Rabu, Februari 14, 2018

Palembang Beauty Blogger's Challenge: Blush Your Love

Assalamualaikum, Teman- teman.
Postingan kali ini menjawab tantangan make up dari komunitas beauty blogger Palembang.

Ini adalah kolaborasi pertama yang diadakan oleh Palembang Beauty Blogger (PBB). Aku ga mau ketinggalan dong...

Secara ya hobi main kuas bisa disalurkan kalau ikut kolaborasi seperti ini. Buktinya selain bisa main kuas, aku jadi berani eksperimen pake kontur. Bahkan mewujudkan mimpi masa kecil buat jadi Tuan Puteri Huan Zu. Hehehe...

Nah, Palembang Beauty Blogger Make up Challenge ini bertema Blush Your Love.

Dengan tema itu aku bikin tampilan make up ini deh!


Make up look yang kubuat ini sederhana saja pada dasarnya. Hanya diberi sentuhan blush on ala jepang yang sempat populer tahun 2017 lalu, Me no Shita.

Itu loooh...
Gaya blush on di bawah mata melewati tulang hidung. Hihihii...


💗 Kumulai dengan make up mata. Karena dari pengalamanku, bagian ini masih challenging. Kalau make up mata didahulukan lumayan menghemat waktu hehe...

💗 Setelah merapikan bentuk alis dengan pensil alis fanbo yang hitam, aku mulai memilih eye shadow.

💗 Kupilih warna hijau lumut, violet, dan pink. Semuanya sparkling dan ternyata warna hijau lumut yang kupilih jadi nampak abu-abu. Eye shadow pink juga kuaplikasikan di bawah mata setelah eye liner bawah.

💗 Seperti biasa aku pakai liquid eye liner tergampang sepanjang masa, My darling. Hehehe... Pertama kali belajar pakai liquid liner aku pake ini nih.

💗 Bulu mata cuma kujepit dan kuberi maskara silky girl. Karena mataku tak ada kelopak, jadi kurang nampak deh usahaku itu. LOL

💗 Untuk eye liner bawah aku pakai liner dari caring by biokos.


💗 Selanjutnya, aku mulai aplikasikan foundation inez shade ivory dan aku set dengan bedak padat jafra.

💗 Lalu, aku pertegas garis wajah dengan mengontur bagian hidung, tulang pipi, rahang, dan ujung dagu.

💗 Dilanjutkan dengan memberi highlight pada puncak hidung, bagian atas tulang pipi, dan ujung pelipis.

💗 Setelah selesai, aku sapukan blush on pink wardah di seluruh area bawah mata kanan dan kiri melewati hidung hingga membentuk garis lurus. Gaya blush on ini namanya Me no Shita Blush on. Sering juga disebut under eyes blush on.

💗 Selain itu, aku tambahkan gambar hati kecil yang kubuat dari lip cream purbasari high matte berwarna merah.

💗 Untuk bibir, kupilih warna pink tajam dari Purbasari High Matte Lip Cream.

Voilaaaa...
Jadi deh make up looknya.
Nih, aku kasih liat close up!


Begitulah detail make up yang aku buat kali ini. Kira-kira udah sesuai sama tema 'Blush Your Love' belum nih?

Masuk kali yaaa...
Pipi udah bersemu gitu. Hahaha...

Oh ya, temanku Azuari Eka juga bikin look untuk tema ini loh. Cuss, intip detailnya di blognya yaaa...


Jangan lupa juga untuk intip make look beauty blogger Palembang lainnya yaaa...


Kamu bisa intip di akun Instagram @palembangbeautyblogger ini nih!

Segitu dulu cerita corat-coret kuasku kali ini. Kita ngobrolin make up lagi dilain kesempatan ya...



Love and Share!
Alma Wahdie

Selasa, Februari 13, 2018

Pembukaan Citimall Prabumulih Ramai Sekali

"Faraz mau balik ke Muara Enim nih! Kita main dulu yuk!"

Halooo...
Faraz, my baby boy udah lewat 40 hari umurnya. Alhamdulillah dikasih kesempatan buat bisa liat dan asuh Faraz sampai hari ini. Rasanya setiap momen mau diabadikan, dinikmati, dan diresapi biar terus ingat bersyukurnya.

Maklumlah, saya masih masuk kategori emak amatir dengan anak pertama. Kadang suka jadi katrok dan lebay pepotoan saking bahagianya. Duh, maafkan keterbatasanku yang belum bisa kontrol luapan kebahagiaan ini yaaa...

Semoga postingan tentang Faraz, baik di artikel ataupun di IG (feed dan story) bisa ditanggapi dengan positif oleh teman semua. Semoga juga kita bisa berbagi kebahagiaan dan manfaat lainnya ya. Aamiiin.


Well, 40 hari umur Faraz ini memang sangat kutunggu. Karena aku punya banyak daftar yang ingin kulakukan bersama Faraz di luar. Sementara pihak keluarga keukeuh urusan boleh keluar rumah atau tidak sebelum 40 hari ini. Well, saya sih bawa santai aja. Hitung-hitung disuruh istirahat total biar cepat segar. Hehehe...

Jadilah selama kurang lebih 40 hari, kami berdiam di dalam rumah. Hanya sesekali duduk di teras berjemur bersama Faraz.

Selain ingin bepergian dengan baby, setelah 40 hari kami akan kembali ke rumah kontrakan. Papanya Faraz sabar menanti karena kami masih tinggal di rumah nenek pasca bersalin. Sementara masa cutinya sudah habis. Jadi, papa duluan pulang ke kontrakan. Faraz dan mamanya udah ga sabar mau kumpul biar papa ada temannya.

Sebelum pulang, neneknya Faraz ngajak main nih. Ada mall yang baru saja buka di kota Prabumulih.

Prabumulih ini adalah salah satu kota dekat rumah ibuku. Perjalanan 30 menit ke Prabumulih membuatnya jadi opsi pertama sebagai tujuan hangout. Apalagi sudah ada mall sekarang. Warga Prabumulih dan sekitarnya sudah tak perlu jauh-jauh ke Palembang. Hihihi...

Namanya Citimall Prabumulih.

Citimall Prabumulih ini baru saja dibuka pada tanggal 8 Februari 2018 lalu. Malamnya kami pergi ke sana. Walaupun aku tahu bahwa mall yang baru buka tentu belum akan ramai isinya. Maksudku, belum semua toko akan buka kan?

Tapi tak mengapa.
Kami kan hanya ingin jalan-jalan.
Kalau guyon ala Palembang sih: ngabsen.
Hahaha...

Biasa dong, masyarakat pasti antusias untuk segala sesuatu yang baru. Tak terkecuali di Citimall Prabumulih. Antrian kendaraan masuk sudah mengular. Kulihat parkiran motor sudah berbaris. Parkiran mobil pun tak mau kalah. Kami dapat parkir di sudut kanan karena bagian depan sudah penuh.

Waaah...
Apa kabar di dalam Citimall-nya ya?

Sebelumnya aku sudah pernah ke Citimall Lahat waktu Faraz masih dalam perut. Karena managemennya grup yang sama, konsep Citimall Prabumulih pun tak jauh berbeda dengan Citimall Lahat.

Bentuk bangunannya dengan kesan modern karena asimetris, juga lapangan parkirnya. Saya penasaran bagian dalamnya. Apakah akan 'plek' sama?

Oh, hampir sih.
Hampir sama walaupun ada beberapa store yang berbeda posisinya.

Waktu aku ke Citimall Lahat dulu, store di lantai 2 masih coming soon. Termasuk bioskopnya. Sekarang kabarnya bioskop Citimall Lahat sudah buka berikut store lain di lantai 2 itu.

Nah, di hari pembukaan Citimall Prabumulih ini, lantai 2 juga belum pada buka. Bioskop, arena bermain, dan store lainnya masih tutup. Beberapa store di lantai 1 pun belum buka. Termasuk store donat yang berada tepat setelah pintu masuknya. Persis sama posisinya dengan store donat di Citimall Lahat.

Yah, gagal jajan donat deh.

Kami berangkat setelah maghrib. Niatnya mau sekalian makan malam di Citimall Prabumulih itu. Apa daya ternyata konter makanan belum banyak buka juga hahaha.
Akhirnya makan di CFC aja karena itulah yang ada.

Mungkin malam itu CFC menang banyak karena ga ada saingan. LOL

Setelah urusan perut kelar, kita menyusuri mall kembali. Di lantai 1 ini sedang ada pentas musik. Beberapa band lokal mengisi acaranya.

Susunan kursi di depan panggung bekas acara pembukaan masih ada. Beberapa pengunjung malam itu bisa ikut duduk menikmati nyanyian merdu para vokalis band.

Aku ikut duduk karena mulai pegal berjalan-jalan. 40 hari istirahat di rumah ternyata belum sepenuhnya membuatku prima. Masih ada ngilu di kaki, ada sakit di perut. Pantas saja bersalin sering dibuat seloroh 'bongkar mesin'. Benar-benar menguras energi ternyata.

Sementara aku duduk di kursi bersama Faraz, ibu dan adikku asyik memilih pakaian yang dipajang. Wah, adikku menang banyak nih! Hahaha...

Puas melihat-lihat dan memboyong barang yang disuka, kamipun beranjak pulang.

Senanglah mama bisa jalan sama Faraz walaupun missed Papanya. Nanti lain kesempatan kita jalan sama papa ya, Nak.

Faraz, Mama, dan keluarga mengucapkan selamat atas pembukaan Citimall Prabumulih. Semoga membawa banyak manfaat. Kulihat lapangan kerja makin terbuka dengan adanya mall ini. Mereka merekrut banyak petugas untuk berbagai pos. Seperti pos kebersihan, keamanan, parkir, penjaga toko, dan lainnya.

Semoga makin maju ya, Prabumulih.

Catatannya saat ini dariku fokus di bagian akses ke sana. Jalannya ya aampuuun...
Kayanya lebih parah daripada permukaan bulan. Hahaha... Lebay banget perumpamaanku ya.

Intinya jalannya rusak parah.
Lubangnya sangat dalam karena berpotensi bikin kendaraan nyangkut. Jalanan itu memang rute laluan truk batubara dan truk kayu. Jadi, yaaah bayangkanlah!

Kalau hujan lebih parah.

Semoga pihak terkait mau mengusahakan perbaikannya ya. Tapi entahlah, nampaknya peluang perbaikan dalam waktu dekat belum akan terjadi. Kata ayah, itu jalan provinsi jadi kemungkinan pemkot Prabumulih tak akan menolehnya.

Urusan anggaran nih biasanya. Hiks.

Tapi semoga... Semoga... Semoga...
(Komat-kamit berdoa biar jalan bagus)


Itulah cerita jalan-jalan Faraz kali ini.
Sampai jumpa lagi pas kami libur ya Prabumulih. Kami pulang dulu ke Muara Enim!

Mungkin lebaran nanti.^^



Kamis, Februari 08, 2018

Putri Huanzu 2018: CNY Make up Look Collaboration

Assalamualaikum.
Kali ini aku ikutan kolaborasi bulanan Beautiesquad lagi nih. Temanya adalah salah satu hari besar yang ada di Bulan Februari ini, yaitu Chinese New Year (CNY).

Nah, untuk tema tampilan make up-nya aku langsung semangat.

Kenapa coba?
Soalnya aku ga sabar buat bisa menjelma jadi tuan puteri ala film cina yang populer waktu aku SD dulu. Hahaha...

src: fanfix.famousfix.com
Ada yang tau drama seri Putri Huan Zhu???? Sorry kalo cara nulisnya salah. LOL

Jadi, waktu SD dulu baik film mauoun drama dari negeri Tiongkok lagi populer banget. Ada Fe Mau (lagi-lagi akh ga tau ya bener ga nih tulisannya), legenda ular putih, kera sakti, dan drama percintaan kabut cinta, juga kolosal ala Putri Huan Zhu ini.

Tau sendiri ya tone kulit gadis Tiongkok itu bening? Ditambah lagi emang pemeran dramanya cantik dan ganteng. Apalagi pake baju dan aksesorisnya ga kalah kece.

Aiiih...
Anak SD dijamanku itu jelas terpesona sama karakter-karakter di drama seri Putri Huan Zhu itu.

Tau hiasan kepalanya?
Khas karena serasa bawa kipas di atas kepala. Hahahaha...

Ada ornamen bunga super besar dan temali yang ciamik menggantung di kanan dan kirinya yang bikin gemes pengen kibas-kibas poni. Hahahaha...

Sayangnya, saat itu aku terlalu polos untuk nyoba bikin hiasan itu. Padahal tiap nonton dramanya udah mupeng aja pengen punya hiasan kepala si tuan puteri.

Well, my dream comes true now!

Voila!!!
Aku jadi Tuan Puteri Huan Zhu 2018!!!


Yes. Terinspirasi dari tokoh idolaku dalam serial drama cina dimasa SD, akupun membuat tampilan make up ini.

Step by stepnya gampang banget.

👉 Aku siapin properti hiasan kepala ini dan jilbab serta dress hitam. Insyaallah nanti aku buat postingan terpisah DIY-nya.

👉 Lanjut ke-make up-nya


Langkah-langkah make up ini sangat sederhana. Aku pakai:

  1. Pixy BB cream dan inez sebagai basenya. Sebelumnya aku udah pakai pelembab dari skincare harianku, Jafra.
  2. Langsung aku set pakai bedak TWC pixy dengan menggunakan brush besar.


  1. Aku lanjutkan dengan make up mata. Ini selalu jadi bagian yang sulit buatku karena aku belum lihai ngeblend eye shadow. Hiks. Di sini aku pake warna baby pink, violet, dan merah.
  2. Aku mau coba bikin wing liner. Tapi ternyata gagal. Well, aku pake eyelinernya biokos buat bagian atas maupun bawah.
  3. Aku ga pake bulu mata palsu, cuma ngaplikasiin maskara jafra aja.
  4. Alisnya aku masih setia pake sulamit brow yang warna coklat.
  5. Biar agak segar, aku pake eyeliner pixy yang putih untuk sudut dalam mata.
  6. Kusapukan juga eye shadow merah dan pink di bagian bawah agar mata lebih 'cling'.
  7. Bagian tulang hidung dan tulang pipi aku kontur dengan menggunakan pixy.
  8. Lalu sedikit blush on oranye di tulang pipi.
  9. Terakhir, pakai lipstick merahnya the body shop dan purbasari lip cream yang freesia.

Jadi deh!
Gitu aja tahapannya.

Intinya aku menekankan warna merah cerahnya gitu. Hehhee...

Maafkan make up mata yang masih amburadul. Masih PD aja diposting karena aku penganut make up sebagai karya seni. So, ga ada benar dan salah ;)

*menyemangati diri sendiri hehee...


Gimana?
Kalau ada pemilihan mirip-miripan sama Putri Huan Zhu, aku boleh ikutan??? Hihihihi...

Eh, kamu bisa liat beragam make up ala Chinese dalam CNY Make up Collaboration para member Beautiesquad (BS) lainnya loooh...

Cuss, intip di IG-nya BS deh!

Nah, jangan lupa juga mampir ke blognya kak Lia Melqha. Doi bikin CNY Make up look yang super kece. Ini mah patut ditiru nih make upnya aluuuuussss...


Segitu dulu ya sharing dandan kita kali ini. Semoga next collaboration bisa ikutan lagi 😍😍😍

Daaah!

Kamis, Januari 18, 2018

Review Penggunaan Stretch Mark Cream Mooimom Pasca Melahirkan

review mooimom stretch mark cream

Assalamualaikum.
Rasanya kangen banget kaya udah berbulan-bulan ga cuap-cuap di sini. Padahal ya masih anget kok last updatenya. Well, mungkin karena belum nulis perdana di tahun 2018 kali ya? LOL

Alhamdulillah banget kado yang dinanti di akhir tahun kemarin akhirnya sudah  kuterima.

Baca: Hello, December! Kunanti Kado TerindahMU

Seorang baby boy amanahNYA akhirnya menemani kehidupan kami saat ini. Semoga sehat selalu semuanya. *superrrHappy

Ada banyak cerita yang sudah siap dibagikan. Jangan lupa untuk berlangganan blog ini yaaa...

Nanti ceritanya segera menyusul. *duileeee...

Seperti yang teman-teman ketahui, masa kehamilanku sudah dilewati. Syukurlah, persalinan berlangsung dengan aman dan selamat. Sekarang masuk masa 'begadang'. Begitu istilah para teman yang sudah berpengalaman. Hohoho...


Yang Bikin Rindu

Setiap momen di masa kehamilan itu terbukti membuat rindu. Saat emesis parah di trimester awal yang tadinya tak mau membayangkannya lagi malah sukses bikin rindu. Kenapa coba? Karena pas emesis segala makanan ada. Ga mau atau ga bisa makan nasi, diajak jajan di luar. Kan enak toh? Wk.

Trus, di trimester kedua ketika badan mulai enakan tapi ternyata babynya lagi rentan (waktu itu sempat sedikit bleeding), akhirnya banyak nyantai. Hampir semua pekerjaan rumah dikerjain suami. Saya cuma bagian masak (karena hobi).


Apalagi di trimester akhir. Waktu itu udah dikirim balik ke rumah orang tua. Walaupun sering sedih dan baper karena jadi LDR sama suami, tapi di rumah udah lebih-lebih kaya princess. Hahaha...

Betah? Hmmm... Kadang iya. Tapi karena biasa gerak, kadang bosan juga. Jadi, sering minta ijin buat pergi-pergi ikut acara blog deh. Biar ga bosan di rumah (*alasan doang. Padahal demen jalan). Hahaha...

Intinya, setiap momen itu benar-benar harus dinikmati karena mungkin lama terulang lagi atau tidak sama sekali.


Yang Masih Membekas

Mundur jauh lagi ke masa awal saat menikah. Banyak perasaan haru yang masih membekas di hati. Kemudian, ingat masa berjuang menjadi pasangan LDR.

Masih membekas rasanya ketika setahun berlalu ditengah kesibukan dan kerinduan. Banyak suara sumbang yang ikut mewarnai dan membuat hati semakin kokoh (I thank you, All).

Saat hamil juga ada banyak momen yang membekas. Seperti ketika merajuk karena ga dibolehin pergi. Percayalah, selain karena emang demen jalan, itu karena mood swing bumil. Hahaha...

Adalagi cerita tentang ikut acara blog di usia kehamilan tua alias udah cukup bulan. Sangat membekas di hati.

Baca: Cerita di balik Flash Blogging

Nah, satu lagi yang masih membekas: Striae.

Ini tuh bekas yang benar-benar menjejak.
Striae alias Stretch Mark alias garis hitam (yang masih baru) di permukaan kulit biasanya terjadj karena peregangan kulit.

Nah, ini biasanya sering menjejak pada kulitnya ibu hamil. Tepatnya di beberapa area seperti perut, lengan, pangkal paha, bahkan di payudara loh.

Kenapa bisa?
Karena saat hamil, bagian tubuh tadi membesar. Alhasil, kulit pun ikut tertarik (kencang) dan 'pecah' alias terjadi peregangan. Untuk penjelasan ilmiahnya silakan rujuk artikel kesehatan terpercaya yaa... Hohoho.

Ada juga sih yang tidak mendapatkan jejak striae ini. Biasanya yang kulitnya elastis karena dirawat sejak sebelum hamil, saat hamil, dan pasca hamil agar terus terjaga kelembabannya serta tetap elastis.

Kalo striae punya harimau mah elegan LOL

Berhubung kehamilan baby boy ini adalah pengalaman pertamaku, aku udah cari tahu tentang striae ini.

Beberapa perawatan sejak awal kehamilan sudah dilakukan. Seperti rajin melembabkan kulit dengan mengoleskan minyak-minyakan, dan lain sebagainya.

Termasuk mengikuti saran orang tua untuk tidak menggaruk kulit walaupun terasa gatal.

Tapi kenyataannya, aku tidak merasa gatal sama sekali loooh. Bahkan saat garis-garis cantik itu mulai terukir (ahahahhaa...), aku tidak menggaruknya. Tapi mana tau kugaruk saat tidur ya? Hmmmm...

Intinya, aku memeroleh jejak kehamilan itu walaupun sudah melakukan perawatan dan tidak garuk-menggaruk. Kata dokter yang menanganiku tiap kontrol bulanan, itu pengaruh hormon juga.

Well, intinya, I have this cutie mark!


Yang Bisa Jadi Alternatif Solusi

Dari banyak sekali artikel yang kubaca tentang stretch mark, ternyata tak cuma bumil saja yang berpotensi memerolehnya. Semua orang bisa punya stretch mark looh... Mereka yang tadinya big size terus kemudian jadi small size juga bisa dijejaki. Intinya peregangan kulit. Semacam balon kali yaaah...


Kuncinya (kalo dari saran ilmiah) adalah menjaga kelembaban kulit. Jadi kulit kita elastis walaupun membesar. Kecuali kalo ada urusan sama hormon yaaa...

Naluri wanita dong ya, walaupun tenang karena dapat tanda jejak hamil (which makes me proud somehow), tetap pengen usaha mengembalikan keindahan kulit buat kepuasan diri juga. Hehehe...

Ada banyak sekali krim/salep dan obat sejenis lainnya yang menawarkan solusi untuk mengurangi/ menyamarkan stretch mark ini.

Garis bawahi yaa...
Bukan serta-merta menghilangkan loh. Karena pada dasarnya ini masalah serius untuk 'ujug-ujug' hilang.

Kali ini aku nyobain pakai produk terbaru dari Mooimom, yaitu Mooimom Stretch Mark Cream.


So far produknya udah kupake lebih dari 2 minggu nih. Nanti aku bakal update artikel ini ketika produknya habis kupakai ya...


Komposisi Produk

Kandungan Mooimom Stretch Mark Cream ini sangat bermanfaat untuk mencegah dan merawat striae yang membekas ini. Ada beragam zat aktif seperti Ekstrak Edelweiss, Crotong Lechleri extract, Minyak biji Kakao Maroko, dan Soluble Collagen essensce.



Selain zat aktif alami seperti yang disebut di atas, komposisi lainnya dari Mooimom stretch mark cream ini juga bisa dilihat langsung di kemasan produknya.


Komposisi alias kandungan yang ada dalam suatu produk adalah bagian yang paling penting buatku. Kalo Teman-teman lihat dari urutan komposisi pada Mooimom Stretch Mark Cream ini? Yes, Aqua.

Artinya produk ini water-based. Aku paling suka dengan produk perawatan yang water-based gini. Karena jelas bakal nyaman dipake di kulit.

Terbukti saat aku aplikasiin krimnya di kulitku yang ada striae-nya jadi:

✓ ga lengket sama sekali
✓ produknya langsung meresap
✓ ada sensasi adem
✓ aromanya harum ga kaya obat


Kemasan Yang Cantik

Biasa dengar kalimat "don't judge a book from its cover!" kan? Bener banget emang.

Tapi, ada sensasi tersendiri kalo kita punya barang yang kemasannya cantik. Aku lah salah satu orang yang peduli soal ini hahaha...

Liat thumbnail artikel ini kan?
Itulah kemasan Mooimom Stretch Mark Cream. Warnanya cantik banget. Biru aqua gitu. Aku suka! Aku suka! *alameymey LOL


Selain itu, untuk kategori obat (menurutku), kemasannya ala serum kecantikan gitu. Hehehe...

Bentuknya pompa gitu. Jadi enak dan gampang buat ngeluarin produknya.

Tekstur produknya lebih ke tekstur lotion menurutku. Walaupun namanya pake embel-embel cream, produknya ga thick ala cream. Ya, karena water-based tadi.

Itu adalah nilai plus lain dari produk ini bagiku. Seperti yang kuceritain di awal, aku udah nyobain juga beberapa krim untuk menghapus jejak striae ini. Rata-rata bentuknya kaya salep alias krim yang thick gitu. Kebayang kan? Lengket.

Oya, selain teksturnya yang ringan, warna putih dari isi produk Mooimom ini jadi bener ngingetin kita ke lotion. Yang ngebedainnya adalah produk ini jauh lebih ringan daripada lotion. Jadi cepat menyerap tanpa lengket. 💛💛💛


Testimoni Pemakaian

Aku puas banget dengan perintilan produk Mooimom Stretch Mark Cream seperti yang aku uraikan tadi.

Kemasannya, tekstur dan aromanya, komposisinya, dan kemudahan pengaplikasiannya menjadi nilai plus produk ini.

Untuk efeknya sendiri dalam perawatan striae-ku belum serta-merta hilang pastinya. Aku tahu ini perlu proses. Selayaknya penggunaan skincare wajah, kita perlu sabar dan berproses kan ya...

Ingat! Ga ada yang instan!

Baca: Detox Jafra, Oh No!

Apalagi merawat jejak kehamilan ini (baca: stretch mark). Selain sabar berproses, konsisten dalam penggunaan produk jadi faktor penentu juga. Ini salah satu bentuk ikhtiar toh? *kedip-kedip

Untuk kurang lebih 2 minggu pemakaian ini, aku bisa bilang bahwa stretch mark-ku sudah tidak terlalu gelap lagi garis-garisnya. Sebuah kemajuan menurutku.

Seandainya dalam kotak kemasan atau di tabung kemasan ada keterangan waktu pemakaian mungkin akan lebih membantu lagi. Misalnya: untuk hasil maksimal pakai 3x sehari. Keterangan begitu maksudku.

Berhubung produknya water-based, aku pribadi pakenya 3x sehari deh. Ga khawatir kelebihan sih soalnya dipakenya tipis aja tapi merata.

Buat Moms dan kamu semua yang punya jejak striae ini, bisa banget buat ikhtiar menghapus jejak stretch marknya dengan produk Mooimom Stretch Mark Cream ini.

Untuk beli produknya bisa langsung cek aja di website dan akun medsos resmi Mooimom yaaa...

Website: www.mooimom.id
FP: https://www.facebook.com/mooimomid
IG: https://www.instagram.com/mooimom.id/


Aku pribadi suka banget pake produk-produk dari Mooimom. Terutama buat para bumil dan busui, aku rekomendasiin untuk ngepoin Mooimom. Ada banyak produk berkualitas yang kita perluin, Gengs!

Baca: Menyiapkan Perlengkapan Bayi

So, aku akan update lagi kabar garis imut yang kurawat dengan Mooimom Stretch Mark Cream ini sampai produknya habis nanti. Stay tune!


Ps.
Selain lagi pake Mooimom Stretchmark cream ini, aku juga punya Hands Free Pumping Bra-nya Mooimom loh.


Bentuk dan detailnya seperti yang dipake model ini. Selain sibuk menghapus jejak tadi, mama baru ini juga lagi sibuk belajar mengASIhi.

Nah, bra Mooimom yang model ini emang diperluin banget buat dipake pas mompa Asi.

Aku pilih yang warna hitam karena emang suka aja. Bahannya nyaman dan ga bikin gerah. Trus, modelnya bisa dipake tanpa talj penyangga. Jadi kaya pake bra model kemben gitu.

Sejauh ini aku puas sama produk-produk Mooimom. Yuk, Moms! Cobain juga biar bisa ngerasain manfaatnya ;)

Senin, Desember 18, 2017

Menggapai Cita dan Cinta, Ketekunan yang Berbuah Manis

Perjalanan penuh inspirasi astra 2017 menggapai cita cinta

Perjalanan penuh inspirasi.
Mimpi Melanjutkan Sekolah untuk Penghidupan Yang Lebih Baik Itu Pun Terwujud.

Siapa sangka Pilék, begitu panggilannya, berhasil menggapai mimpinya untuk terus belajar- melanjutkan sekolah demi cita-citanya memeroleh penghidupan yang lebih baik.

Namanya Akhmad Firli, seorang pemuda yang ulet dalam setiap pekerjaannya, termasuk belajar di masa sekolahnya. Keinginannya untuk melanjutkan sekolah; untuk belajar sangatlah besar. Untuk itu ia tekun belajar.

Menurutnya, ia bukanlah siswa pandai, melainkan hanya seorang siswa yang fokus dengan apa yang dijalaninya. Tapi bagiku, ia siswa yang cemerlang. Ia adalah bukti nyata sebuah perjalanan penuh inspirasi bagiku.



Langganan Juara 1

Firli adalah temanku semasa SMP (Sekolah Menengah Pertama). Sepanjang pengetahuanku, beliau memang sering direferensikan para guru karena kepintarannya. Sebut saja Pak Supri, guru Matematika sekaligus guru Fisika kami yang kerap menyanjungnya saat sedang menjelaskan materi pelajaran.

Kami berbeda kelas saat itu. Tiap kali siswa di kelasku tak paham materi yang disampaikan oleh Pak Supri, beliau akan menyebut nama Firli dan mereferensikan agar kami belajar darinya. Jelas ini adalah indikasi bahwa Firli memang berbakat terlepas dari pengakuannya soal fokus tadi.

"Dari awal aku yakin kalo mau nguasain sesuatu, kita harus suka dulu," jelasnya padaku saat kutanya bagaimana ia bisa begitu mahir.

Saat ini ia adalah salah satu mekanik alat berat dengan spesialisasi unit khusus. Setamat SMP ia melanjutkan pendidikan ke SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) dan memilih jurusan otomotif.

Kami sudah tak satu sekolah lagi sejak saat itu. Takdirlah yang kemudian membawaku bertemu ia kembali. Kemudian, aku berkesempatan mengambil banyak pembelajaran dari perjalanan hidupnya yang penuh inspirasi itu.

Selama di SMK kudengar ia semakin melejitkan prestasinya. Juara 1 tiap semester dan tiap kenaikan kelas selalu dikantonginya.

"Firli mah langganan juara!" kata Ijum temanku yang satu sekolah dengannya kala itu.

Kabar tentangnya di masa SMK itu turut menjadi motivasiku dalam belajar. Sejak referensi dari Pak Supri dulu, kami sepakat untuk saling belajar dan menyemangati satu sama lain. Motivasi kami yang sama-sama ingin terus belajar menjadikan hubungan pertemanan ini mengakar walau terbatas jarak.

Perjalanan penuh inspirasi astra 2017 menggapai cita cinta
Wisuda UT-School 2010

Aku pun tak heran ketika akhirnya ia berhasil menyelesaikan pendidikan keterampilan mekanik dari YKB-UT (Yayasan Karya Bakti United Tractor) yang merupakan salah satu program CSR Astra.



Agar berdaya, haruslah terampil!

Fokus yang dimiliki temanku ini memang tak perlu diragukan. Sejak berteman dekat dengannya aku paham satu hal. Bahwa tak ada yang tak mungkin jika memang diperjuangkan.

Hal ini berlaku untuk cita dan cintanya.

Tamat SMK dengan nilai yang bagus, bahkan memeroleh nilai tertinggi se-kabupaten adalah prestasi besar. Namun, pencapaian tersebut tak serta-merta membuka jalan mulus bagi pemuda tanggung dari keluarga sederhana itu.

Keinginan untuk melanjutkan sekolah terpaksa ditahan karena masalah klasik, biaya. Tawaran guru SMK-nya untuk ikut pelatihan otomotif dengan ikatan dinas 9 tahun di kota kembang pun harus ditolaknya dengan tegar.

Dengan penuh keyakinan ia menolak karena harus ada biaya awal sebesar Rp6000.000. Sementara ia paham, saat itu belum memungkinkan untuk menyediakan dana tersebut walaupun gurunya membujuknya untuk berdiskusi dengan keluarga dahulu.

Perjalanan penuh inspirasi catur dharma astra

Beragam cerita tentang kerja di bengkel knalpot hingga menjadi CS sekaligus teller di kantor pos cabang di Kapahiang, Bengkulu ikut menghiasi perjalanan Firli menggapai citanya.

Hingga akhirnya sebuah kesempatan hadir. Guru SMK yang tak lelah mendukungnya, Pak Agus mengabarkan tentang program CSR Astra untuk Indonesia cerdas dan kreatif, sebuah program yang nantinya akan menghasilkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas seperti 4 pilar tanggung jawab dalam kontribusi sosial Astra.

sumber: astra.co.id

UT-School (United Tractors School) adalah program CSR Astra dalam naungan Yayasan Karya Bakti United Tractors (YKB-UT). Berdiri sejak tahun 2008 dengan mengusung visi:

Menjadi lembaga pendidikan keterampilan mekanik dan operator alat-alat berat terbaik di dunia.” Melalui UT School (YKB UT) menjadi wadah pelaksanaan program pendidikan yang secara intensif mempersiapkan operator dan mekanik alat berat yang professional dan terampil sesuai persyaratan internasional.

Setelah melalui beberapa tahapan tes, Firli akhirnya lulus untuk ikut program UT-School. Ketekunannya dalam belajar di masa sekolah mulai menunjukan hasil. Dengan latar belakang jurusan otomatif yang dimilikinya, ia pun terpilih menjadi salah satu siswa UT-School dari 2 orang yang lulus di wilayah tesnya.

"Waktu itu memang masih perlu biaya untuk hidup di Jakarta tentu saja. Namun, melihat kesempatan untuk belajar lagi dan peluang bekerja setelahnya, aku akhirnya mendiskusikan kemungkinan berangkat ke UT-School itu dengan keluarga," ceritanya.

Mekanik teladan UT perjalanan penuh inspirasi

Hambatan klasik soal biaya itu memang selalu ada. Tapi dengan pertimbangannya, Firli memutuskan untuk ikut program Astra itu. Keluarga mendukungnya dengan membekali uang hasil pinjaman untuk biaya hidupnya semasa belajar di Jakarta.

Sebuah kesempataan emas yang mengantarnya melalui banyak kisah lainnya. Termasuk ikut kompetisi Mekanik Teladan United Tractors.



Hadiah Kecil 

Sejak lulus pendidikan UT-School, gaji magang pertamanya sudah ditabungnya. Firli tak mau menyiakan kesempatan sedikit pun dalam menggapai cita-citanya: penghidupan yang lebih baik.

Hingga akhirnya diterima bekerja di salah satu anak perusahaan Astra dan menerima penghasilan lebih dari cukup, ia pun berangan mempersembahkan sedikit hadiah untuk keluarganya.

Sebuah rumah untuk orang tuanya yang dibangun sedikit demi sedikit menjadi hadiah pertamanya. Kemudian, hadiah kecil lainnya untuk saudara perempuannya. Ia bertekad untuk menyekolahkan adiknya ke perguruan tinggi.

Perjalanan penuh inspirasi astra 2017 menggapai cita cinta
Pelatihan Militer UT-School

Alhamdulillah cita cintanya untuk keluarga kini terwujud satu per satu. Betapa sekarang Firli menjadi salah satu SDM profesional yang berhasil mengembangkan diri juga menjadi tulang punggung keluarga yang bertanggung jawab.

Dari salah satu program Astra, yakni UT-School yang digagas oleh YKB-UT ini, ada banyak insan Indonesia yang terbantu ekonominya.

Ada banyak Firli- Firli lain yang telah ikut menikmati manisnya buah ketekunan fasilitas belajar itu. YKB-UT dalam bentuk UT-School ini turut bekerja sama dengan sekolah kejuruan di penjuru Indonesia.

Tak hanya menyelenggarakan program pendidikan pelatihan jangka panjang dan jangka pendek seperti yang diikuti temanku ini saja.

Hal ini dilakukan Astra untuk mendorong peningkatan mutu dan standar industri nasional sebagaimana yang tertera dalam filosofi catur dharmanya dalam mencapai yang terbaik.


Perjalanan takdir memang tak ada yang tahu. Siapa sangka perjalanan penuh inspirasi ini dilalui oleh teman SMPku yang tekun ini. Takdir memang penuh rahasia.

Entah bagaimana cerita alternatif lain yang mungkin dijalani Firli jikalau Astra tak menyelenggarakan program ini.

Mungkin ia akan tetap melanjutkan sekolah pada akhirnya. Namun, entah berapa lama harus menunggu kesempatan itu. Mungkin hadiah-hadiah kecil untuk cintanya tadi belum akan terwujud secepat itu.

Inilah bukti ketekunan yang akhirnya berbuah manis. Mewakili temanku, sahabat baikku, yang karena takdir juga saat ini menjadi suamiku, aku berterima kasih.

Terima kasih pada Allah, juga pada kesempatan yang dibentangkan oleh Astra. Semoga tak henti menyambung asa para insan di Indonesia dengan rangkaian program-program bermanfaatnya.

Salam Satu Indonesia!

Perjalanan penuh inspirasi astra 2017 menggapai cita cinta


Sabtu, Desember 09, 2017

Kontur untuk Mempertegas Garis Wajah [BS Makeup Collaboration]



Assalamualaikum, Teman- teman.
Setelah sebelumnya aku ikut makeup collaboration perdana dalam rangka merayakan ulang tahun Beautiesquad (BS) lalu, ini adalah kolaborasi keduaku.

"Akhirnya, pecah telor!" 

Itu ungkapan khas orang Palembang ketika berhasil melakukan sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Harapannya, aku bisa terus ikut berkontribusi di agenda-agenda kece BS ini.

Nah, untuk kolaborasi makeup bulan Desember ini, temanya adalah: Makeup adalah Hak KamiTema ini diangkat dalam rangka memperingati hari HAM (Hak Asasi Manusia) yang jatuh pada tanggal 10 Desember.




IDE KONSEP MAKEUP
Untuk tampian make up dalam kolaborasi ini, saya fokus ke sesuatu yang sangat ingin saya lakukan dari dulu. Yaitu  fokus di garis wajah. Idenya lebih ke menampilkan garis wajah dan mata. Harapannya final look: Tegas dan Dewasa.

Kenapa?

Soalnya saya selalu dikira anak SMP. Hahahaaha...
Selain itu, kontur dan makeup mata merupakan hal yang selalu membuat saya takjub. Saat sedang melihat menonton video tutorial, saya lebih suka memperhatikan bagian makeup mata dan kontur garis wajah. Rasanya fresh dan enak dilihat ketika garis-garis wajah itu dibuat tegas.

Bahkan tak jarang membuat tampilan sebelum dan sesudah makeup sangat berbeda alias bikin pangling. Pengaplikasian kontur di garis wajah dengan tepat bisa membuat hasil akhir makeup mengesankan. Begitu kesannya menurutku.

Tapi, aku sendiri tidak terlalu percaya diri untuk mengaplikasikannya di seluruh garis wajahku. Pengaplikasian kontur paling standar yang kulakukan adalah di bagian tulang hidung.
Should I try it this time?

Sedangkan make up mata, adalah sesuatu yang hingga saat ini masih menjadi PR besar.
Bentuk mataku yang asimetris; yang satu lumayan terbuka dengan garis kelopaknya, tapi yang satunya tanpa garis kelopak dan cenderung lebih slanted.
Keadaannya ini membuat pengaplikasian makeup mata lebih tricky. Aku belum menemukan makeup mata yang seperti apa yang kurasa cocok.
Jadi, sepanjang waktu ini lebih ke trial and error. Padahal, aku sangat penasaran dan ingin sekali mencoba make up mata smokey. Can I?

Nah, dalam rangka memperingati hari HAM (Hak Asasi Manusia) ini, aku akan mencoba sesuatu yang baru. Semoga tidak menjadi bulan-bulanan karena hasilnya yang 'yaaaah... begitulah' LOL
Karena MAKE UP ADALAH HAK KAMI!!!

Yeayyy!!!

Misi:
1. Menegaskan garis wajah dengan mengaplikasikan kontur
2. Membuat make up smokey eyes

Wish me luck!


STEP BY STEP MAKEUP APPLICATION
Tahapan pengaplikasian makeup-ku kali ini sama seperti biasa. Diawali dengan skincare sebelum pengaplikasian makeup. Berikut tahapannya:

💜SKINCARE
Skincare ini penting sekali bagiku. Karena kalau ingat riwayat kulitku sebelumnya, aku tidak mau melewatkan tahapan penting ini.

Sebelum berkreasi dan asyik menggambar di wajah, aku membersihkannya terlebih dahulu. Pertama, aku cuci muka dan mengaplikasikan toner setelahnya. Skincare yang kupakai adalah rangkaian daily set Jafra untuk jenis kulit kombinasi berminyakku.

💜💜PRIMER
Setelah skincare wajib itu, aku menggunakan Make Over Hydration Serum sebagai Primer. Cukup sekali pump dan kuratakn ke seluruh permukaan wajah sambil ditepuk-tepuk setelahnya.

💜💜💜FOUNDATION + SET BEDAK
Ketika primer telah meresap, saatnya menggunakan foundation. Sebenarnya riwayat perjalanan kulitku menyikan beberapa scars berbentuk bopeng yang lumayan dalam. Ada yang bekas jerawat dulu, ada juga bekas cacar yang kudapat saat SMP. Bagian ini masih menjadi PR.

Foundation tak bisa serta merta menghalaunya. Walaupun menyisakan lubang bopeng yang agak dalam, untungnya kecil saja alias tak melebar. Jadi, masih aman setelah pengaplikasian foundation. Aku menggunakan Wardah Exluive Liquid Foundation Shade 03 (Sandy Beige).
Sebenarnya foundation ini agak sedikit gelap untuk tone kulitku. Aku sengaja menggunakannya karena ingin membuat kesan tegas di wajah saat full countour nanti.

Selain liquid foundation wardah, aku juga menggunakan PIXY BB Cream Bright Fix yang agak lebih terang dibanding wardah tadi sebagai concealer di bawah mata, dagu, dan bagian tengah dahi.
Baik foundie maupun concealernya kubaurkan dengan menggunakan brush agar hasil covernya bisa merata menutupi scars tadi. Menggunakan brush juga memudahkanku untuk build up coverage-nya tanpa takut terlalu tebal hasilnya.
Selesai meratakan foundie, aku pun membubuhkan bedak untuk membuatnya set di wajah. Bedak yang kupakai adalah PIXY UV Whitening Two Way Cake Cover Smooth Shade 04 (Natural Peach). Pengaplikasiannya sangat tipis menggunakan kabuki brush.

💜💜💜💜EYE MAKEUP + ALIS
Selanjutnya, aku beralih ke makeup mata. Ini yang lumayan menghabiskan waktu. Karena membuat smokey eyes look dengan modal berani nekad ini cukup challenging.
Aku mengaplikasikan Automatic Eyeliner Skincare Makeup CARING by BIOKOS di seluruh kelopak mata.

Literally, seluruh permukaan kelopak. Lalu kubaurkan dengan brush dan membubuhkan PIXY Eye Shadow (05) yang warna terangnya di bagian tengah kelopak. Kubaurkan kembali hingga memberikan warna abu-abu. Bagian bawah mata kuberikan warna coklat dari eye show tadi, juga warna hitam dan dibaurkan kembali.

Masih menggunakan eyeline Caring, aku menegaskan eye line bawah. Untuk line atas, kugunakan liquid liner My Darling karena mudah digunakan untuk pemula sepertiku. Juga cepat kering sehingga tidak takut merusak makeup sebelumnya.

Bentuk eye line atas kubuat sedikit bersayap. Honestly, aku merasa wing eye liner tidak pernah cocok untukku. Tapi kali ini aku ingin mencoba apa yang aku inginkan. *wink

Lanjut dengan white lining di line bawah mata menggunakan PIXY Line & Shadow putih. Juga di bagian sudut dalam mata kububuhkan warna putih ini. Akhirnya bagian akhir untuk make up mata ini adalah maskara.

Well, hampir seluruh rangkaian makeup mata ini sulit bagiku. Maskara salah satunya. Bulu mataku awalnya pendek, tapi aku coba treat dengan Petroleum Jelly dan lumayan membantu. Meskipun begitu tidak bisa serta-merta membuat pekerjaan eye makeup-ku jadi mudah. Tetap saja perjuangan. Hahahaha...

Kujepit dulu bulu matanya, dan kemudian kuaplikasikan Waterproof Mascara dari SILKYGIRL Eye Opener. Beberapa lapis untuk bulu mata atas, dan hanya selapis untuk bulu mata bawah.
Hasilnya mungkin tak terlalu mencolok. Selain karena aku tak menggunakan bulu mata palsu, aku juga kerepotan menggunakan maskara ini. Untung saja eye shadow gelap untuk mata tadi sedikit membantu.

Harusnya kalau aku ada stok bulu mata yang dramatis, akan lebih memuaskan kehendakku. Tak apalah! Untuk percobaan pertama, hasil ini sudah cukup mewakili tampilan smokey eyes yang kuinginkan.

Kemudian untuk alis, masih jadi kesukaanku pensil alisnya SULAMIT yang brown. Garis alisnya hanya mengikuti bentuk alisku saja. Seperti biasa aku membuat bingkai dari ujung alis ke depan. Lalu mengisi warnanya hingga setengah saja. Disikat dengan sikat alis menuju bagian luar agar tercipta gradasi dan tidak membuat alis jadi kaku berbentuk kotak simetris.

💜💜💜💜💜CONTOUR
Ini dia bagian lain yang menjadi misi kali ini!
Saya memulai dengan kontur tulang pipi, dilanjutkan ke dahi dan rahang, lalu sedikit di garis dagu juga hidung pastinya.

Menggunakan PIXY Highlight & Shading Perfecting Face Shape, bagian tulang pelipis, puncak hidung, dan atas bibir juga kuberi highlight untuk mendukung kontur tadi.

Kontur dan highlight dari PIXY ini bentuknya powder, jadi sangat mudah dibaurkan menggunakan kuas agak besar. Untuk shade konturnya aku suka. Warnanya pas dan sangat pigmented. Jadi, pakai sedikit sudah bagus hasilnya. Tapi, untuk highlight-nya kurang cetar. Perlu beberapa kali aplikasi barulah nampak shining.^^

💜💜💜💜💜💜LIPSTICK
Saat mengalikasikan primer di awal tadi, aku telah membubuhkan NIVEA lip butter aroma raspberry rose di bibir. Karena dari awal aku berencana akan menggunakan matte lipstick. Hasilnya akan lebih bagus saat bibir sudah lembab menurutku.

Untuk tampilan dengan kesan tegas ini, aku menggunakan Me Now Kiss Proof Matte Lipstick no.12 full di permukaan bibir. Agar hasilnya bold, karena shade Me Now yang ini warnanya coklat bibir (ah, gimana penjelasannya ini? LOL). Intinya hasilnya akan mendukung final look nanti menurutku. Let's see!

💜💜💜💜💜💜💜MAKEUP SPRAY
Biasanya aku pakai spray ini agar hasilnya tahan lama. Tapi, kali ini aku skip.
So, tidak ada makeup spray yang kugunakan untuk look ini.


Tadaaaaaa!!!
Inilah hasil akhir makeup yang selama ini sangat ingin kucoba.

Kesan tegas dan dewasa yang ingin kutampilkan ini kira-kira tersampaikan tidak ya?



Aku menggunakan jilbab paris warna merah agar kontras dengan eye makeup-ku. Ditambah dengan aksesoris di atasnya berupa rangkaian manik-manik berwarna silver dan biru.
Ini sebenarnya adalah belt. Hehehehe...

Tadinya aku hendak menggunakan bros bunga tepat di dahi.
Tapi kesannya kok jadi manis ala artis Indiahe, kan aku inginnya kesan tegas.^^
Akhirnya, belt ini jadi pilihan!

Bagaimana menurutmu?
Tercapaikah kedua misiku soal percobaan kontur dan smokey eyes itu?
Apakah konsep tampil tegas dan dewasa tercermin di hasil akhir makeup ini?

Hehehehe...
Please kindly share your opinion in the comment column below! *kiss

Terima kasih sudah mampir membaca yaaaa...
Teman-teman juga bisa ikut berkreasi menyalurkan hobi dan ikut beragam kolaborasi makeup bersama Beautiesquad loh! Cuss, kepoin akun sosial media BS agar tak ketinggalan info kece lainnya.

Lihat juga hasil makeup Sani untuk kolaborasi bulan ini ya.
Keren kan hasilnya?


Lihat juga kolaborasi teman BS lainnya di akun sosial media Beautiesquad.
Ini dia kolase fotonya!



Kamis, Desember 07, 2017

Mengenal HIV-AIDS Lebih Jauh #SayaBeraniSayaSehat



Assalamualaikum, Teman-teman.
Selamat Hari Kamis! Semangat jadi produktif dari hari ke hari yaaaa...

Setelah kemarin memperingati hari HAM (Hak Asasi Manusia) yang jatuh pada tanggal 10 Desember dengan ikut Makeup Collaboration Beautiesquad, saya juga mau berbagi salah satu hari peringatan penting di bulan ini.

Tahukah teman sekalian bahwa tiap tanggal 1 Desember adalah peringatan Hari AIDS Sedunia? Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyelenggarakan sebuah kegiatan "Temu Blogger Kesehatan" dalam rangka memperingatinya. Salah satunya diselenggarakan di kota Palembang pada hari Senin, 4 Desember 2017. Acara ini diadakan di The Excelton Hotel lantai 2.

Beruntung sekali saya berkesempatan hadir memenuhi undangan ini. Ada banyak informasi penting yang membuka cakrawala pemikiran tentang apa itu HIV-AIDS.

Ternyata HIV dan AIDS itu adalah dua hal yang berbeda namun ada kaitan satu sama lain. Nanti kita bahas soal ini ya...



Setelah mendapat undangan via email beberapa hari sebelumnya, saya sudah mempersiapkan diri. Menurut informasi yang diperoleh dari teman blogger Palembang, salah satu rangkaian acaranya ada Creative Writing. Selain berniat tahu lebih banyak tentang info kesehatan terkait HIV-AIDS, materi Creative Writing ini memberikan daya tarik tersediri bagiku yang juga ingin belajar banyak tentang menulis.

Persiapan dan rencana keberangkatan sudah disiapkan. Ijin suami dan ibunda pun sudah dikantongi. Maklum, sebagai bumil dengan usia kehamilan (uk) yang mendekati HPL (Hari Perkiraan Lahir) tapi masih suka bepergian ini membuat keluarga geleng-geleng. Apalagi ini adalah calon anak pertamaku, dan cucu pertama bagi keluargaku. LOL

Berhubung Ayah dan adikku juga menulis di blogger dan mendapat undangan, jadilah kami berangkat bertiga hari itu.

Pukul 4.00 WIB ayah membangunkan kami untuk bersiap. Bagi para pembaca blog ini pasti sudah tahu bahwa aku adalah blogger Palembang coret. Dari tempat tinggalku ke kota Palembang membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk perjalanan ideal tanpa hambatan. Lain cerita kalau hari sedang tak bersahabat, 5 jam perjalanan bisa jadi waktu minimal yang akan kami tempuh. Bisa lebih lama? Bisa. Pernah beberapa kali kami terjebak macet berpuluh jam (hingga dini hari) lantaran beberapa truk batubara/kayu yang rusak di tengah jalan.

Well, let's say we are preparing our best to arrive on time to the venue of the day!

Walaupun bangun pukul 4, kami bertolak ke Palembang tepatnya pukul 5.30 WIB setelah sholat subuh dan sarapan terlebih dahulu. Ibuku juga membekali kami dengan 3 kotak nasi untuk berjaga jika lapar di jalan nanti.



Hahaha.. Ibu tahu sekali bumil cepat lapar. Sementara adikku memang belum makan karena bukan kebiasaannya makan terlalu pagi. Jadi, kotak nasi bekalnya dimakan ketika kami sudah setengah perjalanan ke Palembang.

Alhamdulillah perjalan pagi itu aman dan lancar. Tak ada macet bahkan kami bisa tiba lebih cepat daripada perkiraan waktu ideal.

Sekitar pukul 7 pagi kami tiba di The Excelton Hotel. Beberapa teman blogger Palembang pun sudah tiba. Ada Mbak Diba, Fikri, dan Mbak Wawa yang jauh-jauh datang dari Jakarta untuk mengordiniir kami. *love

Kami berkumpul di lobby hotel dan naik ke lantai 2 bersama. Di depan ruangan acara sudah tampak meja yang menyediakan layanan tes HIV-AIDS secara cuma-cuma, juga banner acara yang langsung menjadi background kami berfoto.

Mumpung kumpul kan yaaa??? Foto dulu lah kita!^^



Ada juga meja lainnya untuk absen/registrasi undangan. Kami berbaris rapi mengisi daftar hadir dan kemudian mendapatkan kaos keren tentang kampanye peduli HIV-AIDS dan pencegahannya. Dengan suka cita kami pun mengenakannya. Sembari menunggu acara dimulai, saya dan teman lainnya ikut pula berbaris ikut tes HIV-AIDS yang disediakan panitia acara ini.



Petugas kesehatan yang berasal dari Puskesmas Sungai Baung Kota Palembang ini begitu cekatan memberikan konsultasi terkait HIV-AIDS kepada kami. Ada beberapa kuesioner pelayanan konsultasi yang diisi berikut surat kesediaan menjalani tes yang hasilnya bersifat rahasia itu. Kami hanya perlu menunjukan kartu identitas dan pelayanan pun diberikan.



Tadinya kupikir tes HIV-AIDS itu akan seperti tes narkoba yang dilihat dari air seni.
Hahaha... Saya betul-betul awam soal ini.

Ternyata tesnya melalui darah. Prosesnya seperti tes golongan darah itu loh. Jari kita dilukai sedikit dengan alat seperti pena berjarum, kemudian darahnya ditampung di media tes khusus untuk mengetahui adakah HIV. Seperti test pack yang ada indikator positif (+) dan negatif (-) itu.



Menurut ibu dokter yang mengetesku, hasilnya dapat diketahui jauh lebih cepat daripada test pack. Hanya butuh kurang lebih 5 menit saja nanti kami akan segera tahu hasilnya.
Bismillah! Semoga hasilnya sehat ya... (Jujur penasaran nih. Hehehe...)

Seperti yang diagendakan, acara pun dimulai. Para undangan berdiri untuk mengikuti senam bersama.
Setelahnya pemandu acara mengajak kami bermain online game tanya-jawab tentang HIV-AIDS.



Acara berlangsung meriah dan bersemangat. Sukses ice breaking, acara inti temu blogger kesehatan ini pun dimulai. Dilanjutkan dengan sharing materi tentang HIV-AIDS yang disampaikan oleh 3 orang narasumber yaitu materi tentang:

  1. Epidemi HIV/AIDS di Prov Sumatera Selatan oleh Kabag P2P Dinkes Prov Sumsel, Feri Yanuar, SKM, MKes
  2. Kebijakan nasional program HIV/AIDS dan Infeksi menular Seksual oleh dr. Endang Budi Hastuti, Kasubdit HIV AIDS
  3. Kenali penyakit perilaku dan hidup sehat dg GERMAS oleh Kepala Hubungan Media dan Lembaga Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI, Indra Rizon, SKM M.Kes
Dimoderatori oleh Kepala Bagian Pelayanan Masyarakat Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat, Kemenkes RI, drg Widyawati, MKes




Apa Bedanya HIV dan AIDS?

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus.
Jadi, HIV adalah virus yang menyebabkan AIDS.

AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome.
Setelah terjangkit virus tadi (HIV), kekebalan (daya imun) tubuh menurun dan menunjukan gejala-gejala akibat infeksi dari HIV. AIDS adalah dampak paling berat dari terinfeksinya virus HIV. Bisa dikatakan bahwa terinfeksi HIV belum tentu membuat orang terkena AIDS. Karena selama virus tersebut ditekan jumlahnya, peluangnya untuk menggerogoti sistem imun pun dapat diminimalisir.

Jadi, jika ditemukan adanya virus HIV kita bisa cegah pengembangbiakannya dengan terapi ARV. Artinya mengonsumsi ARV ini agar virus tak sempat berkembang biak. Sudah terbayang? HIV bukan akhir dunia dan teman yang mendapati virus ini di tubuhnya perlu kita support agar segera melakukan terapi ini.



HOAX Seputar HIV-AIDS

Tahukah kamu bahwa penyebaran virus ini sering kali dibalut berita HOAX?
Pernah dengar tentang tusuk gigi yang katanya bekas dipakai seseorang dengan HIV/AIDS dapat menularkan virus tersebut? Tentang bersentuhan yang juga menjadi penyebab menularnya HIV/AIDS? Atau tentang nyamuk yang menggigit sesorang dengan HIV kemudian hinggap dan menggigit yang sehat lalu virus tertular?

Guys, Itu berita HOAX alias tidak benar!!!

Tidak mudah untuk HIV bertahan di luar tubuh. Jadi kemungkinan untuk menular seperti berita hoax di atas itu tentu saja salah. Buruknya, malah memberikan pandangan negatif kepada teman yang terjangkit HIV itu. Alih-alih memberi dukungan kepada mereka, kita malah jadi menjauhinya karena berita hoax itu kan?

Jadi, baiknya kita tahu apa info yang bernar tentang itu.






Tentang ODHA

Ternyata ada banyak sekali hoax alias info yang salah tentang HIV AIDS. Tahukah kamu bahwa teman kita yang terjangkit HIV akan lebih senang jika disapa dengan sebutan ODHA (Orang Dengan HIV AIDS)  daripada penderita HIV? Ya, karena pada dasarnya kata penderita cenderung berisi energi negatif. ODHA dan kita semua tentu lebih senang jika mendapat dukungan bukan? Daripada menyematkan kata 'menderita' itu akan lebih baik jika dukungan yang diberikan. Toh, ternyata ada banyak teman ODHA kita yang berhasil bangkit untuk tetap menjalani hidup normal bahkan berprestasi dan menginspirasi.



Dalam kesempatan ini, para blogger Palembang yang hadir berkenalan dengan teman ODHA. Salah satunya adalah blogger kece asal kota kembang, Bandung. Namanya Teh Ayu Oktariani. Teh Ayu menceritakan tentang pengalaman hidupnya terkait HIV-AIDS. Dimulai dengan informasi darinya bahwa kebanyakan ODHA berlatar belakang Ibu Rumah Tangga yang notabene hidupnya telah memiliki pasangan sah, dan jauh dari hingar bingar kehidupan ala dunia malam yang sering kita dengar jika berhubungan dengan AIDS.

Ternyata, memiliki pasangan sah dan hidup sehat saja tidak cukup. Ada ibu rumah tangga yang terjangkit lantaran latar belakang pasangannya yang ternyata jauh sebelum menikah dengannya telah terjangkit. Well, dari sini kita bisa belajar tentang pentingnya mengetahui latar belakang calon pasangan kita. Demi kepentingan bersama, jangan takut untuk sama-sama mengecek keadaan diri. Berani untuk mengetes kesehatan bersama, sehingga tahu keadaan kesehatan kita. Selanjutnya kita bisa menentukan apakah diperlukan terapi/treatment dan langkah pencegahan lainnya.



Ingat TOP yaaaaa!!!



Tes HIV
Obati
Pertahankan/ Pengobatan

COPYRIGHT © 2017 ALMA WAHDIE | THEME BY RUMAH ES