Selasa, Oktober 17, 2017

MatahariMall Memudahkan Transaksi Era Digital


MatahariMall Memudahkan Transaksi Era Digital
scr: pixabay.com


“Yaaaah, abis deh paket data ayah. Bagi wifi, Buk?”, pinta ayah ke ibuku.
“Isi pulsa paket lah, Yah.”. Ibu menyarankan.


Eh, ada pulsa paket data? Aku malah baru tau. Kudet banget lah emang aku ini. Hahahaa...


Ternyata ada looh, aku sih biasanya isi pulsa aja biasa baru dipaketin. Gitu.
Sekarang ada beragam pilihan kuota paket data sesuai nominal yang dibayarkan.


Ini sangat membantu loooh buat orang tua seperti Ayah dan Ibuku yang mulai melek teknologi digital ini. Nggak usah pake repot isi pulsa terus pencet kode buat beli paketan, udah aja langsung isi pulsa dan aktif deh internetnya!


Ajib banget emang era digital ini!
Semua jadi lebih mudah ya?


Nah, ngomong-ngomong soal era digital ini sebenernya aku pribadi punya pendapat tentang itu. Tepatnya tentang orang tua yang alhamdulillah mulai ikut berdigital ria. Dalam hal ini contohnya Ayah dan Ibuku.


Tentu saja ada plus dan minusnya walaupun pengguna adalah orang yang sudah cukup umur loooh.


Sisi positif dari ikutnya orang tua berdigital yang kurasakan adalah:


MatahariMall solusi Transaksi  Digital
scr: pixabay.com


Solusi tentang jarak
Kebetulan aku empat bersaudara. Kami semua perempuan. Karena kepentingan mencari ilmu, Ayah dan Ibu berbesar hati membiarkan kami merantau. Dimulai denganku yang sejak di tingkat SMA sudah merantau ke ibu kota provinsi. Tak terlalu jauh memang, tapi tetap saja terpisah jarak.


Lalu, adik keduaku yang kemudian kuliah di Yogjakarta, menyusul aku melanjutkan ke Bandung, lalu adikku yang nomor tiga di Surakarta, sementara si bungsu di Palembang. Kami terpisah-pidah saat itu. Tapi zaman merangkak terus merangkak maju, kalau dulu telepon seluler biasa cukup mendekatkan, sekarang bahkan hampir memudarkan jarak.


Ayah dan Ibu pandai berdigital dan memanfaatkan fitur video call!
Ini sangat membantu kami melepas rindu walau jarak membentang. Misalnya ketika Putri, si nomor 2 tengah bertugas di Sulawesi tahun lalu. Juga Refri yang kuliah di Solo sana, Ima yang bergiat di asrama sekolah di Palembang, bahkan Aku yang telah berkeluarga ikut domisili suami di kota kabupaten.


Video call dan paket data internet saaaaangat membantu.


Tentu saja dengan kecakapan berdigital Ayah dan Ibu yang menjadi faktor utamanya.


Selain fitur telepon video itu, Ayah dan Ibu kami ajak berakrab ria dengan fitur sosial media chatting. Di sana kami punya grup keluarga dan bisa saling berkabar bersama melalui pesan pendek, berkirim foto atau video, bahkan pesan suara.


Benar-benar Jarak tak lagi jadi penghalang saat ini. Walaupun tetap saja rasa rindu ingin bertemu langsung tak terbendung. Setidaknya ada media penyalurnya.


Tapi, di sisi lain ada juga kekhawatiran karena ikut berdigitalnya mereka.
Kami tak ingin ada hal buruk menimpa kelak. Misalnya ketika asyik bersosial media di facebook atau akun lainnya, Ayah dan Ibu jadi sasaran empuk pelaku kejahatan seperti penipuan misalnya.


Untunglah kami saling terbuka.
Kalau ada sesuatu yang belum diketahui, Ayah dan Ibu biasanya tak segan bertanya kepada para anaknya ini. Inilah yang jadi perisai kami semua.


Misalnya waku itu, sedang marak email pishing (bahkan hingga sekarang, dengan beragam variasi via akun chatting juga sms). Ada akun orang luar negeri yang mengirim pesan. Isinya bahwa ia ingin memberi bantuan pada komunias sosial di sini melalui ibu. Singkatnya, ibu bercerita padaku. Lalu, kujelaskan tentang maraknya pesan demikian ditujukan untuk mencari korban.


Bahaya internet lain tentu Ayah dan Ibu bisa memfilter sendiri. Utamanya tentang kelayakan konten yang mereka pilih, sepenuhnya kami percayakan. Karena Ayah dan Ibu masih tergolong generasi yang ga kudet-kudet amat. Mereka bisa menentukan apa yang mau dilihat dan tidak.


Kami fokus pada sharing informasi tentang kemungkinan kejahatan. Kami juga menekankan tentang penyaringan teman di media sosial karena banyak potensi penyalahgunaan informasi pribadi, dan lain sebagainya.


Hal itu kami lakukan karena kami memahami karakter orang tua kami yang memang masih ‘polos’ tentang itu. Tau sendiri lah yaaaa...


Orang jaman dulu taunya semua bagus, kadang potensi jelek tadi malah terabaikan karena mereka tak pernah terpikir hal jelek akan terjadi. Gampangnya, orang tua itu prasangkanya baiiiiik terus. Hehehee...


Itu bagus tentu saja.
Tapi takut jadi sasaran empuk oknum jahat sih.


MatahariMall solusi Transaksi  Digital
scr: pixabay.com


Bermula dari menggunakan fitur digital untuk komunikasi jarak jauh tadi, orang tuaku semakin berkembang. Ya, seperti akhirnya punya akun media sosial sesuai ceritaku tadi. Di sini Ayah dan Ibu bisa berinteraksi dengan keluarga besar yang berada di kota-kota jauh, juga temannya baik kolega dan teman jaman sekolahnya. Mini reuni hehehee...


Jauh sebelum kenal sosial media, Ibu juga sudah fasih menggunakan fitur sms banking. Jadi lebih mudah mengenalkan fitur serupa seperti mobile banking atau berselancar ngintipin lapak alias e-shopping.


Biasa kan yaaah...
Anak perempuan suka banget belanja bareng ibunya.
Nah, aku mulai mengenalkan kegiatan belanja online pada ibu. Kami juga beberapa kali sering belanja online hingga sekarang.


MatahariMall solusi Transaksi  Digital
scr: pixabay.com


Testimoninya sejauh ini adalah:
Mending online ga pake ribet dan murah. Minimal ga pake ongkos!

Iya banget kan ya?


Apalagi pas aku kenalin sama MatahariMall tuh.
Komplit mau apa-apa ada.


Apalagi pas aku kenalin sama layanan digitalnya. Lengkap mau isi pulsa paket data internet juga ada! Makin gampang deh!


Transaksi digital super murah di Mataharimall


Kan kalo pake mobile banking bisanya isi lulsa aja tuh, kalo di digital MatahariMall mah ada juga paket datanya. Ibu dan Ayah memang lebih sering isi yang paket data ini nih. Tapi, isinya ke counter atau ke temen ibu yang jual pulsa.


“Kalo ada di MatahariMall lebih gampang nih!”, katanya.


Transaksi digital super murah di Mataharimall


Selain pulsa, di digital MatahariMall juga bisa buat bayar listrik, iuran BPJS, dan PDAM loooh...


Ini juga memudahkan banget buat ibu rumah tangga kaya aku. Biasanya nih ya, kalo mau bayar PDAM mesti nungguin suami off dulu hahahaa...


Sekarang jadi lebih gampang deh bisa langsung akses aja di MatahariMall.
MatahariMall bener-bener memudahkan masyakarat di era digital. Bahkan buat newbie aja gampang banget pakenya.


Ini tuh berkah era digital.
Kata siapa orang tua ga bisa ikut berdigital? Bisa kok!

Bahkan bisa ikut memetik beragam kemudahan kalo diajarkan dengan telaten. Kalo dulu orang tua ajar kita baca dan tulis biar kita menikmati indahnya belajar di sekolah. Sekarang saatnya kita yang ajarkan baca tulis era digital biar Ayah Ibu bisa menikmati indahnya kemudahan. Betul apa betul?

Senin, Oktober 16, 2017

Alasan Enaknya Naik Kereta Api

Alasan Enaknya Naik Kereta Api Promo Paling Murah



Halo, Oktober!

Ini tuh udah kesekian kalinya aku nyapain bulan ini.

Entahlah!
Semacam kalimat ajaib yang bikin aku semangat. Seolah bilang, "Hei! Baru masuk Oktober nih!"

Padahal...
Udah tanggal 16 aja! Artinya udah setengah perjalanan bulan ini.

Kalo dipikir-pikir lagi, apakah masih jadi kalimat ajaib pemberi semangat:

Ayo, Al! Kamu bisa! Masih ada waktu! Bulan Oktober belum usai!

atau

Duh, Al. Udah setengah perjalanan bulan ini tapi kamu belum ngapa-ngapain aja?!

Ini tuh permainan hati dan pikiran loh!
Pas lagi sadar bisa aja aku lebih milih untuk ngikutin sisi malaikatnya. Tapi, kalo lagi melow biasanya lebih condong ke sisi sedih-sedihnya. Hiks.

Sayangnya bulan- bulan ini aku tuh meloooowwwww banget.
Alibinya bawaan hormon.

Aiiih, kalo diikutin gitu bisa-bisa nyalahin hormon terus nih!
Padahal kan bisa aja dilatih buat kontrol emosi. *menyemangati diri sendiri


Halo, Oktober!

Aku pilih ini jadi kalimat ajaib pembawa semangat aja deh!
Daripada baper berlarut-larut, mending mulai pecut semangat lagi kan ya?^^

Mungkin emak butuh piknik!

Jadi inget jamannya sering pergi- pergi.
Salah satunya cerita 17 Agustusan ke Solo waktu itu.
Bener- bener cuma sehari doang ke sana dan balik lagi ke Bandung. Superb!

Semua jadi serba gampang jaman sekarang mah.
Mau beli apa-apa tinggal klik! Terus beres deh.


Selama tinggal di Pulau Jawa tuh ya, aku paling suka pergi- pergi naik kereta api.
Udahlah ga pake kena macet, jadwalnya udah jelas, nyari tiketnya pun gampang.

Ya itu tadi: tinggal online--- trus klik.
Asal belinya di Situs Jual Kereta Api Terpercaya yaaa...

Aku sih udah langganan.
kadang malah ada diskon khusus yang pastinya bikin untung banget deh.
Hemat waktu karena tinggal dateng pas mau berangkat, trus cetak boarding pass-nya juga gampil banget.

Pas ke Solo itu kita mendadak banget.
Untung tinggal cari tiket dari HP dan bisa milih kursi langsung juga.
Kesampean deh mampir ke Solo. Hhehehhee...

Itu sih alasan enaknya naik kereta api.




Sepengalamanku nih ya, naik kereta api itu enak karena:


  1. Ga pake macet
  2. Jadwalnya on time
  3. Bersih dan modanya bagus
  4. Ada tempat buat nge-charge HP
  5. Banyak pilihan sesuai budget
  6. Suka ada promo di situs jual tiket keretanya
  7. Jalannya ga banyak jegleg (apa ya bahasa bakunya? Maksudnya ga kaya jalan raya yang suka banyak lubang bikin ga nyaman)

Nah, itu sih selama aku pake kereta api di Pulau Jawa.

Lain lagi pengalaman pas aku pake kereta api di Pulau Sumatera. Tepatnya pas aku udah balik ke kampung halaman di Sumsel ini. Saking sukanya naik kereta api, aku pengen lagi ngerasain pergi- pergi naik kereta.

Alhasil, kita nyobain dong.


Ternyata ada poin-poin yang beda sama kereta api di Pulau Jawa. Mungkin karena nggak terlalu rame kali ya kecuali buat tujuan jarak jauh. Waktu itu aku cuma pake kereta api (bisa dibilang) jarak dekat aja.


  • Keretanya ga on time (telat sekitar 45 menit gitu)
  • Pasti ga macet sih, tapi makan waktu lama karena sering berhenti gantian jalur sama kereta barang (di Sumsel, kereta api lebih utama buat angkut batubara)
  • Modanya ga sebagus kereta yang di Jawa. Kaya lebih tua gitu tapi bersih juga sih.

Itu yang sempat kuamati tentang bedanya kereta api penumpang di Pulau Jawa dan Sumatera (khususnya Sumsel, ga tau kalo kereta di daerah lain).



Perintilan pergi-pergi lainnya kaya bekal makanan misalnya, tinggal bawa aja sendiri.
Kalo buat snack alias cemilan gitu suka beli di stasiun sih. Kan udah ada mini marketnya tuh ya. Harganya masih normal ga kaya di bandara. Hehehee...

Kalo makanan berat, biasanya kalo ada waktu aku udah nyiapin bekal masakan sendiri. Nasi dan lauk- pauk gitu. Tapi pernah juga karena ga sempat, aku beli nasi bungkus aja deh. Makan nasi di kereta itu sensasinya WOW. Hehehee...

Nah, pulsa jadi salah satu yang penting juga kalo mau bepergian.
Walaupun udah jaman internet, bagiku pulsa buat sms atau nelpon gitu penting banget.
Jadi udah nyiapin dulu, siapa tau di jalan dapet daerah yang sinyalnya ga oke dijangkau paketan internet. Jadi, tetap harus siap pulsa buat sms atau nelpon.


Untuk pulsa, selama di daerah yang masih ada sinyal internet biasanya tinggal beli online aja.
Cari aja Pulsa Murah di Tokopedia trus tinggal isi deh ke nomor HP. Beres.

Ga pake lama udah masuk aja pulsanya.
Pergi pun jadi tenang karena udah siap segala sesuatunya.


Hoaaah...
Akankah Oktober ini ada rejeki pergi jalan-jalan lagi?
Semoga ada waktu dan kesempatannya biar ga terlalu bosen trus baper mulu. Hihihii...

Jumat, September 29, 2017

Rendahnya Minat Baca dan Tulis: Ada Apa dengan Indonesia?

Rendahnya Minal Baca dan Tulis: Ada Apa dengan Indonesia?


Assalamualaikum.
Di penghujung September ini saya mau sedikit bercerita atau mungkin brainstorming bersama teman- teman. Kita ngomongin soal rendahnya minat baca dan tulis yuk!

Ada apa dengan minat baca tulis kita?
Ada yang salah???

Entahlah.

Duluuuuu banget waktu aku masih kecil-- ini adalah cerita ayahku yang kudengar kala ia tengah bercerita dengan teman atau keluarga lainnya. Aku sering dipanggil 'kutu buku' oleh para tanteku, adik-adik ayah. Soalnya, aku kecil itu saaaaangat akrab dengan buku.

Kami tinggal di kampung. Sementara nenek- kakek dan para tante dari sebelah ayahku tinggal di Palembang. Kalau musim liburan sekolah, tanteku sering mengajak aku dan adikku untuk tinggal di rumahnya. Alasannya biar rumah rame dan anaknya ada teman main.

Sebenarnya aku enggan.
Tapi, tanteku biasanya berjanji soal pergi ke toko buku! Yeaaay!!!
Akhirnya akupun mau ikut berlibur ke rumahnya di kota.

Sebegitu sukanya aku dengan buku sehingga bujukan pergi ke toko buku rasanya menyenangkan sekali.^^

Mereka sering bertanya-tanya, kenapa aku suka sekali membaca.
Saat di rumah tante, aku sering mencari-cari buku cetak alias buku paket Bahasa Indonesia atau PPKn milik sepupuku. Karena kedua buku itu biasanya memuat paragraf cerita untuk kulahap. Jika sudah habis bacaan di sana, aku akan pergi ke warung tante. Tanteku mengisi waktunya di rumah sambil membuka warung sembako. Di dalam warung biasanya ada tumpukan koran yang dibeli om setiap hari.

Dengan dalih menjaga warung, aku pun duduk seharian di sana sambil membaca koran- koran bekas tadi. Biasanya aku paling suka mendahalukan bagian pojok dan teka-teki silang.




Yang pernah kudengar (dan kembali kukonfirmasi ke ayah), katanya karena ayah memang sengaja membiasakan agar kami gemar membaca.

Hah???
Jadi kesukaan akan membaca ini 'dibentuk' ayah?

Aku masih bingung saat mendengarnya waktu itu.

Katanya, ayah kerap kali pura-pura membaca koran, padahal itu adalah koran yang sudah lama dan ayah sudah membacanya. Ayah cuma acting memegangnya dan seolah tengah membaca. Kalau sudah begitu, biasanya aku dan adik kecilku akan duduk mendekat dan ikut membaca mengintip seakan mengerti.

Hahhaaa...
Ternyata ayah dan ibu membuat lingkungan agar kami tertarik dan terbiasa dengan aktivitas membaca itu. Benar saja. Aku dan adikku pun akhirnya tertarik dan mulai mengerti tentang kertas- kertas penuh tulisan dan beberapa gambar itu. Kami tahu bahwa kertas- kertas itu bisa dipelototin (karena waktu itu kami tak tahu bahwa ayah sedang membaca) atau ditulis-tulis (baca: dicoretin). LOL

Intinya kami mulai terbiasa dengan kertas- kertas.

Setelah itu, ayah dan ibu mulai berlangganan majalah anak. Majalah yang masih sangat kusuka hingga sekarang. Kalian pun pasti kenal dengan majalah ini.

Namanya, Majalah Bobo.

Setiap masanya kami menunggu abang pengantar majalah. Berebut membaca kelanjutan cergam Nirmala juga Bona. Tak lupa cerita keluarga bobo dan cerpen- cerpen menarik lainnya.

Sejak saat itu kami makin akrab dengan bacaan dan sering kali kehabisan buku untuk dibaca. Alhasil, koran dan buku pelajaran perlahan digandeng menjadi teman akrab. Sering membaca buku paket mata pelajaran juga buku rangkuman intisari (dulu ada buku RPUL dan RPAL yang sampai usang sering kubaca) memberi bonus peringkat di sekolah.

Tapi, saat itu aku tak sadar bahwa karena membacalah semua bonus itu kuterima.
Membaca sudah menjadi hobi. Menjadi sesuatu yang menyenangkan, yang tanpanya serasa sepi.
Kurasa, ayah dan ibu berhasil membuat suasana akrab dengan kertas- kertas tadi.


Lalu, apa kabar aku yang sekarang?
Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang membuatku sedih. Karena ketika harus bermuhasabah alias refleksi diri, jawabannya akan sangat menyedihkan. Kupikir, ada penurunan gairah membacaku saat ini dibanding aku kecil dulu.

Dulu, betapa koran pembungkus sayur pun kulahap.

Sekarang? Ah, sudahlah.

Sangat terasa lagi saat aku mulai duduk di sekolah tinggi. Biasanya aku tak pilih tebu untuk melahap bahan bacaan. Saat aku kelas 2 SMP, aku membaca buku autobiografi kakekku Mochtar Effendy, salah seorang pejuang bangsa yang tebalnya lebih dari 6 cm dalam waktu 3-4 hari saja.
Autobiografi adalah jenis buku yang membosankan bagi anak direntang usiaku saat itu. Saat anak-anak gemar membaca komik, aku malah sedang suka bacaan sejarahdan politik.

Benar- benar tak memilih bacaan asal bukan sesuatu yang dilarang agama.

Mulai terasa kontras sekali saat aku duduk di bangku sekolah tinggi strata-1.
Bahan bacaan mulai terfokus. Mungkin itu juga yang menjadi pencetus ketidakakrabanku dengan kertas. Aku membaca topik yang berhubungan dengan mata kuliah jauh lebih banyak karena aku tak mau tertinggal dalam hal nilai.

Ya!
Karena belum banyak belajar serta tak berinisiatif membuka diri, aku pun terjerat dalam lingkaran hitam #eaaaaa

Intinya, berjuang karena tak mau IPK turun, tak mau jadi tertinggal di sekolah, dan segala pertimbangan lain yang melulu soal NILAI.

Itu jelas salah!

Tapi apa daya, sistem pun mengarahkan ke sana.
Juga aku yang masih labil saat itu. Banyak sekali target pencapaian hingga lupa betapa 'nikmatnya' membaca. Aku pun kelelahan karena membaca demi nilai sekolah tadi.

Mungkin... Mungkin loh yaaa...
Sistem sekolah kita ini membuat kita terlalu lelah fokus pada hal salah.

Orientasi berubah dari reading for pleasure yang dibangun dari lingkungan keluarga menjadi lebih berat lagi. Ternyata si kutu buku tak benar-benar jadi kutu buku pada akhirnya.

Untuk tugas akhir sekolah tinggiku saat itu, dengan refleks aku memilih topik membaca.
Kenapa? Saat itu aku belum tahu benar hakikat meneliti. Tapi yang kutahu adalah PILIHLAH TOPIK SESUAI MINAT. Akhirnya, secara natural aku memilih topik membaca.

Waktu itu tahun 2011 aku  memulai proposal penelitian.
Berbekal data peringkat literasi dunia dari PISA, aku pun mengetahui bahwa Literasi Indonesia berada di peringkat ke 57 dari 65 negara.

Baca: INVESTIGASI KESULITAN ANAK DALAM MEMBACA TEKS DESKRIPTIF

Hal yang mengejutkan tentunya atau tidak mengejutkan sama sekali?
Intinya ternyata minat baca dan tulis (serta komponen literasi lainnya) masih sangat rendah.

Ternyata, data terbaru tahun 2016 yang kubaca dari tulisan Mbak Dian Restu dalam tulisannya yang berjudul "Mari Cintai Negeri dengan Gemar Membaca dan Menulis Sejak Dini!" bahwa peringkat literasi Indonesia terakhir adalah ke 61 dari 62 negara.

Glek!

Peringkat Literasi dunia 2016
Makin jauuuh...

Kita berada di peringkat kedua DARI BELAKANG!!!

Astaga!

Tahun 2012 aku menilik dari paling akhir, kita pringkat ke-9 dari belakang dan sekarang?

Ini adalah pecutan bagi kita semua walaupun peringkat ini tidak hanya mengcover peringkat baca melainkan peringkat literasi secara umum, tetap saja nilainya membuat sedih.


Apa yang harus kita lakukan?
Seperti nasehat lama yang tak pernah usang. Kita bisa bergerak memulai dari diri kita sendiri. Seperti kisahku yang kubagikan di atas.

Keluarga sudah begitu berusaha membangun suasana dan lingkungan agar aku dan adik-adik akrab dengan budaya literasi.

Bangun budaya berliterasi dari lingkungan keluarga.


Kamipun merasakan manfaatnya walupun pada akhirnya diri terus berkembang dan lalai menjaga semangat berliterasi itu.

Maka, PR-ku adalah mengembalikan semangat dan gairah itu.

Bagian menjaga api semangat ini memang challenging.
Tak serta-merta bisa istiqamah. #nunjuk diri sendiri

Selanjutnya, apakah kita bisa mulai bergerak maju lagi agar akrab berliterasi?
Apakah aku akan kembali melahap semua bacaan lagi? Ini pertanyaan serius buat diri sendiri. Karena semakin hari, aku semakin kebingungan soal baca yang mana dulu. Hahaha...

Di sisi lain mulai tertarik memperkaya diri soal parenting demi bekal jadi orang tua.
Sementara mulai pula bersemangat mencoba hal berliterasi baru di luar kebiasaan.

Kurasa baiknya aku bakal mulai dari manajemen waktu.



Bagaimana kondisi semangat literasi saat ini?

Saat ini, berliterasi sudah sangat sering digaungkan dari berbagai pihak. Contoh saja di kota Bandung tempat saya sempat bermukim dulu. Taman bacaan dan fasilitas ruang baca atau perpustakaan bisa dibilang mumpuni.

Apalagi saat Bandung berbenah mempercantik diri.
Perpustakaan di lingkungan Lapangan Gasibu itu adalah ide yang saaaangat menyenangkan bagiku. Juga perpustakaan kampus dengan fasilitas yang membuat betah, dan faktor pendukung lainnya.

Lihat?
Sudah bersemangat sekali bukan???

Program berbagi buku pun sudah sering kali terdengar.
Ada yang diprakasi oleh kelompok sukarelawan atau bahkan inisiatif pribadi.

Misalnya para relawan pengajar di daerah SM3T.
Waktu itu ada bazar heboh dari sebuah toko buku ternama. Saya yang notabenenya suka buku (walaupun kadarnya ga seheboh dulu), pun ikut ke bazar memborong beberapa buku.

Saat itu saya juga ikut serta penggalangan buku bacaan yang diprakasai tim pengajar SM3T dan kelompok sukarelawan Larantuka yang dijembatani oleh sahabatku, Bomans. Kami membeli buku bacaan untuk anak-anak.

Ada juga teman blogger yang baru sekali aku berjumpa dengannya.
Beberapa pembaca pasti kenal deh. Namanya DC alias Teh Desi, Ibu Jerapah.

Sudah pernah mampir ke blognya kan?
Isinya artikel bermanfaat yang kaya informasi.

Nah, Teh DC pernah bikin pengumuman berbagi buku gratis. Waktu itu saat ada program pengiriman buku gratis dari PT. Pos Indonesia. Ada beberapa buku yang ingin ia sumbangkan kepada siapa saja yang mau membacanya. Aku pun mengajukan diri untuk meminang salah satu koleksinya. Walaupun ternyata ada kesalahpahaman info dari PT. Pos, Teh DC tetap mengirimkan bukunya. Waktu itu ternyata ada syarat khusus untuk ikut program kirim buku gratisnya. Intinya, buku yang hendak disumbangkan oleh Teh DC tidak masuk syarat, dan dikenakan ongkos kirim. Aku bilang, ongkirnya aku yang bayar aja, tapi masyaallah niat berbaginya sangat teguh. Teh DC bilang nggak usah dan buku pun sampai ke alamatku. Barakallah ya teteh...

Selain taman bacaan dan fasilitas perpustakaan yang sudah berbenah, para individu pun sudah sangat melek bin sdar tentang pentingnya budaya membaca ini. Para ibu dan ayah mulai melengkapi koleksi bacaan untuk putra- putrinya, mulai mengenalkan permainan edukatif dengan tujuan mengenalkan dan merangsang minat berliterasinya, dan banyak usaha lainnya.

Artinya, sebenarnya Indonesia sudah tau tentang pentingnya hal tersebut.
Semoga saja, terlepas dari peringkat dunia itu, kualitas individu masyarakat Indonesia semakin meningkat. Semoga saja akupun bisa mengejar ketertinggalanku dan bisa menjadi contoh yang baik bagi anak-anak dan lingkungan sekitarku.


Jadi sebenarnya ada apa dengan rendahnya minat baca dan tulis di Indonesia???



Tulisan ini diikutkan dalam Postingan Tematik (PosTem) Blogger Muslimah Indonesia
#PostinganTematik #BloggerMuslimahIndonesia

Jumat, September 22, 2017

Destinasi Terbaik untuk Honeymoon di Indonesia, Dijamin Romantis!

Hai, masih mau bahas hal- hal menyenangkan tentang liburan nih!
Apapun judulnya, pokoknya kalo masih di bawah payung liburan pasti pengennya yang seru, berkesaan, dan romantis (kalo sama pasangan). Hohohoho...

Masih kebayang senengnya diajak pindah bobok. Walaupun cuma semalem doang waktu itu.
Apalagi kalo menyengaja pergi honeymoon eh apa babymoon ya sekarang? *kode
Nah, inilah beberapa alternatif destinasi terbaik untuk honeymoon di Indonesia !
Dijamin romantis deh pokoknya!

Destinasi Terbaik untuk Honeymoon di Indonesia, Dijamin Romantis!
sumber: homedsgn.com

Diantara semua hal yang perlu difikirkan ketika merencanakan pernikahan adalah mau bulan madu kemana. Ada banyak tempat di Indonesia yang bisa dikunjungi buat bulan madu. Tetapi karena saking banyaknya, jadi sampai pusing deh menentukan pilihan.

Destinasi bulan madu biasanya disesuaikan dengan kesukaan dan hobi pasangan pengantin baru. Tapi garis besarnya, hampir semua orang ingin berbulan madu ke tempat romantis yang bisa menjadi kenangan tak terlupakan seumur hidup.

Masih bingung mau kemana?
Coba intip beberapa destinasi berikut ini yang dijamin romantis abis!


Bali


Sampai sekarang Bali masih menjadi destinasi favorit pasangan yang berbulan madu. Mereka yang suka dengan keramaian dan hingar bingar kehidupan gaul di Bali, bisa memilih kawasan Kuta atau Legian dan Seminyak yang selalu ramai. Sementara pasangan yang suka dengan keheningan dan ketenangan alam, bisa memilih Ubud atau villa-villa dan hotel cantik di Nusa Dua.


Tiga Gili


Destinasi Terbaik untuk Honeymoon di Indonesia, Dijamin Romantis!
sumber: garudawisatalombok.com

Dengan aturan tidak boleh ada kendaraan bermotor dan sebagian besar hotel di Gili Terawangan, Gili Meno dan Gili Air menerapkan aturan back to nature, bulan madu ke tiga gili adalah pilihan tepat. Soal pantai dan suasana di sekitar penginapan sudah pasti dijamin romantis dan privasimu pun terjaga dengan baik.


Pulo Cinta


Terletak di Gorontalo, kamu akan merasakan pengalaman berbeda di Pulo Cinta Resort. Hanya ada beberapa kamar di tempat ini, dengan jarak yang berjauhan satu sama lain dan dihubungkan dengan satu jembatan dari kayu yang membentuk tanda cinta. Cukup membuka pintu penginapan, kamu sudah bisa masuk ke dalam air untuk sekedar berenang atau melihat keindahan alam bawah lautnya yang memikat.


Nusa Tenggara Timur


Destinasi Terbaik untuk Honeymoon di Indonesia, Dijamin Romantis!
sumber: wisatalomboktour.com

Tidak hanya memberikan sebuah perjalanan yang menyenangkan, Nusa Tenggara Timur juga memiliki keindahan alam yang amat luar biasa. Kamu bisa bulan madu di Pulau Komodo, Pantai Pink, Labuan Bajo, Sumba, Maumere dan banyak destinasi  lainnya yang sangat indah. Selain punya pantai-pantai cantik, Nusa Tenggara Timur juga memiliki padang savana yang menakjubkan. Juga masih ada desa-desa adat dengan bangunan dari zaman batu yang nggak akan kamu temui di tempat lain.

Menuju Nusa Tenggara Timur sekarang sudah bukan hal yang mahal lagi. Harga tiket Batik Air ke banyak lokasi seperti Labuan Bajo, Kupang, Ende dan Sumbawa Besar sudah amat terjangkau.


Yogyakarta


Kota ini punya julukan sebagai tempat yang selalu memberikan kenangan manis. Siapapun yang pernah ke Yogyakarta, pasti punya kenangan yang nggak terlupakan. Karena itulah Yogyakarta menjadi salah satu destinasi bulan madu favorit banyak pasangan, yang tak ingin kenangannya berlalu begitu saja.

Sekedar berjalan-jalan santai keliling kota di sore hari, menyantap makanan khas yang lezat dan duduk berdua di Malioboro dijamin bikin bulan madumu jadi lebih manis. Nggak perlu mewah, tiket Batik Air ke Yogya pun murah. Tapi kamu akan mendapatkan kenangan yang tak terlupakan di kota romantis ini.


Bhintan


Destinasi Terbaik untuk Honeymoon di Indonesia, Dijamin Romantis!
sumber: enjoybintan.com

Ingin bulan madu yang nggak biasa? 

Coba deh ke Pulau Bintan. Di sana terdapat banyak resort cantik yang akan memanjakanmu. Juga pemandangan pantai dan alam bawah laut yang memikat. Bintan adalah lokasi bulan madu istimewa buat kamu yang suka antimainstream.

Tiket Batik Air ke Bintan pun terjangkau, serta ada banyak rute menuju Bintan dari banyak kota. Berani beda, coba deh bulan madu ke Bintan.

Jadi, kalo mau merencanakan honeymoon, babymoon, atau bahkan sekadar liburan santai bareng teman-teman pun kamu bisa dengan mudah mengaksesnya.

Jadi, kamu pilih destinasi honeymoon yang mana nih di antara semua itu?
Atau kamu punya saran lain? Komen di bawah yaaa...

Kamis, September 21, 2017

Trik SEO Blog Super Gampang | NGOPI CANTIK #2

Trik SEO Blog Super Gampang


Assalamualaikum!

Aku mau sharing ilmu yang kudapat waktu mengikuti kulwap yang diadain oleh Beautisquad. Ini adalah tulisan yang berisi Trik SEO Blog Super Gampang yang dijelaskan oleh Mbak Shintaries. Sebelum aku jabarin ilmu penting yang kudapatkan selama materi berlangsung, aku tanya dulu nih ya...

Udah pada tau sama Beautisquad kan?
Yup! Bener banget! Beautisquad ini adalah komunitas beauty blogger. Nah, karena aku punya ketertarikan dalam dunia beauty (naluri wanita), aku pun bergabung dengan komunitas positif ini. Selama bergabung di sini, aku jadi menambah banyak teman sehobi lainnya.

Ditambah nih ya, Beautisquad itu punya beragam agenda yang bikin kita terus mengasah kreatifitas dalam hal menulis tentang beauty pastinya. Belum lagi agenda kulwap alias ... Kaya gini nih contohnya.

Kulwap Ngopi Cantik bareng Shintaries!

Ini adalah agenda Ngopi Cantik (Ngopcan) yang kedua. Temanya adalah SEO! Sayang banget kulwap yang pertama aku ketinggalan daftar, jadinya nggak ikutan deh.

Untunglah para beautisquad kece ini selalu update info materi a.k.a ilmu daging yang didapatkan di sesi NgopCan 1 kemarin. Jadi, kita bisa ikut dapet ilmunya deh! Bermanfaat banget kaaaaaan?

NgopCan #2 dengan tema Belajar SEO (Search Engine Optimization) Blog ini disampaikan oleh Mbak Shintaries. Ituloooh, salah satu founder Blogger Perempuan yang emang mumpuni di bidang ini.

Trik SEO super gambang untuk blog

Waktu liat Beautisquad realease info pendaftaran NgopCan 2 ini, aku langsung buru- buru daftar biar nggak ketinggalan. Maklum, peserta terbatas dan aku memang sangat ingin belajar tentang SEO Blog ini.



Materi acara ngopi cantik kita dimulai pada pukul 15:30 WIB pada hari Minggu, 3 September lalu.
Dipandu oleh moderator yang sangat kooperatif, Mbak Ariani, Ngopi Cantik pun berlangsung seru.

Sistemnya seperti biasa, Mbak Shinta menyampaikan materi lalu dilanjutkan dengan tanya jawab. Bahkan setelah ngopcan berakhir, kami masih berdiskusi. Mbak Shinta pun dengan rendah hati menanggapi pertanyaan kami yang beragam itu. Yaaah, kalo ngomongin SEO emang nggak ada habisnya yaaa...

Apalagi ini merupakan salah satu hal wajib yang perlu diketahui saat kita berhubungan dengan konten internet.


Ngomongin Apa Aja, sih?

Karena temanya adalah pengoptimalan SEO, maka yang dibahas tentu saja SEO!
Dimulai dari pengertian SEO itu sendiri, yakni Search Engine Optimization atau Optimasi Mensin Pencari.
Kita perlu mengoptimalkan agar konten yang kita buat dapat dengan mudah ditemukan di mesin pencari.

Trik SEO blog paling mudah


Mesin pencari itu macam- macam yaaa...
Salah satunya mbah gugel nih.

Sebagai blogger, konten yang kita buat adalah tulisan.
Nah, SEO ini penting banget agar kita bisa memastikan bahwa tulisan di blog kita itu nantinya terbaca dan dapat ditemukan saat orang melakukan pencarian di mbak gugel misalnya.

Untuk bisa terindeks alias masuk database mesin pencari, kita harus mengoptimalkan beberapa hal.
Itulah yang dibahas dalam materi kali ini.

"Berbeda dengan konten di web lainnya, konten blog diterbitkan dahulu baru lah dioptimasikan," begitu kata Mbak Shintaries.

Kalau sudah punya niche atau topik khusus yang dibahas dalam blog, tentu akan jadi nilai plus.
Mbak Shintaries bilang, Beautisquad yang isinya adalah blogger yang ngomongin beauty stuffs adalah contoh yang bagus. Tema beauty  yang diusung dalam blognya secara khusus akan lebih mudah terindeks oleh mesin pencari.

Intinya, memiliki SATU tema khusus akan lebih baik daripada gado-gado.
Kalau kamu sudah punya gambaran tentang niche konten kamu, baiknya lanjutkan ya...

Aku? Sepertinya masih jauuuh. Masih gado-gado, dan biar keren aku bilangnya: "ini nichenya Lifestyle!"


***

Well, tapi blogku ini udah ada kemajuan loooh... #eaaa Setelah tahu pentingnya konsistensi dan niche yang istiqamah, aku pun mulai membuat garis besar kategoriku. Minimal ini udah nggak segado-gado kaya dulu. Untungnya gabung di komunitas, jadi bisa menambah ilmu!^^

Alhamdulillah!
Seperti yang Teman-teman lihat, topik utama yang dibahas di Love and Share ini adalah: DAILY, BEAUTY, TRAVEL. Idealnya, kita punya SATU aja. Yang demikian lebih gampang terindeksnya. Begitu kira- kira yang kutangkap dari penjelasan Mbak Shinta.

Blogmu gimana? Niche-nya apa?

Balik lagi ke soal SEO. Jadi apa yang harus kita perhatikan agar blog kita bisa teroptimasi dalam mesin pencarian???

Lanjutkan baca yaaa....



HAL YANG MEMENGARUHI SEO

Agar konten blog kita dapat duduk manis di halaman mesin pencari atau bahkan di halaman pertamanya, perhatikan beberapa hal berikut:

  1. Topik/Niche
    Seperti yang sudah disenggol tadi, topik khusus dalam sebuah blog menjadi nilai plus.
     
  2. Otoritas Blog 
    Maksudnya adalah kepemilikan blog. Google itu lebih mengutamakan blog yang akunnya jelas atau tidak anonim. Maksud jelas adalah identitas empu-nya blog harus tersedia. Salah satunya bisa dengan mengisi data di halaman 'about  me' (
    https://aboutme.google.com). Sila isi data lengkap di sana berikut info akun media sosial kamu. Data ini menjadi profil kamu sebagai pemilik blog. Pesan Mbak Shinta, isi juga nama domain yang kamu punya dengan email yang sama.

    Otoritas blog lebih dikenal dengan istilah
    Domain Authority (DA) di kalangan blogger. Besarnya nilai DA menunjuknya bahwa domain tersebut sering terindeks di Google. Oleh sebab itu, nilai DA blog yang besar menjadi salah satu acuan Rate Card blogger.
     
  3. Konten
    Sering dengar kalimat ini?

    Content is the king.

    Ya, begitulah kedudukan konten dalam sebuah blog.
    Menurutku pribadi, kualitas konten memang utama. Sebagai penulis yang berdedikasi, tentunya ada kepuasan sendiri saat menyajikan informasi bermanfaat yang berkualitas. Tidak semata mengejar rating atau jumlah klik. Dengan niat itulah Love and Share berusaha memberikan bacaan santai yang harapannya memberi manfaat tanpa mengecewakan pembacanya.
    Mungkin kita sendiri pernah mengalami, ketika mencari info A dan melihat judulnya terasa pas. Namun, ketika dibaca isinya zonk. Tidak ada informasi yang kita cari atau bahkan tidak nyambung sama sekali; penuh iklan! Huh!
    Saya sering. Apalagi kalau lagi cari info tentang penggunaan sebuah aplikasi.
    Cari info gimana cara pakenya, eh yang keluar info cara unduhnya. Padahal di judul tidak demikian.

    Aku di-PHP-in! Hiks!

    Berangkat dari pengalaman itu, sebisa mungkin aku belajar menulis dengan mengutamakan konten.

    Yeaah! Content is the king!

    Ternyata hal ini disukai si mbah loooh...

    Saya pernah baca tentang blogger di luar negeri yang tidak terlalu menguasi SEO, namun dia konsisten memberikan konten yang berkualitas dan rutin update. Ternyata ini membuat kontennya bahkan berada di halaman pertama mesin pencarian.
    Tentu saja bukan berarti kita tidak perlu SEO.
    Minimal mempelajari dasarnya agar dapat membantu kita juga yaaaa...^^


Bagaimana Konten yang Baik itu?
Yang orisinal (tidak copas) dan natural.  Didukung dengan ilustrasi gambar/ video yang baik dan sesuai.
Google senang dengan blog yang rajin update. Kalau bisa SETIAP HARI!


  1. Template
    Carilah template yang loadingnya cepat alias tidak berat
    (Fast- loading Template)!
    Jangan heran kalau banyak yang jual template dengan harga mahal. Mbak Shinta bilang, memang template memegang peranan serius dalam SEO
    (SEO- friendly template). Makanya banyak yang serius berbisnis sebagai jasa penyedia template.

    Blog yang templatenya tidak terlalu banyak
    script, ornamen, musik, dan gambara berukuran besar akan lebih cepat dideteksi. Jika belum memiliki template yang SEO-friendly, bisa juga menggunakan template SEMINIMALIS MUNGKIN.

    Tips lainnya yang kudapat adalah perhatikan ukuran gambar!
    Resize ukuran gambar sebelum di upload. Usahakan maksimal lebar 600px dan berat 300kb.

    Jujur, bagian ini aku masih sering
    missed.Kadang suka gimanaaaa gitu kalo mau edit ukuran dulu. Hehhehee...
    Jadi, solusi lain dariku adalah unduh gambar dengan resolusi terkecilnya. Ini karena aku sering menggunakan gambar gratisan yang menyediakan pilihan ukuran untuk diunduh. Tapi, memang untuk gambar pribadi dari
    gadget kita, masih harus manual resize deh!
     
  2. Mobile Site
    Saat ini sudah menjadi keharusan bagi sebuah blog untuk bisa diakses via mobile site. Artinya, blog kita harus mampu memberikan performa terbaik ketika diakses melalui gawai. Hampir 90% pengunjung blog atau sebuah web menggunakan telepon pintarnya. Jadi, blog kita juga harus ikut update; harus bisa dibaca secara mobile.

  1. Backlink
    Ini adalah poin terakhir. Salah satu bahasan yang paling banyak dicari katanya. Hal ini karena yang paling banyak menentukan posisi dan prestasi adalah BACKLINK. Hohohooo...

    Kabarnya, yang menentukan posisi sebuah blog dalam mesin pencarian adalah banyaknya backlink yang dimiliki oleh blog tersebut. Hal ini juga berpengaruh pada DA yang sempat kita sebut tadi. Blog dengan posisi cantik di mesin pencarian akan memiliki DA yang tinggi. Hal ini juga berpengaruh dari backlink.

    Singkatnya, SEO ADALAH BACKLINK!

Hal paling penting dalam SEO blog


***
Setelah Mbak Shinta menyampai teori SEO ini, agenda kulwap ngopcan pun berlanjut. Biar ga butek jadi ilmunya bertahap nih. Hehheee...

Beneran deh ini ilmu daging banget yang sayang buat dilewatkan atau Cuma disimpen doang. Melalui tulisan ini, semoga kita semua yang baca bisa memaksimalkan blog kita yaaa...

Lanjuuuutttt...


CARA OPTIMASI SEO BLOG

Gimana caranya agar konten- konten yang kita buat itu bisa nangkring di halaman mesin pencari, si mbah dan teman-temannya?

trik seo blog agar di halaman pertama google


Ini adalah pertanyaan yang akan berujung pada lanjutan ngopi cantik kita.
Agar konten yang kita buat bisa duduk manis bahkan di halaman pertama mesin pencari, mari lakukan beberapa cara optimasi SEO blog seperti petuah yang disampaikan pemateri kita.

Pertama-tama, pastikan untuk double check konten atau tulisan kita sebelum diterbitkan.
Untuk itu mari lakukan hal berikut:

  1. TEMPATKAN KATA KUNCI PADA JUDUL
    Jadi misalnya kita mau menggunakan kata kunci 'make-up' dan 'nama brand', maka buatlah judul yang menarik dengan memasukkan 2 kata kunci tadi.

    Contohnya: PIXY Lip Cream Nude Series: Varian Terbaru yang Diluncurkan Di Palembang

    Pada judul itu, PIXY dan Lip Cream Nude Series yang jadi kata kunciku.
    Aku juga pernah baca di artikel yang membahas SEO, bahwa selain menempatkan kata kunci dalam judul, posisikan juga ia di awal. Ini akan lebih potensial untuk dilirik si mbah. Tapi benar atau tidaknya saya juga kurang tau ya...

  1. UBAH PERMALINK
    Secara
    default, dengan contoh judul di atas tadi, permalinknya akan menjadi begini:

    www.namadomain.com/tahun/bulan/PIXY-Lip-Cream-Nude-Series-Varian-Terbaru-yang-Diluncurkan

    Nah, bentuk permalink begini kurang efektif yaaa...
    Saran Mbak Shinta, baiknya ubah permalink dulu dan pastikan diisi dengan kata kunci.

    Misal:
    www.namadomain.com/PIXY-Lip-Cream-Nude-Series

    Cara mengubah permalink ini ada di bagian kanan kalau blogspot dan kalau WP ada di bagian atas biasanya.
    Honestly, urusan SEO WP lebih gampang apalagi kalo pake plugin. Udah ada checklist apa aja yang perlu dicek sebelum terbit.
     
  2. PERHATIKAN JUMLAH KATA
    Perlu diketahu bahwa Google menyukai konten dengan jumlah kata yang banyak. Menurut riset, jumlah kata yang sering terindeks berkisar dari 800-1000 kata. Mbak Shinta sering menyarankan agar menulis minimal 1000 kata. Namun, untuk topik
    beauty 800 kata sudah cukup katanya.
     
  1. OPTIMALKAN GAMBAR
    Tadi sudah disampaikan terkait kecepatan loading sebuah blog. Baiknya gambar yang akan kita gunakan sudah di
    resize terlebih dahulu. Tips lainnya agar SEO adalah dengan rename gambar dengan kata kunci yang kita pakai. Misalnya: PIXY LIP CREAM.jpg

    Nah, jika gambar yang kita gunakan lebih dari satu, sila tambahkan angka di belakangnya.
    Jadinya begini: PIXY LIP CREAM 1.jpg - PIXY LIP CREAM 2.jpg - dan seterusnya.
     
  1. TAMBAHKAN LINK (INTERNAL/ EKSTERNAL)
    Masih ingat hal yang mempengaruhi SEO di atas?
    SEO ADALAH (((BACK)))LINK! Termasuklah internal dan eksternal link.

    Mbak Shinta bilang: "SELALU tambahkan link ke tulisan lain dalam blog kita dan juga link ke blog/web lain sebagai referensi."

    Coba perhatikan, apakah di homepage blog kita sudah ada pembatas 'READ MORE' ?
    Kalau iya, berarti minimal sudah ada internal link. Kalau belum alias masih menampilkan seluruh isi konten di halaman depan, coba kita maksimalkan dengan membuat link read more ini. Karena selain untuk SEO, akan lebih menarik pembaca yang mampir ke blog kita untuk mengklik lanjutannya. Selain itu tampilan blog juga rapi kan?
    Bisa cari caranya di mbah gugel. Ada banyak bertebaran^^

    Oya, ada warning untuk tidak menampilkan blogroll di sidebar blog kita. Karena eksternal linknya dianggap tidak baik alias terlalu banyak link keluar. Begitu yang terbaca oleh google, menurut info dari Mbak Shinta.
     
  2. JANGAN LUPA META DESKRIPSI
    Ini adalah hal yang paling penting katanya. Meta deskripsi harus diaktifkan baik di blog platform manapun. Bisa menggunakan plugin untuk WP. Sementara untuk blogspot bisa di menu setting.

    Meta deskripsi adalah ptotongan atau ringkasan dari konten kita yang akan muncul di hasil pencarian mesin. Ini akan mempengaruhi pembaca untuk mengklik konten kita.
     
  3. BACKLINK DAN BACKLINK
    Udah nggak nanya lagi kan kenapa ini perlu? Kita udah sentil- sentil manja dari awal tadi.
    Nah,
    backlink ini adalah yang paling banyak dicari orang/brand/ dan lainnya.

    Itulah mengapa para brand yang bekerja sama dengan blogger pasti meminta kita untuk memasukan setidaknya satu buah backlink untuknya. Hal ini tentu akan meningkatkan SEO mereka juga. Jangan heran jika banyak yang berlomba mencari backlink ini. Mulai dari kerjasama, beli/ bayar, atau yang paling mudah adalah
    blog walking.
    Kebayang?

    Jadi, sebuah backlink itu mahal looooh...
    Belum lagi kalo yang ngasihnya blog dengan DA tinggi. Peluang SEO-nya juga akan menjadi tinggi.

    Kalau BW alias blog walking dianggap rumit, masih ada jalan menuju Roma! Ups, menuju SEO tinggi maksudnya...
  1. KONSISTEN UPDATE
    Ini adalah cara optimasi SEO blog yang paling mudah.
    Konsisten update konten blog !

    Ya! Jangan lupa bahwa CONTENT IS THE KING!
    Perhatikan juga kaidah konten yang baik agar dilirik si mbah yaaa...

    Update konten blog SETIAP HARI agar bisa mendapatkan SEO tinggi.
    Ingat! Yang google suka adalah
    yang setiap hari update, kontennya orisinal, natural, panjang, edebra- edebere. Intinya bikinlah yang berkualitas!


Sttt...
Konten tentang beauty ini adalah salah satu yang sering dicari loh.
Jadi, gampang untuk SEO oleh google.Nah, peluang nih buat kamu yang suka beauty juga!

Itulah rangkuman materi dari Mbak Shintaries yang mengisi agenda Ngobrol Cantik #2 kami lalu.
Seru kan???


Semoga bermanfaat yaaaa...
Jangan lupa dipraktekan yaaa...

Kamu ada info tambahan tentang SEO Blog lainnya? Share di kolom komentar yuk!
COPYRIGHT © 2017 ALMA WAHDIE | THEME BY RUMAH ES