Selasa, Agustus 29, 2017

7 Hal Penting Saat Hamil Trimester Awal: Curhatnya Calon Emak

7 Hal Penting Saat Hamil Trimester Awal: Curhatnya Calon Emak


Assalamualaikum, Teman- teman.
Kali ini mau curhat ala- ala yaaa...
Harap maklum dan bersabar (((ini ujiaaan))) LOL

Jadi sebenarnya saya agak takut nulis tema begini.

Kenapa?

Karena ya aslinya belum pengalaman alias hendak-- baru-- sedang-- mengalami.
Halah!!! Gimana sih bahasa saya??? Acakadul gini! LOL

Intinya, saya tuh deg-degan kalo mau nulis tentang kehamilan. Padahal udah banyak draft yang dibuat hasil curcol harian, mingguan, dan bulanan selama ngerasain hamil ini tapi ga berani posting.

Deg-degan dengan beragam alasan:

  • Takut kesannya sotoy--- padahal cuma sharing yang dialami aja.
  • Takut nanti malah 'kualat' gitu--- aduh ini dilema takutnya: takut kesannya riya' padahal belom juga 'sukses' sampe lahiran, edebra- edebre. Tapi kalo percaya soal 'kualat' takut juga jadi syirik. Hiks...
  • Takut juga ada teman yang salah mengartikan nanti. Wallahualam

Tapi percayalah, Teman- teman.
Dibalik tulisan ini tidak ada niat jelek apapun.

Layaknya si blog yang merupakan diary elektronik saya, maka ijinkan saya berbagi rangkuman catatan dari yang saya alami yaaa...

Syukur- syukur bisa bermanfaat. Aaaamiiin.

Bismillahirrohmanirrohim....



DISCLAIMER:
Tulisan ini bukanlah tips dari ahli melainkan cerita pengalaman pribadi dari seorang wanita yang baru pertama kali mengalami kehamilan. 7 Hal Penting Saat Hamil Trimester Awal ini bisa berlaku bagi teman lainnya namun bisa juga tidak. Tiap orang punya pengalaman berbeda kan ya? Niat saya hanya berbagi ^^

Love and Share!

Happy reading!


***

Sebelum memulai sharing tentang 7 Hal Penting Saat Hamil Trimester Awal ini, saya mau berbagi kabar gembira dan berharap doa baik juga yaaa dari teman semua. ^^

Alhamdulillah saat ini saya mendapat rejeki berupa nikmat kehamilan pertama setelah 1 tahun menikah. Akhirnya salah satu draft curhat tentang trimester awal ini berani saya posting, karena saat ini usia kandungan sedang berada di akhir trimester kedua.

Semoga sehat terus dan indah pada waktunya nanti. ^^


Well, dari apa yang saya alami sejak enam bulan lalu, berikut 7 hal penting yang perlu dilakukan atau disiapkan bagi para bumil newbie (seperti saya).


1. PASTIKAN (PERIKSA)




Setelah dirasa-rasa ada berbeda #eaaa
Penting bagi kita, para wanita untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.

Untuk kasus saya kemarin sebenarnya 'agak takut berharap'.
Semenjak persiapan menikah lalu, teman- teman kesayangan yang udah pengalaman alias doski yang udah merid duluan juga yang udah ada ilmunya pada ngasih wejangan.

Wejangan dan tips mulai dari yang koplak bikin ngakak-- sampai yang emang benar-benar pengetahuan, yang perlu diskusi laaaaamaaa.

Salah satunya tentang mulai mencatat masa subur.

Yes!

Mengetahui masa subur itu memang penting. Bukan cuma buat pasangan yang akan menikah atau telah menikah, melainkan sejak kita masing single loh!

Jujur aja ya, diriku nggak pernah aware soal itu.
Apalagi 'tamu bulanan'-ku itu datang dan pergi semaunya.
Memang sih teratur, I mean tiap bulan ga pernah absen. Tapi aku nggak pernah tau kapan pastinya apalagi ketika teman-teman kesayanganku itu menanyakan rentang atau lama siklusnya. Perlu 6 sks sekelas skripsi buat menjelaskan sampe aku paham. Hahahhaaa...

Nama disamarkan di sini, sebut saja kak Nuni, mamak Malika, dan mommy Abrar yang jadi tempatku bertanya ini- itu (INI NIAT GA MENYAMARKAN NAMA???) LOL

I thank you so much, Kakak- kakak keceku. *Hug

Setelah diajarin dan aku juga sibuk nanya-nanya, akhirnya aku mulai mencatat perihal 'tamu bulanan' itu. Saat ini sih udah gampang banget karena ada beragam aplikasi dari smartphone yang membantu kita untuk merekam data yang diperluin.

Aku pakenya "MY CALENDAR" atau "PERIOD TRACKER, MY CALENDAR" -- Ini bukan promo dan aku ga ada afiliasi apapun yaa sama developer aplikasi ini.



Ada banyak aplikasi sih, dan aku juga udah nyobain beberapa lainnya. Nah, yang ini yang masih kupakai sampai sekarang karena user interface-nya gampang dan lucu ada kucingnya. Hehehe...


Singkat cerita, aku jadi lebih gampang buat mengetahui rentang siklus dan masa-masa subur dengan catatan log ini. Ini salah satu bentuk usahaku juga yaaa buat bisa 'dipercaya' olehNYA.

Pas banget bulan April kemarin, aku ngerasain sesuatu yang beda.
Berhubung takut berharap tadi, aku masih cuek aja. Entahlah yaaa... dibilang cuek tapi deg-degan juga hahaa...

Bulan itu aku masih terbang ke Bandung.
Padahal nih ya, kalo saat itu aku ikutin betul catatan log-ku --- ada yang sedang mulai berkembang dan idealnya aku nggak sibuk wara-wiri dulu. Hehehee...

Aku bismillah aja. Nggak pake bilang ke suami juga tentang 'ada yang beda' tadi.

Nah, belajar dari pengalamanku itu, baiknya setelah 'mengetahui ada yang beda' segera PASTIKAN (PERIKSA)!!!

Itu jauh lebih baik, Temans!^^



2. SIAPKAN MAKANAN, MINUMAN, CEMILAN (WASPADA MULAI MUAL)


Yang membuat orang hamil ngerasain hamil rata-rata pas di trimester awal ini.
Ketika tubuh kita dengan hebatnya mengatur segala sesuatu dengan izinNYA. Mulai dari hormon yang beradaptasi, dan balik-balik ke otak sebagai pusat perintahnya.

Di masa ini aku pribadi sempat ngos-ngosan juga. Apalagi karena 'sedikit nakal' diawal itu tadi, yang mengabaikan ada perubahan--- ada yang beda.

Alhamdulillah masih dilindungi dan dipercaya.
Aku sempat beneran bed rest di trimester awal ini. Mulai dari mual hebat--- makanan hampir ga bisa masuk. Pas ke rumah sakit umum daerah, dokternya menawarkan untuk opname. Tapi aku menolak karena inginnya di rumah aja.

Intinya, harus  makan! Itu pikirku.

Suami dan orang tua semua menyemangati:
"Makan aja! Ga apa-apa keluar lagi. Biar nanti makan lagi!"

Walaupun aslinya ga segampang ngomong itu ya. Hahhaaa...

Kebayang ketika seluruh isi perut keluar, lidah dan tenggorokan rasanya pahit-- sepahit-pahitnya??? Boro-boro bisa makan lagi. Bisa minum biar ga dehidrasi aja syukur. Hahaha...

Ditambah lagi adegan 'berdarah' yang bikin kita cemas.

Tiba-tiba flek melulu.
Padahal aku nggak kerja berat kok.
Bahkan masak juga hampir bisa dibilang nggak.

Nyuci?
Aduh, mohon maaf dan terima kasih sangat- sangat sama Babang tersayang yang bela-belain ngeberesin tumpukan piring dan baju pas pulang kerja.

Semua aroma--- mau harum ataupun busuk--- semuanya mengganggu!
Konyolnya bahkan dengan aroma badan sendiri loooh...
Serba salah kan ya? Pas mandi, pusing juga sama aroma sabun dan shampoo.

Bahkan sampai bulan ke-5 aku gosok gigi pakai baking soda. Gagara kalo pake pasta gigi yang ada detergennya aku muntah habis-habisan. *maaf no sensor

Berbekal obat penguat satu resep dan vitamin harian dari Bu Bidan setempat, serta bertahan gegoleran di kasur sampe bosen -- sebosen-bosennya, akhirnya bisa juga melewati 'masa yang mungkin akan dirindukan itu'.

Saat seperti itu, pastikan kamu punya beragam makanan kek, cemilan kek, atau apapun yang bisa dikonsumsi. Saat itu, idealisme persiapan kehamilan tentang nutrisi dan makanan sehat hampir lenyap berganti YANG PENTING ADA MAKANAN MASUK.

Ahahahaaaa...


3. KENALI WAKTU NYAMAN




Memang susah sekali buat menentukan kapan kita merasa nyaman di trimester awal ini.
Bayangkan saja pengalamanku sampai 2 poin pertama tadi.

Untuk kasusku ya gitu ya.
Beda orang beda lagi pengalamannya (baca lagi disclaimer)^^

Nah, ketika 'nemu' waktu nyaman disela hiruk-pikuk kebahagiaan ini, marilah sama-sama kita resapi. Pengalamanku adalah saat siang hari. Biasanya, pagi-pagi itu aku pusing dan mual hebat.

Obatnya ya cuma minum yang banyak, gegoleran, nyemil, main game (ini tips dari temanku, karena khawatir akunya tertidur di waktu pagi--- ga sehat katanya) dan MANDI.

Ya, MANDI!!!

Ketika menemukan waktu nyaman tadi, aku biasanya buru-buru mandi demi menjaga mood yang ada. Saat lagi nyaman gitu, biasanya indera penciumanku agak bisa diajak toleransi.

Saat itulah aku menyempatkan diri main air biar segerrrrr...

Silakan teman- teman kenali kapan waktu nyaman itu datang dan nikmati dengan cara masing-masing. Yang pasti, saking susahnya mengenali kapan kita merasa nyaman, kita sering melewatkannya dengan tidak sengaja.

Aku pribadi baru mulai menerka-nerka dan merasa "ini loooh waktunya!!!" pas masuk bulan ke-3.
Agak telat yaaa... tapi lebih baik ada daripada rungsing terus-terusan. ^^


4. ISTIRAHAT TERATUR



Yah, walaupun udah bed rest total ternyata nggak menjamin bahwa waktu beristirahatku berkualitas loooh...

Ternyata, salah satu penyebab aku suka flek-flek melulu waktu itu karena ga rileks istirahatnya.
Gitu.

Jadi, waktu itu akunya terpengaruh perubahan hormon serta bermacam pikiran sendiri.

Katanya emang bumil suka jadi gampang baperan, lola (loading lama), pelupa, dan lain-lain.
Nah, aku pas di trimester awal itu bapernya mayan 'lebayyyyy'.

Suka sebelum tidur nangis sesenggukan.
Khawatir karena belum vaksin dan cek lab, soalnya belajar dari pengalaman teman dan grup sharing. Alhasil, Babang berusaha menenangkan dengan memberi pengertian dari sudut pandang A hingga Z. Intinya aku mulai lega apalagi kita berencana vaksin kalo 7 bulan nanti.

Ada lagi baper takut lahiran laah.
Ini lucu banget karena aku masih inget banget apa yang aku rasain. Aku nangis mikirin takut lahiran, tapi aku seneng akunya hamil saat ini dan pengen cepet-cepet ketemu baby. Gimana coba???

Dasar bumil galau! Hahhahaa...

In short, aku ga membuat otakku beneran istirahat.
Baiknya coba kontrol perasaan yang memang pengaruh hormon itu ya. Jangan sampai lebayyy akut seperti diriku.

"Maafkan aku, Pah!" *pengakuan dosa



5. JADWAL RUTIN KONTROL BULANAN




Ini penting banget!

Bukan berarti urutan 7 Hal Penting Saat Hamil Trimester Awal ini berdasarkan prioritas yaaa...
Ini cuma urutan ceritaku aja.

Menjadwalkan kontrol rutin bulanan itu sangat- sangat PERLU.

Idealnya sebulan sekali agar tumbuh kembang janin dan kesehatan ibunya bisa dipantau oleh petugas kesehatan.

Dari awal aku sih ke bidan setempat.
Karena lumayan dekat dengan kontrakanku di sini dan juga mereka punya alat yang mumpuni.
Bahkan kamar bersalin pun tersedia. Baguslah fasilitas dan pelayanannya.

Di bulan-bulan selanjutnya hingga sekarang, aku masih juga bergerilya berkunjung ke bidan dan dokter lain untuk mendengar second, third, or fourth opinion. Selain untuk tahu lebih banyak, kebetulan juga aku sering pulang ke rumah orang tua untuk suatu hal. Jadi, ke bidan yang ada di sana deh. Hehhee...

Pernah di minggu ke-19 aku udah cek ke bidan dan 2 hari kemudian aku ke dokter di Palembang.
Harap maklum yaaa.. Masih newbie. Jadi kadang rasanya belum puas dengan penjelasan A dan pengen tahu lebih banyak dari beragam sumber termasuk dari artikel-artikel.

Teman- teman ada yang begitu juga nggak???

Ini aja di bulan depan aku udah rencana mau ke dokter lain di Palembang (bukan ke dokter yang dulu pernah kudatangi). Alasannya karena aku mau dengar penjelasan dari fetomaternal sekalian mau atur jadwal cek lab dan vaksin yang kubilang tadi looh^^

Bismillah semoga lancar yaaaa...

Pokoknya, jadwalkan kontrol bulanan yaaa...
Ada indikator yang dijelaskan oleh petugas kesehatan ke kita nanti. Tentang ukuran janin di dalam yang pas sesuai usia kehamilan atau belum, tentang berat badan kita yang harusnya bertambah atau dikurangi, tentang tekanan darah, ukuran lingkar kepala janin, hingga melihat posisi apakah janin kita aman bersama placenta-nya atau ada sesuatu pada janin kita. Semua itu bisa dipantau saat kontrol bulanan.

Kontrol kehamilan per bulan ini penting sekali.


6. VITAMIN DAN KALSIUM



Selanjutnya, penting banget buat memastikan bahwa vitamin ataupun suplemen kita terpenuhi.
Biasanya saat kontrol bulanan tadi, aku dikasih vitamin alias suplemen ibu hamil untuk satu bulan ke depan.

Kadang Bu Bidannya menawarkan susu ibu hamil.
Susu memang bagus untuk menjaga asupan kalsium, karena saat janin sedang bertumbuh membentuk organ-organ penting, asupan ibulah yang menjadi penyedia utama zat-zat yang dibutuhkannya.

Saat pembentukan tulangnya, ibu juga harus siap dengan kalsiumnya.
Terutama asam folat yang sangat-sangat penting di trimester ini.

Saat trimester awal itu, aku nggak bisa minum susu.
Beberapa susu rekomendasi Bu Bidan kucoba tapi gagal. Alhasil, aku cuma minum UHT dan CDR untuk memenuhi kebutuhan kalsium itu.

Semoga terpenuhi. Aaaaamiiin.


7. SIAP- SIAP PENGUMUMAN



Tadaaaaa...

Sampai di penghujung nih!
Siap-siap buat pengumuman atau lebih tepatnya memberikan kabar gembira kepada keluarga.

Jujur ya, setelah suami, orang lain yang tahu bahwa aku akhirnya mendapat 'kepercayaan' ini bukan orang tua kami loooh. Justeru, Makcik alias tanteku yang duluan mengetahuinya.

Itupun karena saat itu beliau berkunjung ke kontrakan dan test pack masih tergeletak. x_x
Kemudian, Makcik kasih kabar ke ibuku.

Sebenarnya Babang juga ada rasa tidak PD dan takut berharap (kami berdua sama Hahaaa...).
Jadi, rencananya setelah lewat 3 bulan baru akan 'pengumuman' ke keluarga.

Alasannya, lewat trimester pertama dan udah bebas was-was.

Tapi ternyata, rencana tinggal rencana.
Selain Makcik udah tau duluan, ternyata trimester awal itu bikin heboh seperti ceritaku tadi.

Babang yang panik karena aku semakin hari semakin lemas karena mual akhirnya curhat ke emak.
Belum lagi insiden flek melulu yang bikin kita makin deg-degan.

Niat mau diem-diem ya mana bisa? Hahahaa...
Bala bantuan via telepon dikerahkan. Dengar tips dan saran dari orang tua itu membantu loooh...

Jangan tunda yaa buat mengumumkan.
Ga apa-apa kok. Insyaallah dijagakanNYA  kalau memang bagian kita.

Yah, itu juga yang akhirnya membuatku berani publish tulisan ini.
Semoga niat berbaginya tersampaikan dan membawa manfaat.

Semoga juga teman-teman berkenan mendoakan agar kami terus dipercaya hingga waktu yang dipercayakanNYA. Aaaamiiin


***

Segitu aja curhat calon Emak tentang 7 Hal Penting Saat Hamil Trimester Awal.

Kalo para emak lainnya ada cerita apa nih dibalik trimester awalnya?

Tulisan ini didedikasikan buat para Emak hebat yang telah melahirkan kita semua.

Jujur, masih jauh dari setengah jalan jadi emak, rasanya sudah mengharu biru dan jadi makin sayang sama ibuk dan emak di rumah. Makasih udah melahirkan dan membesarkan saya hingga begini. Semoga ada kesempatan yang serupa. Aaaamiiin. *kemudian mewek lagi--- calon emak masih gampang baperan



9 komentar:

  1. Selamat y mbakk.. Sy baru aja masuk trisemester 2, masih mual sih.. Tapi emg sdh 2x hamil makan sy selalu lancar jaya... Sy punya banyak suplemen dan vit tp ga dminum, soalx kalo minum itu pasti muntah2 ngeri sampe g bs makan. Mgkn eneg x y krn kebanyakan. Jadi yah, drpd g bs makan, mending g minum vit deh, yg ptg makananx dkontrol sesuai dgn kebutuhan bumil.

    Semoga lancar sampai hari H yaa, sehat2 terus bumil dan debay

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak.
      Karena lg ga bisa makan kita ngandalin vitamin ya. Hihihi.
      Makasih doanya mbak 😘

      Hapus
  2. Lancar terus sampai hari H ya mbak. Saya juga lagi hamil nih. Alhamdulillah udah masuk trimester 3 :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, Mbak.
      Sehat selalu yaaa 😘

      Hapus
  3. Hehehe semoga selalu diberikan kelancaraan yaaa. Pertama kali setelah suami, yang kuberitahu ibuku, hehee rasanya bahagia banget sampai enggak mikir kok, ini kan masih awal. Tapi aku minta doa, supaya diberikan kesehatan dan bisa menjaga janin sampai menjadi calon bayi dan bayi dilahirkan...eaaaa, bener banget kudu stock makanan, aku tas kerja isinya makanan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi. Stok makanan yg utama ya 😘 sehat selalu ya mbak.

      Hapus
  4. Teh Alma, tipsnya berguna banget. Aku baca juga hampir sama kaya teteh, huhu.
    Sehat terus ya teteh ama dede bayinya, aamiin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, teh desty 😘😘😘

      Hapus
    2. Sama-sama, teh desty 😘😘😘

      Hapus

Hai! Terima kasih sudah mampir yaaa...
Mari tinggalkan jejak biar aku tahu kalau kamu udah ke sini ;)
Mana tau nanti aku mau main juga ke tempatmu!^^

COPYRIGHT © 2017 ALMA WAHDIE | THEME BY RUMAH ES