus meningkat dan tentu saja banyak peminat.


6. Survei dan negosiasi

Khusus untukmu yang mencari iklan properti via online, survei secara langsung tetap peril ya…

Karena dengan begini bisa merasakan langsung suasana rumah dan mengecek detail bangunan.

Terlebih kamu bisa bertanya langsung pada penjual. Sehingga informasi yang diperoleh bisa lebih jelas.

Termasuk soal sistem pembayaran, besaran DP, booking fee dan juga kemungkinan dapat diskon atau bonus lainnya.


7. Cek dokumen / aspek legalitas

Ini juga tidak kalah penting…

Membeli rumah, berarti kamu harus tahu juga mengenai legalitas properti, termasuk dokumen-dokumen yang harus ada.

Sekali lagi, kamu bisa menanyakan hal ini kepada yang sudah ahli, tanyakan segala sesuatu terkait aspek ini hingga benar-benar paham.

Karena kalau dari awal pengurusan dokumen ini tidak sesuai sebagaimana mestinya, maka akan ada kemungkinan kamu dapat masalah dikemudian hari.


Jika sudah memastikan beberapa hal di atas, kamu sudah bisa membeli hunian yang diinginkan.

Yang perlu diketahui adalah harga yang ditawarkan bukan total harga yang harus dikeluarkan.

Masih ada biaya-biaya lain, seperti uang muka, pajak, hingga biaya mengurus dokumen dan membeli perabotan atau renovasi.

Jika tidak memungkin untuk membeli rumah secara tunai, kamu juga bisa mencicil dengan memilih produk KPR yang saat ini sudah banyak ditawarkan bank.

Dari sini kamu bisa melakukan komparasi antarproduk KPR di setiap bank, untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Salah satu produk KPR yang saat ini sedang tren seperti yang diungkapkan oleh pikiran-rakyat.com, adalah KPR untuk generasi milenial, khusus bagi mereka yang baru pertama kali mencari rumah.

Penawaran menarik dari produk KPR satu ini cukup beragam, mulai dari uang muka yang hanya sebesar 1%, cicilan yang relatif lebih panjang sampai 30 tahun, hingga suku bunga yang hanya sebesar 8,8% dan flat selama 2 tahun.


Gimana? Sekarang sudah siap mencari rumah murah di Bandung?

Jumat, Mei 31, 2019

10 Manfaat Keju Bagi Kesehatan Tubuh


Siapa yang suka keju? Hayooo... Apakah kamu termasuk tim doyan keju atau malah sebaliknya? Kalau aku pribadi sih masuknya ke tim doyan keju. Karena selain rasanya yang enak menurutku, ada banyak manfaat keju yang baik untuk kesehatan tubuh.

Ada banyak sekali jenis keju di dunia ini. Jujur, belum semuanya pernah aku rasain. Paling banter sih keju cheddar dan mozzarella. Pernah juga sih ngerasain keju edam tapi udah dalam campuran kue hahhaa...

Jelas pas nonton video Kids Try yang kayanya nikmat banget cocol-cocol buah dan beragam makanan lainnya ke keju leleh (cheese fondue), aku ngiler abis deh.

Apa sih keju tuh?


"Keju adalah sebuah makanan yang dihasilkan dengan memisahkan zat-zat padat dalam susu melalui proses pengentalan atau koagulasi. Proses pengentalan ini dilakukan dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu yang disebut rennet."(https://id.m.wikipedia.org/wiki/Keju)

Keju adalah salah satu produk olahan susu. Nah, dengan proses fermentasi seperti yang dijelaskan di atas, maka jadilah keju.


Asal Mula Keju



Dari literatur yang kubaca, bangsa Romawi lah yang pertama kali melakukan proses fermentasi juga penyimpanan keju ini.

Jenis-jenis keju yang dihasilkan akan berbeda sesuai dengan bahan dasar susunya. Jadi tipe susu memiliki pengaruh juga dalam proses pembuatan keju. Termasuk metode pengentalannya, suhu dan temperaturnya, metode pematangan, pemotongan, bahkan metode penyimpanannya.

Canggih yaaa... 
Segitu detailnya semua faktor memengaruhi proses pembuatan keju. 


Manfaat Makan Keju



Ada banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan dari mengonsumsi panganan dengan bahan keju. 10 manfaat keju bagi kesehatan tubuh diantaranya adalah sebagai berikut.

🔑 Menguatkan Tulang
Kandungan kalsium yang terdapat pada keju sebagai produk olahan susu, menyumbang pada kekuatan tulang pengonsumsinya. Sangat bagus memang dikonsumsi sehari-hari.

🔑 Menyehatkan Gigi
Begitu pula untuk kesehatan gigi. Kalsium yang terdapat dalam keju inilah yang membuat gigi menjadi sehat dan kuat. Selain kalsium, keju mengandung zat antikariogenik yang mampu mencegah gigi berlubang. Bagus sekali untuk anak-anak dimasa pertumbuhannya mengonsumsi keju ini. Syukurnya Farazku doyan keju juga hehe...

🔑 Meningkatkan Kolesterol Baik
Lemak jenuh alami yang dikandung keju sebagai produk olahan susu lebih baik daripada lemak trans pada makanan kemasan. Sehingga menyumbang kolesterol baik bagi tubuh kita.

🔑 Mencegah Diabetes
Keju mengandung asam lemak yang mampu mengatasi resistensi hormon insulin. Sehingga bisa mencegah diabetes tipe 2.

🔑 Menjaga Kesehatan Jantung
Rutin memgonsumsi keju dengan porsi yang sewajarnya diklaim mampu menjaga kesehatan jantung  Karena ada senyawa yang sangat bagus yang merelaksasi pembuluh darah.

🔑 Mengontrol Hormon Insulin
Seperti kemampuannya mencegah diabetes. Kandungan pada keju mampu mengontrol hormon insulin  Sehingga tubuh sentiasa sehat

🔑 Mencegah Kanker
Tak banyak yang tahu soal ini. Tapi, kandungan asam linoleat terkonjugasi dan Sphingolipid pada keju berperan penting untuk pencegahan berkembangnya sel kanker pada tubuh. Vitamin B-nya juga mengaktifkan fungsi-fungsi lain pada tubuh agar tak mudah terjangkit penyakit.

🔑 Menjaga Berat Badan Ideal
Asal jangan berlebihan, makan keju justeru bisa membantu kita menjaga berat badan agar selalu ideal loooh. Pilih juga keju yang memiliki kadar lemak rendah untuk program diet.

🔑 Mengurangi Tekanan Darah Tinggi
Senyawa pada keju yang bisa merelaksasi pembuluh darah juga berpengaruh lada tekanan darah tubuh. Tekanan darah menjadi rendah dan ini bagus untuk penderita hipertensi.

🔑 Menyehatkan Kulit
Kulit berkilau juga bisa diperoleh dengan cara makan keju. Enak ga tuh? Makan enak trus dapet kulit sehat juga. Ehehhe... Jadi, kandungan vitamin B pada kejulah yang bekerja untuk kesehatan kulit ini.



Nah, udah makin tahu dong manfaat keju bagi kesehatan tubuh? Jangan ragu buat makan keju sekarang yaaa...

Kebetulan aku dan keluarga suka banget sama keju. Emang dasarnya doyan yang gurih gitu sih hehee...

Bikin nasi goreng aja suka dipakein keju cheddar yang dipotong dadu. Ada sensasi nikmat pas makan potongan kejunya dengan nasi hangat itu.

Kita juga bisa banyak berkreasi untuk membuat makanan berbahan keju. Baik sebagai bahan utama maupun sebagai tambahan taburan aja.

Yang pasti, salah satu yang aku impikan adalah makan beragam jenis keju di negara asalnya di Italia sana. Mumpung Ramadhan kan diucapin aja ya. Siapa tau banyak yang mengaminkan trus kesampean deh.



Bahan Bacaan: 
halodoc.com
doktersehat.com

Rabu, Mei 22, 2019

Ngintip Tiket Pesawat ke Padang


Banyak teman yang berasal dari Padang suka bagi foto tempat-tempat seru nan kece di sana. Jadi pengen dong mampir ke Padang. Hahaha. Pas juga jadwal cuti bakal launching sebulan- dua bulan lagi. Apakah ini pertanda agar aku segera ngintip-ngintip tiket pesawat ke Padang? LOL

Well, sebelum teman-teman nanya alasan kenapa Padang? Aku bakal ceritakan sedikit latar belakangnya nih.

Sumber: fainun.com

Waktu aku SMA dulu, aku punya teman kembar. Mereka berdarah Palembang-Padang. Kalau sudah masuk musim liburan sekolah, biasanya mereka 'mudik' ke Padang. Nah, suatu hari aku pernah diperlihatkan sebuah foto indah berlatar belakang Istana Pagaruyung. Teman kembarku itu berpose cantik lengkap demgan baju adat.

Kaya foto gadis kecil cantik, Maheera, di atas itu tuh. Cakep kaaaaan?

Whoaaa...
Aku auto kepengen saat itu. Kemudian mereka bercerita tentang masak rendang dengan neneknya. Kudengar darinya, rendang otentik sana menggunakan banyak sekali cabai merah dan juga santan dari banyak sekali kelapa. Membayangkannya saja aku sudah ngiler.

Sejak saat itu aku mulai tak terlalu asing dengan nama Padang serta atribut lainnya. Ditambah dengan bahasa Padang yang agak-agak mirip dengan bahasa ibuku. Berasa akrab akutuuu... Hahaha.

Seiring berjalannya waktu, aku yang merantau pun berteman dengan banyak orang dari berbagai daerah se-Indonesia ini. Dasar emang takdir ya, salah satu teman akrabku juga orang Minang.

Meri, begitu panggilanku padanya. Dia suka masak. Dan aku jadi makin kenal banyak makanan khas Minang sana. Walaupun sebagian besar udah kenal dari warung nasi padang kan ya... Hehhee

Sumber: nasipadang/kompas

Sebut aja Rendang, Sambalado, Dendeng, Ayam Pop, Ikan Asam Padeh, sebutkan lagi menu masakan minang kesukaanmu!

Yummy!!!

Trus, aku juga sempat bertanya pada temanku di sini. Te Imel, adalah salah satu temanku yang asli Padang loooh. Katanya ada banyak tempat wisata seru nan cantik di sana sekarang. Beberapa yang disebutkannya langsung kucari tahu. Astagaaa bener- bener cakeeep.


1. Padang Mangateh


Peternakan Padang Mangateh, Wikimedia commons (sumber: kumparan) 

Berasa kaya lagi di luar negeri ini nih. Peternakan dengan padang rumput yang luas menghijau. Serasa di New Zealand hehee...


2. Puncak Lawang


Sumber: Minangtourism.com

Nah, kalo ini asri khas Indonesia. Begitu yang terbersit pas liat pemandangan ini. Bagusnyaa... Enak buat piknik nih kayanya


3. Pulau Wisata Mandeh


Sumber: kenasih.com

Apalagi ini? Yaaa ampun... Ngeliat pemandangan kece gini, gimana ga makin pengen aku nyari tiket pesawat ke Padang kaaan?


Baru tiga aja yang aku intip udah sukses bikin super mupeng. Boleh juga nih menjadikan Padang sebagai destinasi cuti nanti. Hohoho...

Nah, kalo udah gini, tinggal milih maskapai dan tanggal deh. Buat tiketnya aku suka ngecek di Pegipegi.com



Kebetulan aku udah pake aplikasinya dari lama banget. Buat booking akomodasinya aku suka dari Pegipegi ini juga soalnya.

Kalo kamu belum pake, coba donlot aja dulu di Playstore ataupun App Store ponsel pintar kamu.


Selanjutnya bisa langsung login/buat akun terlebih dahulu. Berhubung aku udah ada aplikasinya dan udah punya akun juga, jadi tinggal manfaatin fitur yang tersedia.


Oya, sebenarnya kamu juga bisa akses Pegipegi dari situs webnya langsung. Misalnya kamu pas buka pake laptop atau dari browser Hp. Nanti tampilannya begini:


Tips dari aku nih, lebih enak langsung dari aplikasi karena lebih efisien menurutku. Daaaan harga di aplikasi biasanya juga lebih miring. Istilahnya tuh ya, promo khusus gituuu...



Coba???
Gimana ga mupeng sama promo dari aplikasi itu??? Hehehe...

So far, Pegipegi ini memang oke sih bagiku. Semenjak pake dari dulu aku suka. Selain harga yang ditawarkan memang bersaing, prosesnya juga cepat.

Ada fitur layanan pelanggan yang responsif dan ada artikel tips juga di sini. Kita bisa kontak CS Pegipegi ini baik via telepon maupun email. Keduanya cepat tanggap kalo dari pengalamanku.


Oya, setiap pemesanan melalui Pegipegi akan mendapatkan poin looh. Tapi ga berlaku buat transaksi menggunakan voucher atau kupon yaaa...

Pepepoin ini bisa dipakai untuk transaksi selanjutnya. Jadi potongan harga gitu. Lumayan banget kaaan.

So, gampang banget kalo mau cari tiket pesawat. Tinggal buka aplikasi Pegipegi aja kita. Cuss, aku mau lanjut liat tiket pesawat ke Padang dulu yaaa...

Teman-teman yang butuh tiket pesawat coba cek di Pegipegi sekarang tuh. Lagi ada promonyaaa.


COPYRIGHT © 2017 ALMA WAHDIE | THEME BY RUMAH ES