Kamis, Februari 09, 2017

Namanya Bi Ade...


Ini adalah sebuah cerita kehidupan tentang dia yang disayang Allah. Bi Ade namanya...


Assalamualaikum.
Hari ini mau cerita tentang Bi Ade.
Setahun tinggal di jalan samping terminal di kota kembang ini membuatku hapal dengan lingkungan dan warga setempat. Bahkan, beberapa warung nasi tempatku jajan juga sudah kenal denganku. Ada warung ayam goreng sambel dadakan Mak Uci, warung soto Tegal ibuk, warung ikan bakar Ibu India, warteg Jawa, warung nasi Cempaka, Jembar Sari Rasa, Baso Mas Acil, dan banyak lagi.

Ups, beberapa nama warung tadi memang asli nama dari penjualnya tapi beberapa lainnya cuma nama pemberian aku dan kakak- kakakku yang tinggal di sini saja. 
Hehehehe.
Semacam kode buat kami untuk mengingat setiap tempatnya kalau lagi dititipin beli makan.

Balada anak kos.


Lalu, siapa Bi Ade?

Bi Ade adalah seorang gadis imut yang baik hatinya.
Ia berkebutuhan khusus.

Untuk warga setempat juga anak-anak kos yang tinggal di jalan ini, rasanya pasti kenal dengan Bi Ade. Kenapa dipanggil Bibi? Aku kurang tahu alasannya. Mungkin itu panggilan dari keponakan cantiknya yang berambut panjang-- yang beberapa kali kulihat bergurau dengannya. 


Bi Ade namanya...

Kita hapal atau kenal atau sekedar tahu tentangnya dari beberapa perbincangan sekitar.
Bi Ade sendiri memang selalu ada di sekitaran jalan ini.
Hampir di tiap pagi, siang, sore, bahkan malam aku berpapasan dengannya.
Kadang saat dia sedang mengantri jajan di gerobak mamang nasi goreng atau di gerobak cilok boni.
Kadang saat dia tengah duduk di depan warung nasi Jembar Sari Rasa sambil meniup- niup ujung susu kotak kecilnya.

Oh ya, Bi Ade suka sekali minum susu kemasan kotak yang rasa cokelat itu.
Kurasa minuman lezat itu yang turut menyumbang pada bobot badannya.
Bi Ade juga suka sekali jajan makanan yang ada tusukannya.
Kadang ia jajan cilor (Aci Telor), sate usus, dan makanan lain yang ditusuk seperti itu. Selain karena rasanya yang juga enak, mungkin Bi Ade suka karena mudah dipegang. Mungkin.


Tentang Bi Ade

Bibi kecil yang imut ini sangat baik hatinya.
Bisa kita rasakan saat melihat tatap mata polosnya.

Kalau berpapasan dengan orang- orang, Bi Ade suka sekali menengadahkan tangan.
Berharap beberapa lembar uang dua-ribuan atau sekedar uang logam lima-ratusan.
Kadang dikasih, kadang tidak.

Beberapa suara bilang, "Jangan kasih."

Alasan untuk tidak memberi uang itu karena memang sebenarnya warga setempat sayang pada Bi Ade. Katanya, "Bi Ade sudah bawa uang setiap keluar rumah. Kalau diberi lagi, nanti Bi Ade banyak jajan. Kasihan dengan kesehatannya."

Memang, kulihat Bi Ade agak kurang terurus dari segi penampilannya.
Tapi apa yang bisa kupikirkan? Toh, aku tak pernah tahu apa yang terjadi dengannya.
Setiap berpapasan aku menyapanya. Kadang mengajaknya bercanda.
Sering kali secara tak langsung aku memperhatikannya yang sedang jajan.
Warga setempat sangat perhatian padanya.
Beberapa tempat suka memberi tambahan dengan cuma-cuma.
Tapi tak jarang banyak yang memanfaatkan keadaannya.
Bi Ade yang membawa uang ditawarkan beragam makanan. 

Aku protes dari jauh tapi kulihat Bi Ade senang.
Lalu aku pun tersenyum.

Pernah waktu aku tengah berjalan pulang ke kontrakanku.
Di jejeran kursi di pos ronda, ibu- ibu tengah duduk bercengkrama.
Ada Bi Ade di sana tengah melahap cilok boni kesukaannya.
Kulihat seorang ibu tengah menyisir rambut kusutnya.
Menata rambutnya lalu dikuncir rapi kembali.

Sorot mata Bi Ade nyaman.
Tenang dan senang nampaknya.
Sepanjang jalan aku tersenyum bahagia.
Positivity.

Ah, Bi Ade disayang Allah.
Tidak perlu pusing memikirkan hal pelik.

Bi Ade disayang Allah.
Ada banyak orang yang menjaga dan memperhatikannya dengan cara masing-masing.

Bi Ade mencuri perhatianku selama setahun di jalan samping terminal ini.
Semoga Bi Ade sehat selalu.

Love and Share!

Jumat, Februari 03, 2017

Monochrome Tulus Menghipnotisku

Lirik dan video clip Tulus Monochrome

Assalamualaikum. Salam sejahtera, Teman- teman.
Ah, ternyata aku kangen berceloteh ria di sini.
Huhuhuu...
Maafkan absenku yang (selalu) lama ini *ngumpet

Pertama, aku mau cari alasan minta maaf dulu nih.
Udah bisa dibilang masuk masa hiatus ga sih kalo udah bolong nulis lama kaya aku ini? *cry
Aku sedang memperjuangkan nasib, Teman.
Urusan akademik yang masih aku cicil ini sebenarnya tidak bisa dijadikan kambing hitam. Pasti akan banyak suara bernada do-re-mi-fa- ... dan seterusnya.

"Orang lain bisa kok sambil-sambil."
"Si Anu juga sibuk loh, bahkan orang penting dia itu. Tapi, bisa aja kok."
"Tuh, buktinya temenmu yang lain ga serempong kamu gini. Bisa aja kok kalo diNIATin."

Hiks...
Semua itu benar. Taapiiiiiii... kondisi orang beda- beda kan yaaa?
Aku ini ternyata orangnya gampang 'teralihkan' alias sering gagal fokus. Contohnya waktu aku pengen bisa, jahit, lukis, masak, dan beragam hal lainnya sampe aku bingung sendiri.

Baca: Pengalaman Menjahit dan Nge-doodle Pertamaku.

Nah, memahami karakterku yang begitu, aku mulai mencoba mencari jalan.
Mungkin off dulu bisa membantu.

Alhamdulillah, beberapa langkah lebih maju. *SuperExcited
Terima kasih yaaa buat teman-teman yang mendukung dan maklum dengan jiwa ababil anak baru ini^^

I love you, all and I love myself  *alaKirana

***

"Lah? Terus ini kenapa aku bisa nulis sekarang? Malem- malem (or dini hari gini)?"
Soalnya aku KANGEN. Udah nggak tahan pengen nulis banyaaaak...
Di draft udah ada banyak, tapi perlu beberapa materi sebelum diposting. Alhasil, harus menunggu sampe aku beneran ada waktu dikit.

Nah, kalau tulisan ini--- tulisan ringan banget kok.
Aku cuma nggak kuat nahan pengen CURHAT. Aahahhahahahaaaaa.........

Temenin aku yaaah? yah? yah? Pleaseee....

Monochrome Tulus mp3
scr: fizgraphic.com

***

Ini aku mau cerita tentang:

Lirik Lagu Monochrome by Tulus


Udah tau lagunya kan?
Iya. Jadi, semenjak berkutat agak serius dengan tulisan akademik sebulanan kemarin, aku kembali berteman dengan playlist lagu-lagu di radio.

Udah dari SMP aku suka denger radio tapi ke sini-sini udah nggak terlalu maniak lagi.
Berhubung selama begadang ini aku butuh 'teman' bebunyian ---dan aku bosan dengan playlist di laptop dan di Hp-ku--- akhirnya aku bertemu dengan 100.1 FM (Bandung).

Thank God, kalo udah jam 22.00 ke atas, nih radio baik banget. Auto DJ-nya muterin playlist lagu asyik tanpa banyak iklan. Dan yang paling penting adalah NON-STOP SAMPE SUBUH! *Kiss


Ada banyak jenis lagu yang diputerin sama Auto DJ radio itu. Mulai dari lagu luar (Western) juga lokal. Genre-nya juga beragam banget. Dari yang nge-beat sampe yang santai mendayu-dayu. Pokoknya sesuai dengan waktu yang berjalan semakin pagi. ^^

***

Selama denger playlist radio itu (pun di beberapa radio lain di waktu berbeda), lagu Monochrome Tulus ini sering kali diputerin.

Monochrome Tulus Menghipnotisku!!!


Lirik lagu monochrome yang dinyanyiin Tulus ini beneran kaya magic.
Nadanya enak. Suaranya? udah pastilah yaaa...
Kita lagi ngomongin Tulus loooh...
Jadi jangan bahas suaranya deh yaaa...
Asli enakeun bangeeet!

Ini nih full Lirik Monochrome by Tulus:


"Monokrom"

Lembaran foto hitam putih
Aku coba ingat lagi warna bajumu kala itu
Kali pertama di hidupku
Manusia lain memelukku

Lembaran foto hitam putih
Aku coba ingat lagi wangi rumah di sore itu
Kue cokelat balon warna-warni
Pesta hari ulang tahunku

Di mana pun kalian berada
Kukirimkan terima kasih
Untuk warna dalam hidupku dan banyak
kenangan indah
Kau melukis aku


Lembaran foto hitam putih
Kembali teringat malam kuhitung-hitung bintang
Saat mataku sulit tidur
Suaramu buatku lelap

Di mana pun kalian berada
Kukirimkan terima kasih
Untuk warna dalam hidupku dan banyak
kenangan indah
Kau melukis aku


Kita tak pernah tahu berapa lama kita
Diberi waktu
Jika aku pergi lebih dulu jangan lupakan aku
Ini lagu untukmu
Ungkapan terima kasihku


Lembar monokrom hitam putih
Aku coba ingat warna demi warna di hidupku
Tak akan kumengenal cinta
Bila bukan karena hati baikmu
*Thanks to Maulidya Adzhani for correcting these lyrics. (azlyrics.com)

***

Gimana???
Itu aku kasih tanda di tiap bait lirik yang kusuka nada dan musiknya.
Lagu ini sukses menjadi sobat karibku setiap begadang.

Udah liat video clip-nya? Liat official video clip-nya deh! WOW!
Aku sampe mendug-duga, ini Tulus nyanyi lagu buat siapa ya sebenernya? *sotta :P
Liat kan tiap bait liriknya itu???

Hmmmm...
Menurut kamu gimana?
Enak kan lagunya????



Bener- bener aku dihipnotis sama lagu ini.
Suaramu, Mas Tuluusss...
Kok, enak sih???^^
COPYRIGHT © 2017 ALMA WAHDIE | THEME BY RUMAH ES