Jumat, September 29, 2017

Rendahnya Minat Baca dan Tulis: Ada Apa dengan Indonesia?

Rendahnya Minal Baca dan Tulis: Ada Apa dengan Indonesia?


Assalamualaikum.
Di penghujung September ini saya mau sedikit bercerita atau mungkin brainstorming bersama teman- teman. Kita ngomongin soal rendahnya minat baca dan tulis yuk!

Ada apa dengan minat baca tulis kita?
Ada yang salah???

Entahlah.

Duluuuuu banget waktu aku masih kecil-- ini adalah cerita ayahku yang kudengar kala ia tengah bercerita dengan teman atau keluarga lainnya. Aku sering dipanggil 'kutu buku' oleh para tanteku, adik-adik ayah. Soalnya, aku kecil itu saaaaangat akrab dengan buku.

Kami tinggal di kampung. Sementara nenek- kakek dan para tante dari sebelah ayahku tinggal di Palembang. Kalau musim liburan sekolah, tanteku sering mengajak aku dan adikku untuk tinggal di rumahnya. Alasannya biar rumah rame dan anaknya ada teman main.

Sebenarnya aku enggan.
Tapi, tanteku biasanya berjanji soal pergi ke toko buku! Yeaaay!!!
Akhirnya akupun mau ikut berlibur ke rumahnya di kota.

Sebegitu sukanya aku dengan buku sehingga bujukan pergi ke toko buku rasanya menyenangkan sekali.^^

Mereka sering bertanya-tanya, kenapa aku suka sekali membaca.
Saat di rumah tante, aku sering mencari-cari buku cetak alias buku paket Bahasa Indonesia atau PPKn milik sepupuku. Karena kedua buku itu biasanya memuat paragraf cerita untuk kulahap. Jika sudah habis bacaan di sana, aku akan pergi ke warung tante. Tanteku mengisi waktunya di rumah sambil membuka warung sembako. Di dalam warung biasanya ada tumpukan koran yang dibeli om setiap hari.

Dengan dalih menjaga warung, aku pun duduk seharian di sana sambil membaca koran- koran bekas tadi. Biasanya aku paling suka mendahalukan bagian pojok dan teka-teki silang.




Yang pernah kudengar (dan kembali kukonfirmasi ke ayah), katanya karena ayah memang sengaja membiasakan agar kami gemar membaca.

Hah???
Jadi kesukaan akan membaca ini 'dibentuk' ayah?

Aku masih bingung saat mendengarnya waktu itu.

Katanya, ayah kerap kali pura-pura membaca koran, padahal itu adalah koran yang sudah lama dan ayah sudah membacanya. Ayah cuma acting memegangnya dan seolah tengah membaca. Kalau sudah begitu, biasanya aku dan adik kecilku akan duduk mendekat dan ikut membaca mengintip seakan mengerti.

Hahhaaa...
Ternyata ayah dan ibu membuat lingkungan agar kami tertarik dan terbiasa dengan aktivitas membaca itu. Benar saja. Aku dan adikku pun akhirnya tertarik dan mulai mengerti tentang kertas- kertas penuh tulisan dan beberapa gambar itu. Kami tahu bahwa kertas- kertas itu bisa dipelototin (karena waktu itu kami tak tahu bahwa ayah sedang membaca) atau ditulis-tulis (baca: dicoretin). LOL

Intinya kami mulai terbiasa dengan kertas- kertas.

Setelah itu, ayah dan ibu mulai berlangganan majalah anak. Majalah yang masih sangat kusuka hingga sekarang. Kalian pun pasti kenal dengan majalah ini.

Namanya, Majalah Bobo.

Setiap masanya kami menunggu abang pengantar majalah. Berebut membaca kelanjutan cergam Nirmala juga Bona. Tak lupa cerita keluarga bobo dan cerpen- cerpen menarik lainnya.

Sejak saat itu kami makin akrab dengan bacaan dan sering kali kehabisan buku untuk dibaca. Alhasil, koran dan buku pelajaran perlahan digandeng menjadi teman akrab. Sering membaca buku paket mata pelajaran juga buku rangkuman intisari (dulu ada buku RPUL dan RPAL yang sampai usang sering kubaca) memberi bonus peringkat di sekolah.

Tapi, saat itu aku tak sadar bahwa karena membacalah semua bonus itu kuterima.
Membaca sudah menjadi hobi. Menjadi sesuatu yang menyenangkan, yang tanpanya serasa sepi.
Kurasa, ayah dan ibu berhasil membuat suasana akrab dengan kertas- kertas tadi.


Lalu, apa kabar aku yang sekarang?
Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang membuatku sedih. Karena ketika harus bermuhasabah alias refleksi diri, jawabannya akan sangat menyedihkan. Kupikir, ada penurunan gairah membacaku saat ini dibanding aku kecil dulu.

Dulu, betapa koran pembungkus sayur pun kulahap.

Sekarang? Ah, sudahlah.

Sangat terasa lagi saat aku mulai duduk di sekolah tinggi. Biasanya aku tak pilih tebu untuk melahap bahan bacaan. Saat aku kelas 2 SMP, aku membaca buku autobiografi kakekku Mochtar Effendy, salah seorang pejuang bangsa yang tebalnya lebih dari 6 cm dalam waktu 3-4 hari saja.
Autobiografi adalah jenis buku yang membosankan bagi anak direntang usiaku saat itu. Saat anak-anak gemar membaca komik, aku malah sedang suka bacaan sejarahdan politik.

Benar- benar tak memilih bacaan asal bukan sesuatu yang dilarang agama.

Mulai terasa kontras sekali saat aku duduk di bangku sekolah tinggi strata-1.
Bahan bacaan mulai terfokus. Mungkin itu juga yang menjadi pencetus ketidakakrabanku dengan kertas. Aku membaca topik yang berhubungan dengan mata kuliah jauh lebih banyak karena aku tak mau tertinggal dalam hal nilai.

Ya!
Karena belum banyak belajar serta tak berinisiatif membuka diri, aku pun terjerat dalam lingkaran hitam #eaaaaa

Intinya, berjuang karena tak mau IPK turun, tak mau jadi tertinggal di sekolah, dan segala pertimbangan lain yang melulu soal NILAI.

Itu jelas salah!

Tapi apa daya, sistem pun mengarahkan ke sana.
Juga aku yang masih labil saat itu. Banyak sekali target pencapaian hingga lupa betapa 'nikmatnya' membaca. Aku pun kelelahan karena membaca demi nilai sekolah tadi.

Mungkin... Mungkin loh yaaa...
Sistem sekolah kita ini membuat kita terlalu lelah fokus pada hal salah.

Orientasi berubah dari reading for pleasure yang dibangun dari lingkungan keluarga menjadi lebih berat lagi. Ternyata si kutu buku tak benar-benar jadi kutu buku pada akhirnya.

Untuk tugas akhir sekolah tinggiku saat itu, dengan refleks aku memilih topik membaca.
Kenapa? Saat itu aku belum tahu benar hakikat meneliti. Tapi yang kutahu adalah PILIHLAH TOPIK SESUAI MINAT. Akhirnya, secara natural aku memilih topik membaca.

Waktu itu tahun 2011 aku  memulai proposal penelitian.
Berbekal data peringkat literasi dunia dari PISA, aku pun mengetahui bahwa Literasi Indonesia berada di peringkat ke 57 dari 65 negara.

Baca: INVESTIGASI KESULITAN ANAK DALAM MEMBACA TEKS DESKRIPTIF

Hal yang mengejutkan tentunya atau tidak mengejutkan sama sekali?
Intinya ternyata minat baca dan tulis (serta komponen literasi lainnya) masih sangat rendah.

Ternyata, data terbaru tahun 2016 yang kubaca dari tulisan Mbak Dian Restu dalam tulisannya yang berjudul "Mari Cintai Negeri dengan Gemar Membaca dan Menulis Sejak Dini!" bahwa peringkat literasi Indonesia terakhir adalah ke 61 dari 62 negara.

Glek!

Peringkat Literasi dunia 2016
Makin jauuuh...

Kita berada di peringkat kedua DARI BELAKANG!!!

Astaga!

Tahun 2012 aku menilik dari paling akhir, kita pringkat ke-9 dari belakang dan sekarang?

Ini adalah pecutan bagi kita semua walaupun peringkat ini tidak hanya mengcover peringkat baca melainkan peringkat literasi secara umum, tetap saja nilainya membuat sedih.


Apa yang harus kita lakukan?
Seperti nasehat lama yang tak pernah usang. Kita bisa bergerak memulai dari diri kita sendiri. Seperti kisahku yang kubagikan di atas.

Keluarga sudah begitu berusaha membangun suasana dan lingkungan agar aku dan adik-adik akrab dengan budaya literasi.

Bangun budaya berliterasi dari lingkungan keluarga.


Kamipun merasakan manfaatnya walupun pada akhirnya diri terus berkembang dan lalai menjaga semangat berliterasi itu.

Maka, PR-ku adalah mengembalikan semangat dan gairah itu.

Bagian menjaga api semangat ini memang challenging.
Tak serta-merta bisa istiqamah. #nunjuk diri sendiri

Selanjutnya, apakah kita bisa mulai bergerak maju lagi agar akrab berliterasi?
Apakah aku akan kembali melahap semua bacaan lagi? Ini pertanyaan serius buat diri sendiri. Karena semakin hari, aku semakin kebingungan soal baca yang mana dulu. Hahaha...

Di sisi lain mulai tertarik memperkaya diri soal parenting demi bekal jadi orang tua.
Sementara mulai pula bersemangat mencoba hal berliterasi baru di luar kebiasaan.

Kurasa baiknya aku bakal mulai dari manajemen waktu.



Bagaimana kondisi semangat literasi saat ini?

Saat ini, berliterasi sudah sangat sering digaungkan dari berbagai pihak. Contoh saja di kota Bandung tempat saya sempat bermukim dulu. Taman bacaan dan fasilitas ruang baca atau perpustakaan bisa dibilang mumpuni.

Apalagi saat Bandung berbenah mempercantik diri.
Perpustakaan di lingkungan Lapangan Gasibu itu adalah ide yang saaaangat menyenangkan bagiku. Juga perpustakaan kampus dengan fasilitas yang membuat betah, dan faktor pendukung lainnya.

Lihat?
Sudah bersemangat sekali bukan???

Program berbagi buku pun sudah sering kali terdengar.
Ada yang diprakasi oleh kelompok sukarelawan atau bahkan inisiatif pribadi.

Misalnya para relawan pengajar di daerah SM3T.
Waktu itu ada bazar heboh dari sebuah toko buku ternama. Saya yang notabenenya suka buku (walaupun kadarnya ga seheboh dulu), pun ikut ke bazar memborong beberapa buku.

Saat itu saya juga ikut serta penggalangan buku bacaan yang diprakasai tim pengajar SM3T dan kelompok sukarelawan Larantuka yang dijembatani oleh sahabatku, Bomans. Kami membeli buku bacaan untuk anak-anak.

Ada juga teman blogger yang baru sekali aku berjumpa dengannya.
Beberapa pembaca pasti kenal deh. Namanya DC alias Teh Desi, Ibu Jerapah.

Sudah pernah mampir ke blognya kan?
Isinya artikel bermanfaat yang kaya informasi.

Nah, Teh DC pernah bikin pengumuman berbagi buku gratis. Waktu itu saat ada program pengiriman buku gratis dari PT. Pos Indonesia. Ada beberapa buku yang ingin ia sumbangkan kepada siapa saja yang mau membacanya. Aku pun mengajukan diri untuk meminang salah satu koleksinya. Walaupun ternyata ada kesalahpahaman info dari PT. Pos, Teh DC tetap mengirimkan bukunya. Waktu itu ternyata ada syarat khusus untuk ikut program kirim buku gratisnya. Intinya, buku yang hendak disumbangkan oleh Teh DC tidak masuk syarat, dan dikenakan ongkos kirim. Aku bilang, ongkirnya aku yang bayar aja, tapi masyaallah niat berbaginya sangat teguh. Teh DC bilang nggak usah dan buku pun sampai ke alamatku. Barakallah ya teteh...

Selain taman bacaan dan fasilitas perpustakaan yang sudah berbenah, para individu pun sudah sangat melek bin sdar tentang pentingnya budaya membaca ini. Para ibu dan ayah mulai melengkapi koleksi bacaan untuk putra- putrinya, mulai mengenalkan permainan edukatif dengan tujuan mengenalkan dan merangsang minat berliterasinya, dan banyak usaha lainnya.

Artinya, sebenarnya Indonesia sudah tau tentang pentingnya hal tersebut.
Semoga saja, terlepas dari peringkat dunia itu, kualitas individu masyarakat Indonesia semakin meningkat. Semoga saja akupun bisa mengejar ketertinggalanku dan bisa menjadi contoh yang baik bagi anak-anak dan lingkungan sekitarku.


Jadi sebenarnya ada apa dengan rendahnya minat baca dan tulis di Indonesia???



Tulisan ini diikutkan dalam Postingan Tematik (PosTem) Blogger Muslimah Indonesia
#PostinganTematik #BloggerMuslimahIndonesia

Jumat, September 22, 2017

Destinasi Terbaik untuk Honeymoon di Indonesia, Dijamin Romantis!

Hai, masih mau bahas hal- hal menyenangkan tentang liburan nih!
Apapun judulnya, pokoknya kalo masih di bawah payung liburan pasti pengennya yang seru, berkesaan, dan romantis (kalo sama pasangan). Hohohoho...

Masih kebayang senengnya diajak pindah bobok. Walaupun cuma semalem doang waktu itu.
Apalagi kalo menyengaja pergi honeymoon eh apa babymoon ya sekarang? *kode
Nah, inilah beberapa alternatif destinasi terbaik untuk honeymoon di Indonesia !
Dijamin romantis deh pokoknya!

Destinasi Terbaik untuk Honeymoon di Indonesia, Dijamin Romantis!
sumber: homedsgn.com

Diantara semua hal yang perlu difikirkan ketika merencanakan pernikahan adalah mau bulan madu kemana. Ada banyak tempat di Indonesia yang bisa dikunjungi buat bulan madu. Tetapi karena saking banyaknya, jadi sampai pusing deh menentukan pilihan.

Destinasi bulan madu biasanya disesuaikan dengan kesukaan dan hobi pasangan pengantin baru. Tapi garis besarnya, hampir semua orang ingin berbulan madu ke tempat romantis yang bisa menjadi kenangan tak terlupakan seumur hidup.

Masih bingung mau kemana?
Coba intip beberapa destinasi berikut ini yang dijamin romantis abis!


Bali


Sampai sekarang Bali masih menjadi destinasi favorit pasangan yang berbulan madu. Mereka yang suka dengan keramaian dan hingar bingar kehidupan gaul di Bali, bisa memilih kawasan Kuta atau Legian dan Seminyak yang selalu ramai. Sementara pasangan yang suka dengan keheningan dan ketenangan alam, bisa memilih Ubud atau villa-villa dan hotel cantik di Nusa Dua.


Tiga Gili


Destinasi Terbaik untuk Honeymoon di Indonesia, Dijamin Romantis!
sumber: garudawisatalombok.com

Dengan aturan tidak boleh ada kendaraan bermotor dan sebagian besar hotel di Gili Terawangan, Gili Meno dan Gili Air menerapkan aturan back to nature, bulan madu ke tiga gili adalah pilihan tepat. Soal pantai dan suasana di sekitar penginapan sudah pasti dijamin romantis dan privasimu pun terjaga dengan baik.


Pulo Cinta


Terletak di Gorontalo, kamu akan merasakan pengalaman berbeda di Pulo Cinta Resort. Hanya ada beberapa kamar di tempat ini, dengan jarak yang berjauhan satu sama lain dan dihubungkan dengan satu jembatan dari kayu yang membentuk tanda cinta. Cukup membuka pintu penginapan, kamu sudah bisa masuk ke dalam air untuk sekedar berenang atau melihat keindahan alam bawah lautnya yang memikat.


Nusa Tenggara Timur


Destinasi Terbaik untuk Honeymoon di Indonesia, Dijamin Romantis!
sumber: wisatalomboktour.com

Tidak hanya memberikan sebuah perjalanan yang menyenangkan, Nusa Tenggara Timur juga memiliki keindahan alam yang amat luar biasa. Kamu bisa bulan madu di Pulau Komodo, Pantai Pink, Labuan Bajo, Sumba, Maumere dan banyak destinasi  lainnya yang sangat indah. Selain punya pantai-pantai cantik, Nusa Tenggara Timur juga memiliki padang savana yang menakjubkan. Juga masih ada desa-desa adat dengan bangunan dari zaman batu yang nggak akan kamu temui di tempat lain.

Menuju Nusa Tenggara Timur sekarang sudah bukan hal yang mahal lagi. Harga tiket Batik Air ke banyak lokasi seperti Labuan Bajo, Kupang, Ende dan Sumbawa Besar sudah amat terjangkau.


Yogyakarta


Kota ini punya julukan sebagai tempat yang selalu memberikan kenangan manis. Siapapun yang pernah ke Yogyakarta, pasti punya kenangan yang nggak terlupakan. Karena itulah Yogyakarta menjadi salah satu destinasi bulan madu favorit banyak pasangan, yang tak ingin kenangannya berlalu begitu saja.

Sekedar berjalan-jalan santai keliling kota di sore hari, menyantap makanan khas yang lezat dan duduk berdua di Malioboro dijamin bikin bulan madumu jadi lebih manis. Nggak perlu mewah, tiket Batik Air ke Yogya pun murah. Tapi kamu akan mendapatkan kenangan yang tak terlupakan di kota romantis ini.


Bhintan


Destinasi Terbaik untuk Honeymoon di Indonesia, Dijamin Romantis!
sumber: enjoybintan.com

Ingin bulan madu yang nggak biasa? 

Coba deh ke Pulau Bintan. Di sana terdapat banyak resort cantik yang akan memanjakanmu. Juga pemandangan pantai dan alam bawah laut yang memikat. Bintan adalah lokasi bulan madu istimewa buat kamu yang suka antimainstream.

Tiket Batik Air ke Bintan pun terjangkau, serta ada banyak rute menuju Bintan dari banyak kota. Berani beda, coba deh bulan madu ke Bintan.

Jadi, kalo mau merencanakan honeymoon, babymoon, atau bahkan sekadar liburan santai bareng teman-teman pun kamu bisa dengan mudah mengaksesnya.

Jadi, kamu pilih destinasi honeymoon yang mana nih di antara semua itu?
Atau kamu punya saran lain? Komen di bawah yaaa...

Kamis, September 21, 2017

Trik SEO Blog Super Gampang | NGOPI CANTIK #2

Trik SEO Blog Super Gampang


Assalamualaikum!

Aku mau sharing ilmu yang kudapat waktu mengikuti kulwap yang diadain oleh Beautisquad. Ini adalah tulisan yang berisi Trik SEO Blog Super Gampang yang dijelaskan oleh Mbak Shintaries. Sebelum aku jabarin ilmu penting yang kudapatkan selama materi berlangsung, aku tanya dulu nih ya...

Udah pada tau sama Beautisquad kan?
Yup! Bener banget! Beautisquad ini adalah komunitas beauty blogger. Nah, karena aku punya ketertarikan dalam dunia beauty (naluri wanita), aku pun bergabung dengan komunitas positif ini. Selama bergabung di sini, aku jadi menambah banyak teman sehobi lainnya.

Ditambah nih ya, Beautisquad itu punya beragam agenda yang bikin kita terus mengasah kreatifitas dalam hal menulis tentang beauty pastinya. Belum lagi agenda kulwap alias ... Kaya gini nih contohnya.

Kulwap Ngopi Cantik bareng Shintaries!

Ini adalah agenda Ngopi Cantik (Ngopcan) yang kedua. Temanya adalah SEO! Sayang banget kulwap yang pertama aku ketinggalan daftar, jadinya nggak ikutan deh.

Untunglah para beautisquad kece ini selalu update info materi a.k.a ilmu daging yang didapatkan di sesi NgopCan 1 kemarin. Jadi, kita bisa ikut dapet ilmunya deh! Bermanfaat banget kaaaaaan?

NgopCan #2 dengan tema Belajar SEO (Search Engine Optimization) Blog ini disampaikan oleh Mbak Shintaries. Ituloooh, salah satu founder Blogger Perempuan yang emang mumpuni di bidang ini.

Trik SEO super gambang untuk blog

Waktu liat Beautisquad realease info pendaftaran NgopCan 2 ini, aku langsung buru- buru daftar biar nggak ketinggalan. Maklum, peserta terbatas dan aku memang sangat ingin belajar tentang SEO Blog ini.



Materi acara ngopi cantik kita dimulai pada pukul 15:30 WIB pada hari Minggu, 3 September lalu.
Dipandu oleh moderator yang sangat kooperatif, Mbak Ariani, Ngopi Cantik pun berlangsung seru.

Sistemnya seperti biasa, Mbak Shinta menyampaikan materi lalu dilanjutkan dengan tanya jawab. Bahkan setelah ngopcan berakhir, kami masih berdiskusi. Mbak Shinta pun dengan rendah hati menanggapi pertanyaan kami yang beragam itu. Yaaah, kalo ngomongin SEO emang nggak ada habisnya yaaa...

Apalagi ini merupakan salah satu hal wajib yang perlu diketahui saat kita berhubungan dengan konten internet.


Ngomongin Apa Aja, sih?

Karena temanya adalah pengoptimalan SEO, maka yang dibahas tentu saja SEO!
Dimulai dari pengertian SEO itu sendiri, yakni Search Engine Optimization atau Optimasi Mensin Pencari.
Kita perlu mengoptimalkan agar konten yang kita buat dapat dengan mudah ditemukan di mesin pencari.

Trik SEO blog paling mudah


Mesin pencari itu macam- macam yaaa...
Salah satunya mbah gugel nih.

Sebagai blogger, konten yang kita buat adalah tulisan.
Nah, SEO ini penting banget agar kita bisa memastikan bahwa tulisan di blog kita itu nantinya terbaca dan dapat ditemukan saat orang melakukan pencarian di mbak gugel misalnya.

Untuk bisa terindeks alias masuk database mesin pencari, kita harus mengoptimalkan beberapa hal.
Itulah yang dibahas dalam materi kali ini.

"Berbeda dengan konten di web lainnya, konten blog diterbitkan dahulu baru lah dioptimasikan," begitu kata Mbak Shintaries.

Kalau sudah punya niche atau topik khusus yang dibahas dalam blog, tentu akan jadi nilai plus.
Mbak Shintaries bilang, Beautisquad yang isinya adalah blogger yang ngomongin beauty stuffs adalah contoh yang bagus. Tema beauty  yang diusung dalam blognya secara khusus akan lebih mudah terindeks oleh mesin pencari.

Intinya, memiliki SATU tema khusus akan lebih baik daripada gado-gado.
Kalau kamu sudah punya gambaran tentang niche konten kamu, baiknya lanjutkan ya...

Aku? Sepertinya masih jauuuh. Masih gado-gado, dan biar keren aku bilangnya: "ini nichenya Lifestyle!"


***

Well, tapi blogku ini udah ada kemajuan loooh... #eaaa Setelah tahu pentingnya konsistensi dan niche yang istiqamah, aku pun mulai membuat garis besar kategoriku. Minimal ini udah nggak segado-gado kaya dulu. Untungnya gabung di komunitas, jadi bisa menambah ilmu!^^

Alhamdulillah!
Seperti yang Teman-teman lihat, topik utama yang dibahas di Love and Share ini adalah: DAILY, BEAUTY, TRAVEL. Idealnya, kita punya SATU aja. Yang demikian lebih gampang terindeksnya. Begitu kira- kira yang kutangkap dari penjelasan Mbak Shinta.

Blogmu gimana? Niche-nya apa?

Balik lagi ke soal SEO. Jadi apa yang harus kita perhatikan agar blog kita bisa teroptimasi dalam mesin pencarian???

Lanjutkan baca yaaa....



HAL YANG MEMENGARUHI SEO

Agar konten blog kita dapat duduk manis di halaman mesin pencari atau bahkan di halaman pertamanya, perhatikan beberapa hal berikut:

  1. Topik/Niche
    Seperti yang sudah disenggol tadi, topik khusus dalam sebuah blog menjadi nilai plus.
     
  2. Otoritas Blog 
    Maksudnya adalah kepemilikan blog. Google itu lebih mengutamakan blog yang akunnya jelas atau tidak anonim. Maksud jelas adalah identitas empu-nya blog harus tersedia. Salah satunya bisa dengan mengisi data di halaman 'about  me' (
    https://aboutme.google.com). Sila isi data lengkap di sana berikut info akun media sosial kamu. Data ini menjadi profil kamu sebagai pemilik blog. Pesan Mbak Shinta, isi juga nama domain yang kamu punya dengan email yang sama.

    Otoritas blog lebih dikenal dengan istilah
    Domain Authority (DA) di kalangan blogger. Besarnya nilai DA menunjuknya bahwa domain tersebut sering terindeks di Google. Oleh sebab itu, nilai DA blog yang besar menjadi salah satu acuan Rate Card blogger.
     
  3. Konten
    Sering dengar kalimat ini?

    Content is the king.

    Ya, begitulah kedudukan konten dalam sebuah blog.
    Menurutku pribadi, kualitas konten memang utama. Sebagai penulis yang berdedikasi, tentunya ada kepuasan sendiri saat menyajikan informasi bermanfaat yang berkualitas. Tidak semata mengejar rating atau jumlah klik. Dengan niat itulah Love and Share berusaha memberikan bacaan santai yang harapannya memberi manfaat tanpa mengecewakan pembacanya.
    Mungkin kita sendiri pernah mengalami, ketika mencari info A dan melihat judulnya terasa pas. Namun, ketika dibaca isinya zonk. Tidak ada informasi yang kita cari atau bahkan tidak nyambung sama sekali; penuh iklan! Huh!
    Saya sering. Apalagi kalau lagi cari info tentang penggunaan sebuah aplikasi.
    Cari info gimana cara pakenya, eh yang keluar info cara unduhnya. Padahal di judul tidak demikian.

    Aku di-PHP-in! Hiks!

    Berangkat dari pengalaman itu, sebisa mungkin aku belajar menulis dengan mengutamakan konten.

    Yeaah! Content is the king!

    Ternyata hal ini disukai si mbah loooh...

    Saya pernah baca tentang blogger di luar negeri yang tidak terlalu menguasi SEO, namun dia konsisten memberikan konten yang berkualitas dan rutin update. Ternyata ini membuat kontennya bahkan berada di halaman pertama mesin pencarian.
    Tentu saja bukan berarti kita tidak perlu SEO.
    Minimal mempelajari dasarnya agar dapat membantu kita juga yaaaa...^^


Bagaimana Konten yang Baik itu?
Yang orisinal (tidak copas) dan natural.  Didukung dengan ilustrasi gambar/ video yang baik dan sesuai.
Google senang dengan blog yang rajin update. Kalau bisa SETIAP HARI!


  1. Template
    Carilah template yang loadingnya cepat alias tidak berat
    (Fast- loading Template)!
    Jangan heran kalau banyak yang jual template dengan harga mahal. Mbak Shinta bilang, memang template memegang peranan serius dalam SEO
    (SEO- friendly template). Makanya banyak yang serius berbisnis sebagai jasa penyedia template.

    Blog yang templatenya tidak terlalu banyak
    script, ornamen, musik, dan gambara berukuran besar akan lebih cepat dideteksi. Jika belum memiliki template yang SEO-friendly, bisa juga menggunakan template SEMINIMALIS MUNGKIN.

    Tips lainnya yang kudapat adalah perhatikan ukuran gambar!
    Resize ukuran gambar sebelum di upload. Usahakan maksimal lebar 600px dan berat 300kb.

    Jujur, bagian ini aku masih sering
    missed.Kadang suka gimanaaaa gitu kalo mau edit ukuran dulu. Hehhehee...
    Jadi, solusi lain dariku adalah unduh gambar dengan resolusi terkecilnya. Ini karena aku sering menggunakan gambar gratisan yang menyediakan pilihan ukuran untuk diunduh. Tapi, memang untuk gambar pribadi dari
    gadget kita, masih harus manual resize deh!
     
  2. Mobile Site
    Saat ini sudah menjadi keharusan bagi sebuah blog untuk bisa diakses via mobile site. Artinya, blog kita harus mampu memberikan performa terbaik ketika diakses melalui gawai. Hampir 90% pengunjung blog atau sebuah web menggunakan telepon pintarnya. Jadi, blog kita juga harus ikut update; harus bisa dibaca secara mobile.

  1. Backlink
    Ini adalah poin terakhir. Salah satu bahasan yang paling banyak dicari katanya. Hal ini karena yang paling banyak menentukan posisi dan prestasi adalah BACKLINK. Hohohooo...

    Kabarnya, yang menentukan posisi sebuah blog dalam mesin pencarian adalah banyaknya backlink yang dimiliki oleh blog tersebut. Hal ini juga berpengaruh pada DA yang sempat kita sebut tadi. Blog dengan posisi cantik di mesin pencarian akan memiliki DA yang tinggi. Hal ini juga berpengaruh dari backlink.

    Singkatnya, SEO ADALAH BACKLINK!

Hal paling penting dalam SEO blog


***
Setelah Mbak Shinta menyampai teori SEO ini, agenda kulwap ngopcan pun berlanjut. Biar ga butek jadi ilmunya bertahap nih. Hehheee...

Beneran deh ini ilmu daging banget yang sayang buat dilewatkan atau Cuma disimpen doang. Melalui tulisan ini, semoga kita semua yang baca bisa memaksimalkan blog kita yaaa...

Lanjuuuutttt...


CARA OPTIMASI SEO BLOG

Gimana caranya agar konten- konten yang kita buat itu bisa nangkring di halaman mesin pencari, si mbah dan teman-temannya?

trik seo blog agar di halaman pertama google


Ini adalah pertanyaan yang akan berujung pada lanjutan ngopi cantik kita.
Agar konten yang kita buat bisa duduk manis bahkan di halaman pertama mesin pencari, mari lakukan beberapa cara optimasi SEO blog seperti petuah yang disampaikan pemateri kita.

Pertama-tama, pastikan untuk double check konten atau tulisan kita sebelum diterbitkan.
Untuk itu mari lakukan hal berikut:

  1. TEMPATKAN KATA KUNCI PADA JUDUL
    Jadi misalnya kita mau menggunakan kata kunci 'make-up' dan 'nama brand', maka buatlah judul yang menarik dengan memasukkan 2 kata kunci tadi.

    Contohnya: PIXY Lip Cream Nude Series: Varian Terbaru yang Diluncurkan Di Palembang

    Pada judul itu, PIXY dan Lip Cream Nude Series yang jadi kata kunciku.
    Aku juga pernah baca di artikel yang membahas SEO, bahwa selain menempatkan kata kunci dalam judul, posisikan juga ia di awal. Ini akan lebih potensial untuk dilirik si mbah. Tapi benar atau tidaknya saya juga kurang tau ya...

  1. UBAH PERMALINK
    Secara
    default, dengan contoh judul di atas tadi, permalinknya akan menjadi begini:

    www.namadomain.com/tahun/bulan/PIXY-Lip-Cream-Nude-Series-Varian-Terbaru-yang-Diluncurkan

    Nah, bentuk permalink begini kurang efektif yaaa...
    Saran Mbak Shinta, baiknya ubah permalink dulu dan pastikan diisi dengan kata kunci.

    Misal:
    www.namadomain.com/PIXY-Lip-Cream-Nude-Series

    Cara mengubah permalink ini ada di bagian kanan kalau blogspot dan kalau WP ada di bagian atas biasanya.
    Honestly, urusan SEO WP lebih gampang apalagi kalo pake plugin. Udah ada checklist apa aja yang perlu dicek sebelum terbit.
     
  2. PERHATIKAN JUMLAH KATA
    Perlu diketahu bahwa Google menyukai konten dengan jumlah kata yang banyak. Menurut riset, jumlah kata yang sering terindeks berkisar dari 800-1000 kata. Mbak Shinta sering menyarankan agar menulis minimal 1000 kata. Namun, untuk topik
    beauty 800 kata sudah cukup katanya.
     
  1. OPTIMALKAN GAMBAR
    Tadi sudah disampaikan terkait kecepatan loading sebuah blog. Baiknya gambar yang akan kita gunakan sudah di
    resize terlebih dahulu. Tips lainnya agar SEO adalah dengan rename gambar dengan kata kunci yang kita pakai. Misalnya: PIXY LIP CREAM.jpg

    Nah, jika gambar yang kita gunakan lebih dari satu, sila tambahkan angka di belakangnya.
    Jadinya begini: PIXY LIP CREAM 1.jpg - PIXY LIP CREAM 2.jpg - dan seterusnya.
     
  1. TAMBAHKAN LINK (INTERNAL/ EKSTERNAL)
    Masih ingat hal yang mempengaruhi SEO di atas?
    SEO ADALAH (((BACK)))LINK! Termasuklah internal dan eksternal link.

    Mbak Shinta bilang: "SELALU tambahkan link ke tulisan lain dalam blog kita dan juga link ke blog/web lain sebagai referensi."

    Coba perhatikan, apakah di homepage blog kita sudah ada pembatas 'READ MORE' ?
    Kalau iya, berarti minimal sudah ada internal link. Kalau belum alias masih menampilkan seluruh isi konten di halaman depan, coba kita maksimalkan dengan membuat link read more ini. Karena selain untuk SEO, akan lebih menarik pembaca yang mampir ke blog kita untuk mengklik lanjutannya. Selain itu tampilan blog juga rapi kan?
    Bisa cari caranya di mbah gugel. Ada banyak bertebaran^^

    Oya, ada warning untuk tidak menampilkan blogroll di sidebar blog kita. Karena eksternal linknya dianggap tidak baik alias terlalu banyak link keluar. Begitu yang terbaca oleh google, menurut info dari Mbak Shinta.
     
  2. JANGAN LUPA META DESKRIPSI
    Ini adalah hal yang paling penting katanya. Meta deskripsi harus diaktifkan baik di blog platform manapun. Bisa menggunakan plugin untuk WP. Sementara untuk blogspot bisa di menu setting.

    Meta deskripsi adalah ptotongan atau ringkasan dari konten kita yang akan muncul di hasil pencarian mesin. Ini akan mempengaruhi pembaca untuk mengklik konten kita.
     
  3. BACKLINK DAN BACKLINK
    Udah nggak nanya lagi kan kenapa ini perlu? Kita udah sentil- sentil manja dari awal tadi.
    Nah,
    backlink ini adalah yang paling banyak dicari orang/brand/ dan lainnya.

    Itulah mengapa para brand yang bekerja sama dengan blogger pasti meminta kita untuk memasukan setidaknya satu buah backlink untuknya. Hal ini tentu akan meningkatkan SEO mereka juga. Jangan heran jika banyak yang berlomba mencari backlink ini. Mulai dari kerjasama, beli/ bayar, atau yang paling mudah adalah
    blog walking.
    Kebayang?

    Jadi, sebuah backlink itu mahal looooh...
    Belum lagi kalo yang ngasihnya blog dengan DA tinggi. Peluang SEO-nya juga akan menjadi tinggi.

    Kalau BW alias blog walking dianggap rumit, masih ada jalan menuju Roma! Ups, menuju SEO tinggi maksudnya...
  1. KONSISTEN UPDATE
    Ini adalah cara optimasi SEO blog yang paling mudah.
    Konsisten update konten blog !

    Ya! Jangan lupa bahwa CONTENT IS THE KING!
    Perhatikan juga kaidah konten yang baik agar dilirik si mbah yaaa...

    Update konten blog SETIAP HARI agar bisa mendapatkan SEO tinggi.
    Ingat! Yang google suka adalah
    yang setiap hari update, kontennya orisinal, natural, panjang, edebra- edebere. Intinya bikinlah yang berkualitas!


Sttt...
Konten tentang beauty ini adalah salah satu yang sering dicari loh.
Jadi, gampang untuk SEO oleh google.Nah, peluang nih buat kamu yang suka beauty juga!

Itulah rangkuman materi dari Mbak Shintaries yang mengisi agenda Ngobrol Cantik #2 kami lalu.
Seru kan???


Semoga bermanfaat yaaaa...
Jangan lupa dipraktekan yaaa...

Kamu ada info tambahan tentang SEO Blog lainnya? Share di kolom komentar yuk!

Selasa, September 19, 2017

Cara Cerdas Memilih Asuransi Jiwa

Cara Cerdas Memilih Asuransi Jiwa



Halo, Teman- teman!
Saya mau bahas tentang Asurasi Jiwa nih. Pembahasan kali ini nggak akan berat karena saya hanya akan berbagi cerita seperti biasa yaaa...

Waktu itu saya masih kecil. Ada cerita pahit tentang asuransi jiwa yang pernah diikuti oleh orang tuaku. Kata ibu, jaman itu asuransi jiwa belum sepopuler sekarang. Terlebih lagi tak banyak informasi penting tentang asuransi yang dijelaskan pada penggunanya.

"Ah, sudahlah asuransi jiwa tuh bikin rugi. Sudah lama bayar tanpa bolong- bolong, eh tiba-tiba hilang," begitu komentar ibuku waktu itu.

Hmmm...
Ada sedikit luka ternyata.

Usut punya usut, ternyata ayahku dulu sudah 'melek' pentingnya asuransi jiwa.
Sehingga ia pun mengikutsertakan ibu dan aku dalam daftar jiwa yang diasuransikan.
Tiga jiwa terdaftar saat itu dan ayah selalu tepat waktu membayar apa yang menjadi tugasnya.

Sayangnya, perusahaan asuransi itu mungkin mengalami kebangkrutan.
Entah apa alasannya! Bisa jadi karena tak banyak peserta asuransinya sehingga mereka pun tutup buku, atau memang merupakan pihak tak bertanggung jawab. Wallahu'alam.

Aku masih kecil saat itu dan tidak terlalu paham apa yang terjadi.
Pun saat ini, sebenarnya aku acuh tak acuh pada produk- produk asuransi.
Mungkin ada rasa trauma dari cerita pahit tadi, ditambah juga belum terlalu memahami pentingnya asuransi ini. Terutama asuransi jiwa.

Walaupun demikian, orang tuaku yang kebetulan adalah pegawai pemerintah tetap menggunakan produk asuransi yang diwajibkan, yaitu produk asuransi kesehatan disamping produk asuransi jiwa yang tetap diikutinya.

Setelah pengalaman pahit tentang asuransi yang hilang dulu, kami pernah merasakan manfaat asuransi juga loh. Hal itu sedikit mengubah sudut pandangku tentang asuransi jiwa.


Cara cerdas memilih asuransi


Saat aku kelas 2 SMA, keluarga kami mendapat ujian dari yang maha kuasa.
Ayah mengalami kecelakaan bermotor. Suatu hal yang tak pernah kami bayangkan.

Bagiku, ayah itu jago banget berkendara (dalam hal ini motor). Saat itu aku ujub ternyata; lupa bahwa ada yang maha mengatur. Astaghfirullah.

Tapi, pandangan tentang hebatnya ayahku berkendara itu lantaran aku tahu ayah sudah berpengalaman sejak ia masih bujangan hingga saat itu. Kami belum punya kendaraan lain selain motor. Bayangkan! Kemana- mana naik motor!

Dari aku masih balita belum sekolah, kata ibuku aku ikut ayah masuk hutan dengan motornya.
Keadaan hujan dan gelap karena malam. Ayahku adalah penyuluh kehutanan yang selalu datang ke desa- desa yang ia bimbing.

Belum lagi pengalaman kami 3 beradik (saat itu si bungsu belum terlalu besar untuk ikut berkendara) yang selalu ikut ayah di atas motornya. Ke Palembang yang butuh 2 jam dari kampung kami bahkan ke Semendo (tanah kelahiranku) yang butuh sekitar 6 jam perjalanan kami lakukan dengan motor.

Di benakku, ayahku keren sekali dalam hal berkendara itu.
Yaaaah, harap maklum pandangan anak- anak yaaaa...

Kecelakaan ayah ketika itu membuat kami sangat terpukul.
Kakinya harus dioperasi dan butuh waktu yang lama untuk proses pemulihannya.
Tahun berikutnya pun kami harus mengantar ayah ke ruang operasi kembali untuk melepas besi yang membantu tulangnya tersambung kembali.

Biaya yang dikeluarkan tentu saja tak sedikit.
Asuransi  yang diikuti beliau inilah yang cukup membantu kami saat itu.
Di sana, titik balik pandanganku tentang asuransi dimulai.

PENTINGNYA ASURANSI


Mengingat ujian yang pernah kami alami lalu membuatku sadar akan pentingnya asuransi.
Asuransi Jiwa menjadi salah satu produk yang menjadi pertimbanganku setelah belajar dari pengalaman. Ya, kita perlu asuransi kesehatan. Syukurlah, sebagai pegawai negara namaku masuk daftar nama peserta asuransi kesehatan yang dibebankan pada penghasilan bulanan orang tuaku. Begitu pula dengan adikku yang kedua.

Namun, setelah aku selesai kuliah, namaku pun digantikan dengan adikku yang ketiga.
Sudah beres tunjangan yang diberikan untukku berikut asuransinya. Memang begitu peraturannya.

Aku pun mulai melirik produk asuransi yang akan kuikuti secara pribadi.

"Ini penting!"
Sesuai namanya, Asuransi Jiwa adalah sebuah produk jaminan untuk jiwa/ hidup seseorang.
Setidaknya begitu pemahamanku sebagai awam. Dengan penjelasan dari sales asuransi juga berbekal informasi dari mesin pencarian, aku pun memahami dasar tentang asuransi jiwa ini.

Singkatnya, Asuransi Jiwa merupakan sebuah perjanjian kontrak antara kita selaku peserta (pemegang polis) dengan perusahaan asuransi yang kita pilih (penanggung) untuk jaminan keselamatan jiwa peserta, dalam hal ini resiko kematian. Dalam kontrak tersebut, pemegang polis diwajibkan membayar sejumlah uang (yang disebut premi) dengan besaran tertentu, tergantung jenis asuransi yang dipilih. Jadi, Asuransi Jiwa memiliki kewajiban untuk menanggung segala kerugian finansial jika pemegang polis meninggal dunia.

Hal ini merupakan bentuk antisipasi yang ditimbang oleh peserta asuransi, untuk meringankan keluarga yang mungkin akan ditinggalkannya nanti. Kurang lebih begitu kebanyakan pertimbangannya.

Tips memilih asuransi jiwa yang benar dan menguntungkan


Bagaimana?
Sudah mulai mendapat pandangan tentang pentingnya asuransi jiwa?


JENIS- JENIS ASURANSI JIWA


Ada beberapa jenis asuransi jiwa  yang sebaiknya kita ketahui.
Seperti cerita saya sebelumnya yang acuh tak acuh tentang asuransi, kemudian sadar pentingnya asuransi, saya pun mencari tahu tentang segala hal terkait asuransi. Hal ini penting agar kita bisa menentukan, jenis asuransi jiwa mana yang sebaiknya kita pilih.

Beragam sumber membuat saya memiliki sedikit gambaran tentang jenis asuransi jiwa.
Dari artikel Mbak +Ardiba Sefrienda saya mendapat insight tentang jenis asuransi jiwa ini. Rekan saya ini memang lebih melek soal financial dibanding saya. Sila intip blognya yang membahas seluk beluk finansial kalo ingin tahu lebih banyak.

Selain dari tulisan beliau, saya mencoba membaca beragam literatur lainnya. Kurang lebih terangkum 4 jenis asuransi jiwa yang perlu kita ketahui.


  1.  Term Life Insurance (Asuransi Jiwa Berjangka)
  2. Whole Life Insurance (Asuransi Jiwa Seumur Hidup)
  3. Endowment Insurance (Asuransi Jiwa Dwiguna)
  4. Unit Link Insurance (Asuransi Jiwa Unit Link)

Jenis asuransi jiwa nomor 1- 3 tergolong jenis asuransi tradisional (ekonomi.kompas.com).
Sedangkan asuransi jiwa nomor 4 tergolong jenis asuransi non tradisional.

Dari pengelompokannya ini, terbayang tingkat 'kerumitan; asuransinya. Secara mudahnya berikut penjelasan ala Alma Wahdie.


Asuransi Jiwa Berjangka


Ada jangka waktu tertentu yang menjadi batasan jaminan jiwa dalam jenis asuransi ini.
Misalnya seperti asuransi jiwa yang termasuk dalam pembelian tiket pesawat, kereta api, atau beberapa bus antar kota yang menyediakan. Misalnya saja, asuransi jiwa yang termasuk dalam pembelian tiket pesawat kita untuk tujuan Palembang- Bandung. Dalam hal ini, kita akan menempuh perjalanan dengan moda pesawat dalam waktu kurang lebih satu jam. Ada jaminan jiwa jika terjadi resiko saat perjalanan kita menggunakan jasa penerbangan itu. Namun, jika tidak terjadi resiko meninggal, maka jaminan asuransi jiwa pun berakhir. Asuransi hangus atau tidak ada pengembalian dana.

Intinya ada jangka waktu tertentu. Bisa untuk masa 10 tahun, 20 tahun, sesuai dengan kontrak yang disetujui bersama antara pemegang polis dan perusahaan asuransi penanggung.

Asuransi ini biasanya memiliki premi atau besaran uang setoran yang tidak terlalu menguras kantong, dan nilai pertanggungjawabannya masih cukup besar. Namun, peserta asuransi atau pemegang polis tidak mendapat apa-apa jika tidak terjadi resiko meninggal dalam jangka waktu tersebut. Jadi semua hangus.


Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Jenis asuransi ini sesuai namanya. Pembayaran premi dilakukan dengan jangka waktu proteksi yang panjang mencapai 99 tahun. Jenis asuransi jiwa ini merupakan penyempurnaan dari asuransi jiwa berjangka. Ada nilai tabungan yang terselip di dalam kontraknya. Jadi, ketika tidak terjadi resiko meninggal dunia atau peserta masih sehat wal afiat setelah habis masa proteksi, ada nilai tunai yang diberikan.

Besaran premi untuk jenis asuransi ini tentu sedikit lebih mahal daripada asuransi berjangka. Karena menurut survey, angka harapan hidup seseorang berkisar di umur 65 - 70 tahun. Artinya, perusahaan asuransi sebagai penanggung beresiko berkemungkinan besar membayarkan klaim resiko meninggal dunia para pesertanya. Itulah alasan besaran premi menjadi lebih mahal.


Asuransi Jiwa Dwiguna


Ada dua fungsi yang ditawarkan oleh asuransi jenis ini. Yaitu bersifat asuransi berjangka juga sebagai tabungan (memiliki nilai tunai). Biaya premi lebih mahal lagi dibanding asuransi seumur hidup.

Selain ada nilai tabungannya, yaitu bisa diambil sejumlah dana jika tidak terjadi resiko, jenis asuransi ini juga dapat diklaim secara berkesinambungan. Misalnya 3 tahun sekali kita bisa mengajukan klaim untuk penggunaan dana. Jenis asuransi ini populer sebelum akhirnya muncul jenis asuransi non tradisional yaitu asuransi unit link.


Asuransi Unit Link


Jenis asuransi ini disebut juga asuransi 2 kantong. Memiliki fungsi proteksi atau jaminan juga sebagai bentuk investasi. Dana premi yang dibayarkan bernilai besar. Nantinya dana tersebut dibagi dua. Sebagian untuk dana jaminan jiwa dan sebagian lagi ditempatkan pada reksa dana dalam bentuk unit link. Asuransi ini lebih menitik beratkan pada unit link atau investasi yang dikelola. Sementara nilai jaminan proteksinya tidak sebesar ketiga jenis asuransi sebelumnya.

cerdas memilih asuransi jiwa yang tepat


Nah, setelah tahu jenis- jenis asuransi jiwa ini, kita dapat menentukan mana yang lebih tepat untuk kita beli jaminan proteksinya. Jangan lupa untuk mempertimbangkan kebutuhan, anggaran, dan tujuan asuransi kita ini yaaa...


Sebagai pemegang polis, kita harus betul- betul cerdas berasuransi. Memilih asuransi yang sesuai dengan situasi dan kondisi pribadi serta menyerap banyak informasi terkait jenis asuransi yang akan kita beli menjadi cara cerdas memilih asuransi jiwa.

Apakah kamu juga mempertimbangkan untuk membeli polis asuransi jiwa?

Kamis, September 07, 2017

Hotel di Palembang buat Staycation: Hadiah Ultah dari Suami

Hotel murah di Palembang untuk staycation

Hotel di Palembang buat Staycation: Hadiah Ultah dari Suami. 


Assalamualaikum!
Aku mau cerita pengalaman jalan-jalan super ngebut ke Palembang waktu lalu.
Kebetulan bulan Juli lalu umur berkurang nih! Antara deg-degan kilas balik udah bermanfaat belum hidup yang lewat dan mau kasih reward juga pada diri. Eh, ternyata Pak Suami ngajakin staycation di Hotel di Palembang sambil refreshing liat- liat kota. Maklum, kita tinggalnya di luar kota. Ahahahhaa...

Well, ini tuh ceritanya #throwback gegara mindah-mindahin file dari memori dan ngeliat foto staycation  kita pas ke Palembang.

Ini lah ceritanya!

Nothing special di hari ulang tahunku selain ucapan harapan serta do'a dari ayah, ibu, adek- adek dan suami. Aku memang ga menampilkan info kelahiran di akun sosial mediaku. Bukan karena sombong atau apalah-apalah yaaaa... tapi lebih biar 'khusyuk' muhasabah diri #eaaaa

Intinya, aku nggak banyak menerima ucapan di beranda sosial media dan lainnya.
Suasananya nggak beda dengan hari lainnya. Hanya kami yang tahu bahwa 20 sekian tahun lalu aku diberi kesempatan berjuang di dunia.

Kue ultah?
Aku juga nggak minta dan karena jenis kue tart adalah salah satu kesukaanku, kita sering beli atau makan tanpa menunggu momen hari lahir. Pernah sih kita beli pas di momen-momen seperti itu, tapi lebih untuk cemilan makan bareng aja. Quality time gitu. Leyeh- leyeh, makan cemilan, Haha- Hehe.

Ternyata, tahun ini ada yang beda.
Suami mengajak staycation!

Whoaaaa...
Mimpi apa Cinderella semalam?

Katanya berhubung weekend ini ga banyak kerjaan, yuk lah kita nyantai ke kota.
Hahahhaa...

Dengan senang hati aku pun mengiyakan.

Review Stasiun Kereta Api Kertapati Palembang
Stasiun Kertapati jam 5 pagi

Kita berangkat Sabtu malam--- atau tepatnya tengah malam!
Harus menunggu doi pulang kerja dulu jam 8 malam, sementara aku di rumah sudah bersiap dengan barang yang akan kami bawa.

Nggak banyak sih!
Doi bawa ransel (karena staycation-nya dinodai urusan kerja dikit, jadi bawa laptop yang mau diservis), dan aku bawa tas tangan. Tasnya nggak besar tapi juga nggak kecil. Cukuplah buat make-up pouch aku! #looooh

Review Stasiun Kertapati Palembang. Fasilitas nyaman
Fasilitas free charging di ruang tunggu

Kita memilih kereta api sebagai moda perjalanan ke kota Palembang ini.
Suamiku yang kerja di Tanjung Enim membuat kami berdomisili di kota Muara Enim, demi mendekatkan lokasi kerjanya.

Palembang - Muara Enim itu membutuhkan waktu kurang lebih 5 jam perjalanan.
Itu dihitung tanpa macet yaaa...

Kalau kamu tahu medan jalan di sini, 5 jam jarak tempuh itu kadang cuma PHP kalau kita menggunakan moda mobil. Baik mobil pribadi, travel, atau bahkan bus. Jangan coba- coba!

Jalan lintas barat Sumatera ini dilalui oleh banyak sekali truk besar bermuatan batubara dan kayu.
Maklum, Tanjung Enim kan memang daerah pertambangan batubara tertua di Indonesia.
Kalau kayu, itu karena ada pabrikan bubur kertas milik Jepang di sini.

Ehmmm...
Jadi, kertas kece sekelas S*du dan teman-temannya itu berasal dari sini loooh.
Sayangnya bahan mentah bubur kertas saja yang diolah di sini. Untuk pengolahan produk balik ke Jepang deh. Hasil jadinya? diimpor lagi ke sini. Ups!


Lah! Ini kenapa aku malah bahas batubara dan kertas ya?
Balik lagi deh ke perjalanan menuju kota Palembang.

Singkatnya, memilih jalur kereta itu adalah alternatif yang menjanjikan.
Jarak tempuh 5 jam tadi bisa ditepati dan kita bisa santai- santai di kereta. Kebetulan aku adalah penggemar perjalanan via kereta sejak tinggal di pulau Jawa dulu.

Review Stasiun Kertapati Palembang. Fasilitas ruang tunggu nyaman
Kursi empuk di ruang tunggu stasiun Kertapati, Palembang

Kami naik kereta yang bertolak dari Lubuk Linggau. Namanya Sindang Marga S4.
Kalo menurut jadwal yang tertera di boarding pass kita, harusnya jam 23:20 WIB udah berangkat. Tapi, baru sekitar jam 23:50 an kereta datang dan kita masuk berangkat.

Karena agak terlambat, tiba di Stasiun Kertapati Palembang pun tidak seperti jadwal jam 03:30 WIB.
Nggak masalh sih, karena kami berdua numpang tidur di kereta dan lanjut tidur lagi sampai Kertapati. Hahhaaa...

Jangan heran ya!
Aku dan suami memang suka jalan santai ala backpaker gini. Walaupun tujuannya mau nyantai pindah tidur santai di hotel, kita asyik aja naik kendaraan umum. Di Bandung aja kita suka sewa motor buat seharian keliling dari Bandung Utara ke Bandung Selatan. Tinggal pas baliknya aja, pegel- pegel bahagia! LOL

Mumpung masih muda. Kalo udah berumur nanti ga tau deh masih sanggup apa nggak? Ahahhaaaa...

Review Stasiun Kertapati Palembang. Musholla yang adem dan bersih
Musholla

Ini sambil aku kasih liat suasana stasiun Kertapati Palembang.
Luas dan nyaman banget. Berhubung di luar masih gelap, dan waktu subuh sebentar lagi tiba, kami pun duduk- duduk di ruang tunggu sambil lanjut merem sesekali.

Kursi di ruang tunggu nyaman karena ada bantalannya.
Bumil gendut ini jadi anteng deh duduk di sana.
Ruangan juga bersih, juga fasilitasnya lengkap. Toilet OK, Musholla OK, dan ada area bermain anak juga. Hanya saja pagi itu, air bersih sedikit ngadat. Baik yang di toilet maupun yang di tempat wudhu.
Hmmmm...

Review Stasiun Kertapati Palembang. Fasilitas nyaman
Nyantai sambil nunggu waktu sholat Subuh

Pukul 5 setelah sholat Subuh di Musholla stasiun, kami pun beranjak keluar.
Stasiun Kertapati Kota Palembang ini letaknya di pinggir sungai Musi loooh...
Jadi waktu jalan kaki menuju pintu keluar, kami bisamendengar suara hempasan air  sungai dan melihat mega di langit yang indah. Matahari hendak muncul malu- malu.

Tujuan pertama kami adalah KI Family Park atau TAMAN KELUARGA: KAMBANG IWAK.
Hari itu Minggu pagi, di KI biasanya ada olahraga jantung sehat. Aku semangat mau ikutan.
Sekalian napak tilas jaman masih kuliah dulu.

Suami yang demen olahraga juga nggak nolak.
Selain ada acara mingguan olahraga, kawasan KI Park ini mirip suasana CFD di Dago atau ala Gasibu. Ada banyak jualan makanan dan barang lainnya, stand- stand  pemeriksaan kesehatan, dan lain-lain. Lagipula, terlalu dini kalau mau langsung menuju hotel yang sudah kami pesan. Jadilah KI sebagai tujuan pertama.

Fasilitas umum di Kambang Iwak KI PARK Palembang
Babang ngisiin botol air minumku yang udah kosong.

Event dan acara mingguan senam jantung sehat di KI Palembang
Senam Jantung Sehat di KI. Kita saltum banget nih!^^ Biarin.

Kita naik angkot dari Kertapati ke KI.
Ongkosnya Rp4000/orang. Kita berdua jadi Rp8000,-
Di angkot pagi itu sudah ramai penumpang yang hendak menyebrang dari Ulu ke Ilir --- mau ke Pasar 16 Ilir. Suasana menyebrang Jembatan AMPERA pagi itu saaangat menyenangkan.

Ga pake macet dan udaranya masih segerrrrr!

Kue Lupis jajanan tradisional ada di Kambang Iwak Palembang
Ada jualan kue lupis!

Jajan pempek enak murah meriah di pedangan kaki lima di Palembang
Kalo udah sampe Palembang, jangan lupa sarapan pempek!

Sesampainya di KI sekitar pukul 6.
Belum terlalu ramai.
Baru beberapa orang yang olahraga jalan santai dan lari mengitari kambang (kolam).

Kami duduk di salah satu bangku yang tersedia di bawah rindangnya pohon.
Menghadap ke kolam dan melihat lampu-lampu taman berkerlip masih menyala.
Aku bawa bekal sarapan yang kusiapkan dari rumah.
Isi perut dulu sebelum ikut senam jam 7 nanti.

Memang aku sudah antisipasi karena kebiasaan sarapan kami di rumah adalah jam 5.30 WIB.
Alih-alih kelaperan sebelum jajanan bertebaran, kita makan dulu deh!

Alma Wahdie blogger Palembang
Ketemu Baby Hana yang cantik^^

Di Kambang Iwak, aku bertemu dengan teman kuliahku dulu, Lita dan suami serta anaknya.
Sudah lama tak bersua walaupun tetap kontak via sosial media.
Kalau boleh dihitung, mungkin udah sekitar 4 tahun nggak ketemu. Makin cantik aja temanku satu ini. Pantes deh baby Hana cantik juga. Mirip mommy yaaa, Nak?^^

Sttt...
Dua sejoli ini juga pasangan awet dari jaman kuliah dulu loh. Hehhee...
Happy for both of you, Lita and Rico.
Selamat yaa udah ada Hana sekarang!^^

Oya!
Jam 7 sebelum akhirnya kami ikut senam, aku menyempatkan menelpon hotel tujuan kami.
Aku meminta layanan early Check in pagi itu. Memang sudah kami jadwalkan untuk santai seharian di hotel. Pihak hotel mengatakan bahwa pukul 9 kami sudah bisa masuk. Yeay!!!



Hotel yang Murah di Palembang 


Rencana kita buat nyantai seharian di Hotel di Palembang itu bisa dibilang cukup mendadak.
Tapi, itu bukan jadi halangan buat mewujudkannya.

Man Jadda wa Jadda!

Sekarang itu gampang banget buat pesan hotel.
Apalagi kalo mau cari hotel yang murah di Palembang.
Cari hotel yang murah tapi nggak murahan di Airy Rooms aja.

Di Airy Rooms hotelnya gampang dicari, keren fasilitasnya dan yang pasti harganya OK buat kantong kita. Mamak masih bisa jajan donat kesukaan deh! Hehehhee...

Hotel murah di Palembang untuk staycation Airy Rooms Palembang

Kenapa pilih booking kamar di Airy Rooms? Karena hotel- hotel Airy Rooms itu murah.
Airy Rooms adalah jaringan hotel dan guest house terbesar di Indonesia dengan jumlah properti hotel terbanyak. Fasilitasnya udah lumayan banget menurutku.

Ada 7 (tujuh) jaminan fasilitas di setiap kamar. Yaitu AC, TV layar datar, perlengkapan mandi, tempat tidur bersih, shower air hangat, air minum gratis, dan WiFi gratis.

Hotel Airy Rooms di Palembang Murah


Cara pesannya juga mudah banget. Sangat fleksibel karena bisa dipesan melalui website, Android Apps dan iOS Apps. Aku sih udah pasang aplikasinya. Jadi, pas Babang ngajakin staycation gampang aja. Tinggal cari hotel Airy Rooms!

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman

Pembayarannya juga enak banget loh! Fleksibel!
Kita bisa bayar lewat bank transfer atau kartu kredit. Pas nyampe tinggal ke FO, kasih kartu identitas dan foila! Dikasih kunci deh!

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman


Lokasi hotel- hotel Airy Rooms di Palembang ini juga strategis.
Dekat dengan pusat kota juga mudah ditemukan.

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman


Kamu tinggal pilih aja mau hotel yang Eco, Standard, atau Premium.
Semuanya ada!

Mau lokasi deket Mall, mau yang deket daerah kuliner? Ada.
Lagi juga sekarang gampang banget mau kemana-mana. Pesen taxi online beres deh!
Lokasi hotel Airy Rooms yang strategis bikin jalan pake jasa taxi online makin hemat.

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman
Kolam renang di atas. Hotel  Airy Rooms di Sei Pangeran, Palembang

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman
Toiletries khusus buat kamu!

Buat aku yang suka mengelompokan barang, dapet pouch gini bikin seneng loh!
Receh ya? Hahahaa...

Jujur nih ya.
Kalo packing aku mengelompokan barang ke dalam tempat-tempat kecil.
Kelompok jilbab satu tempat, kelompok make-up (pasti lah yaa), kelompok alat mandi, kelompok alas kaki, kelompok daleman (hihhiii), kelompok kabel-kabelan (charger, dll), kelompok celana, kelompok baju. Gitu lah!

Nggak tau kenapa, rasanya lebih enak aja pas mau nyarinya.
Apalagi kalo pake backpack atau tas tangan doang.

Nah, dapet koleksi toiletries pouch  dari Airy Rooms ini niih kalo kamu pesen hotelnya via Airy Rooms.
Gemes yaaa...
Warnanya bagus!



Cara Pesan Kamarnya Gampang


Untuk urusan pesan kamar alias booking kamar di Airy Rooms ini gampang banget.
Kamu bisa lihat alur tata cara pesannya di bawah ini:

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman

Gampang banget kan?
Udah jaman gini kok, kamu pasti bisa!^^

Nah, jam 9 kami bertolak dari Kambang Iwak menuju hotel tujuan kami hari itu.
Minggu pagi yang cerah, dan kami sampai di hotel sekitar jam setengah 10.
Pagi itu Kota Palembang masih bersahabat. Nggak pake bete ngerasain macet karena hotelnya mudah ditemukan.

Langsung ke FO dan kasih ID trus kita langsung ke kamar deh!
Beres-beres mandi, lanjut nyantai pesen makanan buat temen nonton tv.
Sorenya Babang rencana mau pake kolam renang hotel.
Aku rencana nemenin aja sambil duduk di restonya. Makan lagiiiii...
Kan judulnya nyantai! Hehhee...

Tapi kita lupa kalo ada laptop yang dibawa di ransel tadi.
Tuh laptopku yang ngeblank rusak dan butuh dibaw ke ahlinya.

Akhirnya batal renang deh!
Abis istirahat nyantai, jam 5 sore kita ke luar, mampir ke Mall terdekat trus mampir juga dong ke City Icon, Jembatan AMPERA!

Tadi pagi kan cuma nyebrang doang, blom pepotoan. Hihihiii...


Jajanan enak dan murah khas Palembang di Ampera
Pusat Kuliner di pinggir sungai

Senengnya ngabisin waktu bersama di momen yang pas itu!
Sejenak mengusir penat dari kota tambang dan jalan-jalan di Palembang!

Makasih, Pah! *love




-Sumber foto priibadi dan hotel dari website Airy Rooms
COPYRIGHT © 2017 ALMA WAHDIE | THEME BY RUMAH ES