Selasa, November 20, 2018

Kenapa Menulis Blog? Aku dan Blog, Cerita dalam Sepenggal Tulisan


Tulisan kali ini adalah tentang alasan mengapa aku menulis di blog. Aku dan Blog, Cerita dalam sepenggal tulisan adalah judul untuk artikelku ini. 

Oya, sebelum cerita tentang aku dan blog dimulai, aku mau kasih tahu bahwa ini adalah hari pertama aku ikut #BPN30DayChallenge2018 

Mulai hari ini hingga seterusnya selama 30 hari itu, insyaallah aku akan posting tulisan sesuai tema challenge. Nah, berhubung temanya adalah 'Mengapa Menulis Blog?' maka aku akan ceritakan sebuah sejarah. #eaaa

Aku pernah cerita bahwa pertama aku mulai ngeblog itu pada tahun 2009. Baca di sini: 



Aku sempat cerita banyak di sana. Tentang awal ngeblog, teman blog, dan lainnya. Pada akhirnya semua hal itu berakar pada  Suka Nulis

Berawal dari suka dan terbiasa menulis kisah hari-hari di buku diary. Akhirnya aku menulis blog. 

Kenapa blog? 
Adalah sebuah bentuk transformasi media saja sebenarnya. Dari media buku menjadi media digital secara daring seperti ini.


Pengisi Hari-Har

Waktu itu internet lagi booming. Aku belajar tentang sosmed. 2009 itu masih jaman hits-nya Fs, Friendster. Sementara Fb baru hendak berkenalan dengan warga Indonesia.  Lalu aku kenal blog juga.

Aku menulis untuk mengisi hari-hari. Kadang puisi kuterbitkan, lalu lirik lagu yang tengah kugemari, bahkan coretan keseharian dengan bahasa Inggris patah-patah. 

2009 menggenapkan tahun pertama aku kuliah di jurusan Bahasa Inggris. Niatnya mau melatih Bahasa Inggris melalui tulisan. Sampai sekarang masih ada postingan itu. 

Mungkin teman-teman akan tertawa melihat banyaknya error yang kubuat. Hahhaa... 

Biarlah jadi rekam jejak di sini. Aku tak berniat menghapusnya. Begitu juga ketika aku tamat kuliah dan mulai kerja, blog ini kuisi dengan segala keseharianku. Termasuk posting materi dan pengumuman untuk siswa. 

Ketika akhirnya aku hijrah ke Bandung, blog jualah yang menemani keseharianku. Pergi main ke tempat wisata A, lalu kuceritakan di blog. Main bersama teman, kuceritakan di blog.



Baca:

TURIS LOKAL DI STONE GARDEN, PADALARANG- BANDUNG


Apa saja. 
Semua aku bagikan di blog ini. 
Blog mengisi hari-hariku. 


Penghasilan Pertama dari Blog

Tahun 2015 aku menyadari satu hal. Bahwa kesukaanku dalam menulis ini membawa rejeki. Tepatnya pada Januari, sebuah email kuterima. Tertulis di sana nama sebuah merek terkenal. 

Aku senang membaca isinya sekaligus bingung dengan beberapa istilah di dalamnya. 

Ada kata anchor text, backlink, do-follow permanent. Aku bingung sambil tanya mbah Google dan juga bertanya pada seorang kenalan.



Teh Tian, namanya. Kami bertemu ketika sama-sama ikut berpartisipasi dalam event Kelas Inspirasi Bandung 3. Ia mengenalkan diri sebagai blogger. Sempat saling add akun Fb yang kemudian padanya aku bertanya.
Beliau sangat ramah dan welcome pada semua pertanyaanku. Bahkan terus memotivasi untuk menulis. 

"Terus aja nulis. Kalo nanti dapat uang mah itu bonus," katanya. 

Selain menanyakan beragam istilah blog yang baru kukenal, setiap ada email penawaran kerja sama pun aku tanyakan terlebih dahulu ke Teh Tian.

"Teteh, Alma takut penipuan." kataku.
"Liat aja itu emailnya pake @ official brandnya nggak. Kalo iya berarti asli. Ga apa-apa tanya-tanya dulu juga," Teh Tian memberikan tips jitu untuk newbie ini.

Hatur nuhun pisan, Teteh. Barakallah.

Sebenarnya sekali itu saja aku bertemu Teh Tian, dan pernah sekali lagi bertemu tanpa sengaja di toko buku Toga Mas. Sedang beli alat mewarnai Neng Marwah katanya. Hari itu juga pertama kali kujumpa Neng Marwah yang cantik. Selama ini aku taunya dari Fb Teh Tian aja. Sampai sekarang aku sudah di tanah Sumatera belum berjumpa lagi dengan teteh bageur ini. Semoga jumpa lain kesempatan ya, Teh (berasa nulis surat nih).

Kembali lagi ke penghasilan pertamaku menulis di blog. Apakah itu? Kudapat voucher Rp250.000 dari brand yang memintaku menulis saat itu.

Senang bukan kepalang karena tak pernah kuberharap untuk menghasilkan pundi rupiah dari tulisanku. Alhamdulillah.

Inilah hobi yang bermanfaat. Mendapat berkat juga sahabat. 


Belajar Menulis

Sejak mendapat penghasilan pertama dari menulis blog, aku merasa malu. Kenapa malu? Aku malu karena merasa masih banyak hal yang belum kukuasai terkait blog ini.

Ingat perihal terminologi tadi? Untung ada Teh Tian yang berbaik hati mengajari dengan telaten.

Lalu aku mulai belajar menulis di blog. Belajar tentang membuat konten blog agar semakin baik dan tidak mengecewakan pihak yang mengajak kerjasama lagi nanti (aamin). Aku juga belajar sedikit tentang SEO, tentang template yang baik, termasuk memih font yang membuat pembaca betah berlama-lama.

Tahun itu kumulai bergabung dengan komunitas blogger pertama kali. Dari sana kubanyak belajar lagi. Dan bertemu banyak teman abik secara virtual melalui blog dan sosmed ataupun bertemu langsung.



Kenapa Menulis di Blog? 

Jika ada pertanyaan "Mengapa Menulis Blog?" bisa kurangkum sebagai berikut alasannya:


  1. Karena blog adalah mediaku menyalurkan hobi menulis, mengisi hari-hari
  2. Karena di blog aku bertemu dan berkenalan dengan teman baru yang penuh positivity
  3. Karena menulis blog membuka pintu rejeki bagiku
  4. Karena menulis di blog membuatku terus belajar setiap hari. 

Jadi, kenapa tidak menulis blog? ^^

#BPN30DayChallenge2018 
#bloggerperempuan
#Day1

8 komentar:

  1. Pengen juga deh pintu rejeki terbuka lewat blog wkwkwk. Salam kenal mbak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaamiiin, Mbak.
      Yang penting nulis dulu :)

      Hapus
  2. Setuju mbak.. Blog membuat kita bisa belajar apa saja setiap hari. Entah itu dari hasil Blogwalking atau saat kita research konten kita sendiri. Itu yang membuat saya sadar bahwa saya harus memanfaatkan Blog saya dengan sebaik-baiknya.

    BalasHapus
  3. Keren mbak... Mesti bnayak belajar lagi nih sama mbak😃

    BalasHapus
  4. Aih tulisan Alma emang keren

    BalasHapus
  5. Kita samaan ya Mba Alma mulai menulis di blog sejak tahun 2009, alhamdulillah masih terus menulis hingga sekarang ini..

    BalasHapus
  6. AKu sempat ilang fokus begitu baca Toko Buku Toga Mas...duh kangen beli buku harga miring trus disampulin hahaha

    BalasHapus

Halo!
Terima kasih sudah membaca. Ayo tinggalkan jejaknya di kolom komentar yaaa...

COPYRIGHT © 2017 ALMA WAHDIE | THEME BY RUMAH ES